Rabu, Agustus 5, 2026
spot_img

KPK Amankan Uang Ratusan Juta dari OTT Bupati Bekasi

JAKARTA – KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang. KPK mengamankan uang ratusan juta rupiah.

“Tim juga mengamankan dan menyita barang bukti dalam bentuk uang tunai dalam jumlah ratusan juta. Nanti detailnya kami akan sampaikan,” kata Jubir KPK Budi Prasetyo di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, dilansir dari Detik.com, Jumat (19/12/2025).

KPK awalnya mengamankan 10 orang. KPK kemudian membawa tujuh orang untuk diperiksa intensif.

“Untuk di wilayah Bekasi, tim kemarin mengamankan 10 orang, yang kemudian tujuh di antaranya dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif,” ucapnya.

Berita Lainnya  DPR RI Soroti Anggaran Fantastis Rp1,8 Triliun Pengadaan Kipas Angin

Ketujuh orang itu terdiri dari Bupati Bekasi Ade Kuswara dan enam pihak swasta. KPK juga melakukan penyegelan di Bekasi pada sejumlah lokasi.

“Satu Bupati dan enam lainnya berstatus sebagai swasta,” ujarnya.

Para pihak yang kena OTT masih berstatus terperiksa. KPK punya waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum mereka.

OTT Terkait Dugaan Suap

Sementara dilansir dari BeritaSatu.com, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang berkaitan dengan dugaan suap proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Penindakan tersebut menjadi bagian dari rangkaian OTT yang dilakukan KPK sepanjang tahun 2025.

Berita Lainnya  Motif Tekanan Ekonomi, Oknum Polisi Rampok Toko Emas

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan dugaan tersebut saat dikonfirmasi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (19/12/2025).

“Iya,” ujar singkat Budi Praseyo.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan adanya banyak klaster perkara dalam kasus yang menjerat Ade Kuswara Kunang, Budi menyatakan, penyidik KPK masih terus melakukan pendalaman terhadap seluruh rangkaian peristiwa dan pihak-pihak yang terlibat.

Ia juga menyampaikan bahwa hingga saat ini, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap Ade Kuswara Kunang dan enam orang lainnya yang turut diamankan dalam OTT di Kabupaten Bekasi.

Berita Lainnya  MBG Disebut Habiskan Anggaran Negara, Kepala BGN Ngaku 'Gemas' Lihat Komentar di Medsos

“Jadi, nanti kita tunggu prosesnya,” katanya.***

Sumber : Detik.com – BeritaSatu.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Warga dan Siswa di Papua Diduga Keracunan Setelah Konsumsi MBG

JAYAPURA - Sejumlah siswa di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Bupati Jayapura Yunus Wonda langsung meninjau...

Warga Depok Geger Penemuan Mayat Tanpa Kaki Diduga Korban Mutilasi

DEPOK - Mayat tanpa kaki diduga korban mutilasi ditemukan di sebuah lahan kosong, Pancoran Mas, Depok. Jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat...

Mulut Dilakban, Nenek ini Dirampok Tetangga Saat Mau Laksanakan Salat Dzuhur

JAKARTA - Seorang nenek bernama Hartati (61) datang ke Polsek Cakung melaporkan bahwa dirinya diikat lakban dan dirampok saat hendak melaksanakan salat. Pelaku adalah...

Menag Ajak Masyarakat Bersyukur Atas Kepemimpinan Prabowo karena Berada di Jalur yang Tepat

JAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin mengajak seluruh peserta Zikir dan Doa Kebangsaan bersyukur dengan kondisi Indonesia di tengah dinamika geopolitik. Menurut Nasaruddin, kepemimpinan di bawah...

Diduga Korban Konflik Adat, Jasad Pria di Mimika Ditemukan dalam Kondisi Tubuh Penuh Anak Panah

MIMIKA - Seorang warga bernama Jerren Uamang ditemukan tewas dengan puluhan anak panah menancap di tubuhnya di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan