Senin, Maret 23, 2026
spot_img

Anggota Ormas di Karawang Ngamuk Minta Jatah Karung

Rekaman CCTV yang memperlihatkan sekelompok ormas ngamuk di sebuah gudang ekspedisi beredar di media sosial. Aksi itu dipicu lantaran permintaan mereka mendapat jatah karung ditolak pihak perusahaan.

Tindakan premanisme oknum ormas itu terjadi di gudang ekspedisi di Jalan Lingkarluar Tanjungpura, Karawang pada Selasa (29/4) malam.

“Kejadian pas 29 April jam 12 malem. Mereka dateng kesini dengan jumlah 10 orang, itu dalam keadaan mabuk tapi gak semuanya,” ungkap Yusuf, Shift Lead gudang ekspedisi tersebut saat dikonfirmasi, Sabtu (10/5).

Ia menuturkan, mulanya kelompok ormas tersebut meminta jatah karung sebanyak 100 pcs. Mereka beralasan karung itu akan digunakan untuk mengangkut tanah irigasi.

Berita Lainnya  Bus Pariwisata Ludes Terbakar di Tol Cipali Km 95

Pihak keamanan gudang lantas menolak permintaan itu, namun malah berujung memicu emosi salah seorang dari kelompok ormas tersebut.

“Pemicu ributnya itu ada salah satu karyawan sini ngomong apa gak tau bikin mereka balik lagi. Mereka udah balik lagi sampe gerbang padahal,” katanya.

Kerap diminta jatah

Yusuf mengungkap, permintaan jatah karung dari sejumlah ormas di wilayah setempat sering terjadi dalam setahun terakhir. Alasannya sama; untuk keperluan mengangkut tanah.

Berita Lainnya  Longsor TPST Bantargebang : 4 Tewas, 4 Selamat, 5 Masih Pencarian

“Cuma feeling kita sih dijual,” ujarnya.

Hal itu diakuinya membuat resah para karyawan, sebab karung tersebut bagian dari aset perusahaan untuk keperluan operasional.

“Itu kan aset perusahan yang nantinya bakal dipakai lagi buat operasional, jadi sebenarnya udah salah,” sesal dia.

Kendati demikian, alih-alih melapor ke kepolisian, pihaknya mengaku lebih memilih untuk mengadukan kasus ini ke aparat TNI selaku pimpinan keamanan gudang.

“Kita lapor ke komandannya sekuriti sih, TNI juga. Kalau lapor polisi kayaknya gak ini lah. Lihat di medsos kan sama polisi dipersilakan lapor, lah masa harus nunggu laporan dulu, sedangkan kejadiannya udah jelas terlihat, makanya enggak,” tandasnya.

Berita Lainnya  Update Longsor TPST Bantargebang : 6 Meninggal, 6 Selamat, 1 Masih Pencarian

Terpisah, Kapolres Karawang, AKBP Fiki Novian mengaku sudah menerjunkan jajarannya ke lokasi kejadian untuk menindaklanjuti peristiwa tersebut.

“Anggota reskrim sudah di lokasi ya,” jawabnya singkat. (*)

Sumber : TvBerita

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori Ditangkap

JAKARTA - Kasus pembunuhan tragis menimpa Dwintha Anggary, cucu dari komedian legendaris Mpok Nori. Korban ditemukan tewas bersimbah darah di kamar kosnya di kawasan...

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, MAKI Kritik Keras KPK

JAKARTA  - Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) mengkritik keras sikap KPK yang mengalihkan penahanan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjadi tahanan rumah. KPK dinilai...

Gus Yaqut Menghilang di Rutan, Ternyata Jadi Tahanan Rumah

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) membenarkan mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) tak lagi menjalani penahanan di Rumah...

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan