Senin, Maret 23, 2026
spot_img

Guru Harus Humanis Tapi Tegas, KDM : Saya akan Lindungi Kepsek dan Guru

KOTA BANDUNG –  Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyerahkan sebanyak 641 Surat Keputusan (SK) Pengangkatan dan Mutasi Kepala Sekolah di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (29/10/2025).

Dalam sambutannya, KDM – sapaan akrab gubernur – menyampaikan sejumlah pesan kepada para kepala sekolah yang hadir dari berbagai daerah di Jabar.

Ia meminta para pendidik untuk bersikap humanis namun tetap tegas terhadap peserta didik. Menurutnya, selama tindakan guru tidak mencelakai siswa dan bertujuan mendidik, maka hal tersebut dibenarkan.

“Saya pasti akan melindungi kepala sekolah dan guru selama tidak ada perilaku yang mencelakai siswa, dan tujuannya untuk mendidik. Kebenaran harus dimajukan. Kami juga telah menyiapkan pengacara melalui program bantuan hukum,” tegasnya.

Berita Lainnya  Pelajar dan Mahasiswa Deklarasi 'Subang Tanpa Miras'

KDM juga menekankan pentingnya kebiasaan berjalan kaki ke sekolah bagi siswa. Ia menilai kebiasaan itu baik untuk menjaga fisik dan postur tubuh siswa, sebagaimana yang diterapkan di Jepang dan Singapura. Dengan demikian, lingkungan sekolah akan lebih tertib tanpa parkir motor siswa.

“Satu kilometer menjelang gerbang sekolah akan dibangun trotoar yang layak untuk berjalan kaki. Juga akan disediakan tempat air minum yang airnya siap diminum,” kata KDM

Berita Lainnya  Bupati Purwakarta Lobi Mensos Minta Sekolah Rakyat Segera Berdiri

Selain itu, KDM mengingatkan agar guru dan kepala sekolah memiliki kedekatan emosional dengan murid, serta membuat catatan aktivitas siswa setiap hari. Dengan begitu, jika ada gejala perilaku menyimpang, dapat segera diantisipasi sebelum terlambat.

Ia juga meminta agar sekolah lebih mengawasi kegiatan siswa di luar sekolah, terutama yang berpotensi terlibat dalam organisasi atau kelompok dengan indikasi kriminal. Jika perlu, dibuat pakta integritas antara sekolah, siswa, dan orang tua.

“Pendidik harus berpikir out of the box,” tegasnya.

Berita Lainnya  PGRI Bekasi Minta Dilibatkan dalam Setiap Kebijakan Pendidikan

Dalam kesempatan itu, KDM juga menyampaikan rencana pembangunan 50 ruang kelas baru di Jawa Barat. Ia berharap, penambahan ruang tersebut dapat mengurangi kepadatan jumlah siswa yang kini mencapai lebih dari 40 orang per kelas.

“Saya ingin pendidikan di Jabar semakin maju. Ruang kelas dan ruang kepala sekolah harus lebih bagus dibandingkan ruangan di Dinas Pendidikan Jabar,” tuturnya.***

Sumber : jabarprov.go.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori Ditangkap

JAKARTA - Kasus pembunuhan tragis menimpa Dwintha Anggary, cucu dari komedian legendaris Mpok Nori. Korban ditemukan tewas bersimbah darah di kamar kosnya di kawasan...

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, MAKI Kritik Keras KPK

JAKARTA  - Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) mengkritik keras sikap KPK yang mengalihkan penahanan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjadi tahanan rumah. KPK dinilai...

Gus Yaqut Menghilang di Rutan, Ternyata Jadi Tahanan Rumah

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) membenarkan mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) tak lagi menjalani penahanan di Rumah...

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan