Minggu, Maret 22, 2026
spot_img

Gerombolan Monyet Liar Serang Pemukiman Warga Purwakarta

PURWAKARTA – Gerombolan monyet liar menyerang pemukiman warga hingga kawasan industri di Kecamatan Jatiluhur Kabupaten Purwakarta. Serangan itu diduga akibat kerusakan lingkungan hutan yang menyebabkan mereka kekurangan makanan.

“Monyet-monyet itu berasal dari hutan di sekitarnya. Kemungkinan sementara (pemicu serangan monyet) sepertinya kekurangan bahan makanan di hutan. Tapi itu baru dugaan sementara,” kata Camat Jatiluhur Endang Saepudin, Rabu, 5 November 2025.

Menurutnya, serangan monyet-monyet itu tidak sampai menyebabkan korban luka atau kehilangan barang milik warga. Namun, kemunculan hewan tersebut semakin intensif dan kerap bergerombol sehingga membuat warga takut untuk mengusirnya.

Berita Lainnya  Bus Pariwisata Ludes Terbakar di Tol Cipali Km 95

Warga yang merasa semakin terganggu akhirnya melaporkan kejadian itu kepada sejumlah pihak, seperti kepolisian bahkan pasukan pemadaman kebakaran. Petugas lintas instansi itu akhirnya bergabung melakukan pengusiran gerombolan monyet liar bersama-sama.

“Bhabinkamtibmas turut serta dalam aksi pengusiran monyet secara langsung bersama warga dan aparat lain, seperti yang terjadi di Kampung Cilegong Utara, di mana Polsek Jatiluhur membantu mengusir hama monyet yang masuk pemungkiman,” kata Kepala Polisi Sektor Jatiluhur, Komisaris Abdul Kodir.

Menurutnya, gerombolan monyet liar itu diperkirakan berjumlah lebih dari 100 ekor. Kemunculan mereka dilaporkan mengganggu aktivitas warga dan karyawan di perkantoran milik PT BDX dan PJT II yang mengelola Waduk Djuanda atau Waduk Jatiluhur Kabupaten Purwakarta.

Berita Lainnya  Rieke Menduga Ada Motif Lain Dibalik Tewasnya Ermanto Usman

Kapolsek menambahkan, Bhabinkamtibmas juga mengimbau warga untuk tetap waspada dan tidak bertindak sendirian saat mengusir gerombolan monyet liar. Selain itu, warga juga diingatkan agar tidak melukai monyet-monyet tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Purwakarta Juddy Herdiana mengatakan dampak dari serangan monyet liar mulai meresahkan warga. “Menurut info di lokasi monyet-monyet dimaksud sempat merobek jok motor warga di sana,” katanya.

Selama ini, petugas Damkar Purwakarta Purwakarta diakui kerap menangani penyelamatan hewan liar yang dianggap mengganggu warga. Mulai dari masuk pemukiman hingga merusak perkebunan bahkan membunuh hewan ternak milik warga.

Berita Lainnya  Longsor TPST Bantargebang : 4 Tewas, 4 Selamat, 5 Masih Pencarian

Namun, tindakan pemerintah daerah setempat belum diikuti dengan program pelestarian lingkungan di kawasan hutan yang menjadi habitat hewan-hewan liar. Kawasan hutan tersebut salah satunya ada di wilayah Kecamatan Jatiluhur dan masih dihuni monyet-monyet liar.***

Sumber : Pikiran Rakyat

Foto : ilustrasi net

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

Yusril Minta Polisi Ungkap Siapa Aktor Intelektualnya

JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto mengungkap tersangka pelaku teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus adalah empat prajurit TNI. Empat orang ini disebut...

Kapolres Cilacap Bantah Terima THR Lebaran dari Bupati

CILACAP - Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, menanggapi pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut dirinya sebagai salah satu pihak yang diduga menjadi...

Polda Metro Jaya Ungkap Perkembangan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terkini kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus. Pelaku diduga berjumlah empat orang dengan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan