Jumat, Juli 31, 2026
spot_img

Makin Panas, PDI-P Ingatkan KDM Bahwa DPRD Adalah Perwakilan Rakyat

Perseteruan antara Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) dengan anggota Fraksi PDI-P terus memanas. Yaitu dimana keduanya terus saling melemparkan sindiran.

Setelah KDM melemparkan sindiran kepada Anggota DPRD Jabar Fraksi PDI-P yang tidak hadir di kegiatan Musrenbang Cirebon, kini giliran PDI-P yang menyindir balik bahwa KDM merupakan gubernur yang tidak pernah melibatkan anggota DPRD didalam membuat kebijakan.

“Pak Dedi mengeluarkan kebijakan soal anak nakal masuk barak militer itu tidak dibicarakan di DPRD, tentang pembongkaran bangunan yang mungkin memang bangunannya melanggar aturan tidak pernah dikomunikasikan”, tutur Anggota DPRD Jabar Fraksi PDI-P, Doni Maradona.

Berita Lainnya  Golkar Karawang Didesak Segera Mulai Tahapan Musda

“Banyak lagi lainnya soal vasektomi ada dia bicarakan ke DPRD? Tidak ada,” katanya, dilansir dari Tribun.

Doni mengingatkan kepada KDM bahwa para anggota DPRD Jabar merupakan perwakilan rakyat.

“Apapun kebijakan pemerintah yang ditanyakan rakyat adalah wakil yang mereka pilih. Kalau tidak ada informasi dari pemimpinnya bagaimana kita jelaskan ke bawah?” pungkasnya.

Sebelumnya, KDM membuat video sindiran di instagram pribadinya dengan judul ‘Renungan Akhir Pekan’.

“Musrenbang forum yang sakral, diundang tak mau datang, ingin dihargai tapi tak pernah menghargai. Ingin dilibatkan, tapi tidak pernah mau terlibat,” kata Dedi dikutip dari Instagramnya, pada Sabtu (17/5/2025).

Berita Lainnya  Spektakuler! Survei LSI Sebut Tingkat Kepuasan Publik Atas Kinerja KDM Tembus 95,4%

“Ngaku berpihak pada rakyat, berjuang pada rakyat, giliran anggaran dibuat untuk kepentingan rakyat, tak terima dianggap melanggar konstitusi.”

“Mari kita renungi, kita ini bekerja buat siapa dan untuk siapa?” katanya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kejagung Tetapkan Nurman Herin sebagai Tersangka Kedua Kasus TPPU

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan seorang pungusaha, Nurman Herin sebagai tersangka kedua dalam kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan eks Jaksa...

Bupati Pemalang Peras Anak Buah untuk Urus Kasus di KPK

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro (AWI) sebagai tersangka kasus pemerasan. Anom memeras anak buahnya untuk 'pengurusan' kasus...

Kejari Bekasi Tetapkan 3 Tersangka Dugaan Korupsi Pemasangan Sambungan PDAM

BEKASI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pemasangan sambungan langganan baru Perumda Tirta Bhagasasi pada...

Penceramah Kondang di Karawang Gus Haris Ikut Jadi Tersangka Kasus Pemerasan Bupati Pemalang

JAKARTA - Operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, yang dilakukan KPK menuai sorotan publik, khususnya di kalangan masyarakat Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Pasalnya,...

Investigasi Dugaan Open Dumping Limbah B3 Perusahaan, Aktivis Lingkungan Dikiriminalisasi

KARAWANG - Penegakan hukum lingkungan di Jawa Barat kembali mendapat sorotan tajam. Langkah Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) yang memproses laporan dugaan Tindak...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan