Senin, Oktober 12, 2026
Google search engine

Dedi Mulyadi Serahkan SK Pengangkatan dan Mutasi Kepala Sekolah

KOTA BANDUNG –  Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyerahkan secara simbolis Surat Keputusan (SK) pengangkatan dan mutasi kepala sekolah di Gedung Sate, Rabu (29/10/2025).

Kebijakan ini bertujuan untuk mendekatkan lokasi sekolah tempat kepala sekolah bertugas dengan domisili mereka, sehingga dapat bekerja lebih efektif dan tetap dekat dengan keluarga.

“Kepala sekolah sekarang harus bertugas di wilayah yang dekat dengan tempat tinggalnya — bisa satu kecamatan atau satu kabupaten. Dengan begitu, mereka bisa bekerja lebih fokus dan efisien,” ujarnya usai penyerahan SK.

Berita Lainnya  KIIC Salurkan Bantuan Program CSR Beasiswa Pendidikan hingga Fasilitas Sekolah

Selain mutasi, Pemdaprov Jabar melalui Dinas Pendidikan juga melakukan pengangkatan guru menjadi kepala sekolah untuk mengisi jabatan yang kosong karena memasuki masa pensiun.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto menjelaskan, total terdapat 641 orang penerima SK, terdiri atas 215 guru promosi menjadi kepala sekolah dan sisanya merupakan kepala sekolah yang dimutasi.

“Mutasi ini dilakukan untuk mendekatkan domisili kepala sekolah dengan sekolah tempat tugasnya. Jadi dikembalikan ke kabupaten atau kota yang bersangkutan,” kata Purwanto.

Berita Lainnya  Dulu Kebijakan KDM Soal Pendidikan Barak Militer Banyak Ditentang, Kini Pemerintah Resmi Luncurkan Ekstrakurikuler KKRI

Purwanto menambahkan, kebijakan penempatan ini dimulai dari sekolah-sekolah dalam klaster C, namun masih ada sebagian kepala sekolah yang belum dapat ditempatkan di lokasi terdekat karena keterbatasan kuota.

“Misalnya, seharusnya di Kota Sukabumi tapi kuota penuh, maka ditempatkan di Kabupaten Sukabumi, diusahakan semakin dekat untuk dijangkau. Mayoritas saat ini sudah semakin dekat dengan rumah tinggalnya,” ujarnya.

Salah satu guru yang mendapat promosi menjadi kepala sekolah, Cecep Rahmat Hidayat, menyampaikan rasa syukurnya atas penugasan di SMA Pasir Jambu, yang lokasinya masih dekat dengan rumahnya di Ciwidey.

Berita Lainnya  Dewan Pakar KAHMI Desak Mendiktisaintek Copot Rektor UNSIKA

“Saya sangat bersyukur. Lokasi sekolah yang dekat membuat saya bisa menjangkau tempat tugas dengan mudah dan tetap dekat dengan keluarga. Kinerja juga bisa lebih maksimal,” ungkap Cecep, yang sebelumnya mengajar sebagai guru Bimbingan Konseling di SMAN 1 Ciwidey.***

Sumber : jabarprov.go.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Cuma Sakit Perut Dibilang Kerasukan Jin, Dukun Palsu di Lebak Cabuli Pasien Gadis 16 Tahun hingga Hamil

LEBAK - Polres Lebak menangkap seorang dukun palsu berinisial ER (43) di Kampung Sawah Baru, Desa Malingping Utara, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, karena mencabuli...

KDM dan Bupati Aep Soroti Dugaan Calo Tenaga Kerja di Industri yang Lakukan Pungli Rp 3 – 15 Juta

KARAWANG - Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) bersama Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh aktif menyoroti dan mengawasi praktik pungli serta percaloan tenaga...

Pimpinan Pesantren di Bekasi Ditetapkan Tersangka Pencabulan 10 Santriwati, Aksi Bejat Pelaku Dilakukan Berulang Kali Sejak 2024

BEKASI - Polres Metro Bekasi Kota telah menangkap dan menahan seorang pria berinisial MHH (28), yang merupakan pimpinan sekaligus pengajar di sebuah pondok pesantren...

Diduga Sengaja Dibakar Setelah Rusuh Razia HP, Lapas Merauke Kebakaran, Sejumlah Narapidana Melarikan Diri

MERAUKE - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) II B Merauke, Papua Selatan, diduga dibakar hingga sejumlah narapidana atau warga binaan melarikan diri. Kebakaran diduga dipicu kerusuhan...

Cekcok dan Perkelahian Anak Punk di Karawang Berakhir 2 Orang Dikabarkan Hilang Tenggelam

KARAWANG - Dua orang pemuda yang diduga anak punk bernama Abdullah (asal Sukamandi, Subang) dan Rian (asal Bayur) dilaporkan hilang tenggelam di Saluran Irigasi...

Hukum

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan Pemeriksaan KPK

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid, mangkir atau tidak memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu, 7...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan