Minggu, Maret 22, 2026
spot_img

Banjir Rob Genangi 5 Desa di Muaragembong – Bekasi

BEKASI – Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang mengunjungi korban banjir rob di Muaragembong untuk menyalurkan bantuan darurat sekaligus meninjau infrastruktur berikut dampak musibah yang kerap melanda wilayah pesisir utara tersebut.

“Kunjungan saya ke Kecamatan Muaragembong untuk meninjau sarana prasarana, pembangunan, jalan lingkungan, fasilitas kesehatan, fasilitas pendidikan serta aliran sungai, termasuk Sungai Citarum. Kami ingin memastikan semua bersih, berfungsi dan lestari,” kata Ade di lokasi, Jumat (5/12/2025) malam.

Ia menyatakan kunjungan ini juga bertujuan untuk memahami persoalan yang dihadapi warga, terutama terkait banjir rob mengingat musibah ini menjadi fenomena alam rutin terjadi setiap tahun dan berdampak pada seluruh desa di wilayah Kecamatan Muaragembong.

Berita Lainnya  Polres Purwakarta Tanam Jagung Serentak Kuartal I

“Rob itu memang alam. Pemasangan tanggul di Priok saja jebol. Anggaran APBD kita tidak akan mampu menangani sepenuhnya. Itu sebabnya saya datang untuk mendapatkan gambaran secara langsung,” katanya.

Ia mengaku telah menginstruksikan camat setempat untuk memantau situasi secara intensif. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi juga disiagakan menghadapi potensi dampak musibah akibat pasang air laut itu.

“BPBD kita siap siaga menghadapi bencana atau hal-hal yang bersifat urgensi akibat rob,” katanya.

Bupati mengaku keterbatasan anggaran menjadi kendala, namun pihaknya tetap berkomitmen mencari solusi jangka panjang melalui koordinasi dengan berbagai pihak demi menekan risiko rob sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur di Muaragembong.

Berita Lainnya  Bupati dan Kapolres Berangkatkan Mudik Gratis Purwakarta

Banjir rob akibat pasang Laut Jawa kembali menggenangi lima desa sejak Senin (1/12/2025) dengan ketinggian bervariasi mulai 30 sentimeter hingga satu meter. Desa Pantai Bahagia tercatat sebagai wilayah terdampak terparah.

Ribuan rumah, termasuk lahan tambak, akses jalan serta fasilitas publik turut terendam hingga berdampak pada aktivitas perekonomian masyarakat setempat nyaris lumpuh.

Camat Muaragembong Sukarmawan menjelaskan sedikitnya ada 14.000 jiwa di lima desa berstatus terdampak banjir rob. Genangan air laut itu turut merendam ribuan hektare tambak milik warga.

Pihaknya terus berupaya meminta pertolongan kepada pemerintah daerah, PMI, BPBD maupun relawan meski belum semua warga menerima bantuan dimaksud.

Berita Lainnya  Polres Subang Lakukan Pemeriksaan Senpi

Ia berharap pemerintah pusat mempercepat proyek pembangunan tembok raksasa atau giant seawall untuk menahan pasang air laut sekaligus meminimalisasi dampak banjir rob di wilayah pesisir Kecamatan Muaragembong.

“Kami sangat berharap agar rencana pembangunan giant seawall segera direalisasikan agar banjir rob tidak terus berulang. Warga kini masih menunggu penanganan lebih lanjut dari pemerintah,” kata dia.***

Sumber : AntaraNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

Yusril Minta Polisi Ungkap Siapa Aktor Intelektualnya

JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto mengungkap tersangka pelaku teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus adalah empat prajurit TNI. Empat orang ini disebut...

Kapolres Cilacap Bantah Terima THR Lebaran dari Bupati

CILACAP - Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, menanggapi pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut dirinya sebagai salah satu pihak yang diduga menjadi...

Polda Metro Jaya Ungkap Perkembangan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terkini kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus. Pelaku diduga berjumlah empat orang dengan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan