Rabu, Maret 25, 2026
spot_img

Dr. Gary : Bupati Aep juga Harus Tekankan Pemberdayaan Pelaku Usaha Lokal di MBG

KARAWANG – Rapat koordinasi (Rakor) program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah digelar Pemkab Karawang pada Rabu (1/10/2025).

Melalui kesempatan tersebut, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menegaskan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan pengusaha katering, agar menjami MBG yang higienis, supaya tidak menimbulkan kasus keracunan MBG seperti di kabupaten/kota lain.

Namun demikian, Praktisi Hukum dan Pengamat Kebijakan, Dr. M. Gary Gagarin Akbar, SH. MH mengingatkan Bupati Karawang agar tidak sekedar menekankan kualitas MBG semata. Melainkan juga menegaskan persoalan pemberdayaan ekonomi lokal di dalam program MBG.

Berita Lainnya  Rusak Parah, Jalan Provinsi di Pamanukan - Subang Dikeluhkan Warga

Diakui atupun tidak, kata Gary, program MBG di Karawang yang sudah berjalan tidak memberdayakan atau tidak memaksimalkan  kerja sama dengan pelaku usaha lokal, UMKM, Bumdes maupun Koperasi Desa.

Sehingga kehadiran dapur SPPG tidak berefek pada peningkatan ekonomi dan daya beli warga sekitar. “Misal dalam penyerapan tenaga kerja MBG hanya sekitar 40% dari jumlah pekerja,” tuturnya.

Kemudian, sambung Gary, program MBG yang dikelola oleh Yayasan/SPPG yang sudah berjalan juga telah menimbulkan kerugian pada para pelaku UMKM, yakni warung-warung di kantin sekolah.

Berita Lainnya  1.756 Personel Amankan Arus Mudik di Karawang

Yaitu dimana para pedagang kecil ini mengalami sepi pembeli dan terancam bangkrut, serta kehilangan sumber penghasilan untuk kelangsungan hidupnya.

“Maka di sinilah kita berharap agar Pak Bupati tidak hanya sekedar menyoroti persoalan higienis atau tidaknya MBG. Lebih dari itu nasib para pelaku usaha lokal juga harus dipikirkan nasibnya,” pinta Gary.

Dalam persoalan lain, banyak Yayasan yang ditunjuk sebagai pengelola SPPG berasal dari luar kabupaten, sehingga kurang memahami asfek sosial ekonomi warga penerima manfaat.

Berita Lainnya  Tuntut Transparansi Pajak Parkir, Belasan Aktivis Demo Kantor Bapenda

“Persoalan MBG memang komplek. Saya berharap Pak Bupati bisa menjawab persoalan ini, pemberdayaan para pelaku usaha lokal dan kerugian para pelaku usaha lokal akibat dampak MBG,” tandasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pakar Hukum : KPK Mending di Bawah Kejagung dan Polri

JAKARTA - Pakar Hukum Pidana Universitas Brawijaya, Aan Eko Widiarto menilai, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepatutnya menjadi lembaga di bawah Kejaksaan Agung (Kejagung) atau...

Tangan Tak Diborgol, Gus Yaqut Kembali Jadi Tahanan Rutan

JAKARTA - Tangan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas tak diborgol saat kembali ditahan usai sempat dialihkan menjadi tahanan rumah. KPK mengatakan petugas...

Disuruh PL Buat Ngecek Warem, Pria ini Malah Temukan Pemilik Tempat Karaoke Tewas Membusuk

SUBANG - Warga Pantura di wilayah Patokbeusi, Kabupaten Subang, digegerkan dengan penemuan jenazah pemilik warung remang-remang (Warem). Korban bernama Ani Anggraeni (47), warga Tasikmalaya,...

Kecelakaan Maut di Majalengka, 6 Pemudik Asal Rengasdengklok Tewas

MAJALENGKA - Kecelakaan maut menimpa mobil travel jenis Elf yang membawa rombongan pemudik di turunan Desa Maniis, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (23/3/2026) malam....

Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori Ditangkap Saat akan Melarikan Diri

JAKARTA - Polisi menangkap WNA Irak berinisial F yang merupakan pelaku pembunuhan cucu seniman senior Mpok Nori, DA (37) di Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur....

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan