Minggu, Juli 26, 2026
spot_img

Wanita Asal Bekasi Dicabuli Dukun Karawang, Diancam akan Dibunuh Terpaksa Layani 2 Kali dalam Semalam

WANITA asal Bekasi diperdaya seorang dukun cabul di Telukjambe. Wanita berinisial S ini jelas menolak ajakan dukun. Karena menolak, sang dukun mengancam akan membunuh dan membakar tubuh korban.

Diketahui Ibu, anak dan keponakan asal Kabupaten Bekasi menjadi korban dugaan tindak pencabulan oleh seorang dukun di Desa Mulyajaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang.

Peristiwa tersebut bermula pada Juni 2025, ketika M pergi dari rumah selama dua hari. Ibunya, R, kemudian disarankan tetangganya untuk meminta bantuan N yang dikenal sebagai dukun.

Setelah M pulang, pelaku meyakinkan R bahwa yang kembali hanya raganya, bukan jiwanya. Atas bujuk rayu pelaku, R dan M mengikuti ritual, namun dalam prosesi itu keduanya justru dilecehkan.

Berita Lainnya  Terbakar Api Cemburu, Pria ini Sekap dan Aniaya Kekasih yang Dikenal di Medsos

“Korban M sempat dipaksa melayani pelaku, tetapi menolak. Pelaku lalu meraba bagian vital M dan juga melecehkan R,” ujar Staf UPTD PPA Kabupaten Bekasi, Bukhori.

Bukhori mengatakan, satu bulan kemudian, pada Juli 2025, pelaku kembali beraksi dengan menargetkan S melalui modus tawaran pekerjaan. S diminta membawa berkas lamaran kerja, namun justru dipaksa mengikuti ritual.

Karena menolak, pelaku mengancam akan membunuh dan membakar tubuh korban. Dalam kondisi tertekan, S akhirnya diperkosa hingga dua kali dalam satu malam.

Kasus ini mencuat setelah beredar S hamil oleh ayah tirinya. Saat ditanya pemilik kontrakan, S justru mengaku telah diperkosa oleh N. Dari pengakuan itu, R dan M kemudian turut membuka pengalaman mereka dilecehkan oleh pelaku yang sama.

Berita Lainnya  Ulama dan Ormas Islam di Bekasi Demo Tolak Legalisasi THM Lewat Perda Pariwisata

“Ketiga korban ini masih satu keluarga, dan semuanya mengaku mengalami pelecehan dan pemerkosaan oleh pelaku yang mengaku sebagai dukun,” kata Bukhori.

Laporan kasus tersebut kemudian diteruskan UPTD PPA Bekasi ke UPTD PPA Karawang. Kepala UPTD PPA Karawang, Karina Nur Regina melalui Staf UPTD PPA Karawang, Bintang, mengatakan pihaknya bersama tim dari Bekasi langsung mendampingi para korban membuat laporan resmi ke Polres Karawang.

Sementara itu, Kepala UPTD PPA Karawang pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Karawang, Karina Nur Regina, melalui Staf UPTD PPA Karawang, Bintang, mengatakan laporan tersebut berasal dari UPTD PPA Kabupaten Bekasi.

Berita Lainnya  Dugaan Pungli Pasar Bantargebang, Kejari Kota Bekasi Segera Periksa Kepala Disdagperin

“Laporan masuk pada 13 Oktober 2025 dari UPTD PPA Kabupaten Bekasi, yang melaporkan ada tiga warganya menjadi korban pencabulan oleh seorang pria asal Karawang yang mengaku dukun,” ujar Bintang.

Ia menambahkan, pihaknya langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan pendampingan kepada korban bersama tim UPTD PPA Kabupaten Bekasi saat pelaporan ke Polres Karawang.***

Sumber : KBEOnline.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kebakaran Hebat Hanguskan 70 Rumah Adat di Sukabumi

SUKABUMI - Kebakaran meratakan permukiman di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kabupaten Sukabumi. Total 70 rumah di lokasi ludes terbakar. Laporan kebakaran itu terjadi...

Febri Diansyah Jadi Pengacara Febrie Adriansyah

JAKARTA - Eks Juru Bicara KPK, Febri Diansyah bertindak sebagai Kuasa Hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah pada kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian...

Blunder Pernyataan Sudaryono: “Makan Bergizi Adalah Tender Politiknya Presiden Prabowo”

JAKARTA - Baru saja dilantik menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN),  Sudaryono sudah mengeluarkan pernyataan yang dinilai 'blunder', karena menyebut program Makan Bergizi Gratis...

Yusril Minta Dedi Mulyadi Hentikan Sayembara Buru Begal: “Beresiko Warga Main Hakim Sendiri”

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, mengaku tidak setuju dengan keputusan Gubernur...

Resmi Ditahan, Febrie: “Saya Merasa ini Kriminalisasi”

JAKARTA - Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah resmi ditahan usai menjalani pemeriksaan maraton oleh Tim 9 Kejaksaan Agung,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan