Selasa, Mei 19, 2026
spot_img

Saber Pungli Amankan 3 Orang Pemalak Pedagang di Pasar Gedebage

Upaya penataan Pasar Induk Gedebage tidak hanya berhenti pada pengangkutan ribuan kubik sampah. Pemerintah Kota Bandung bersama Perumda Pasar Juara juga mengambil langkah tegas dalam menyelesaikan persoalan lain praktek premanisme dan pungutan liar yang selama ini meresahkan pedagang dan pengunjung pasar.

Direktur Utama Perumda Pasar Juara Pradana Aditya Wicaksana menjelaskan, persoalan premanisme bukan hal baru di Pasar Induk Gedebage. Namun, kali ini, pemerintah tak tinggal diam.

Berita Lainnya  Soal Inisiasi TPU Tanpa Diskriminasi, Pontas: 'Kita Kawal, Jangan Sampai Hanya Omon-omon'

“Permasalahan premanisme ini sudah lama terjadi. Alhamdulillah, kemarin sesuai arahan bapak gubernur dan wali kota. Kami melaporkan kepada pihak kepolisian, dan langsung ditindaklanjuti,” ujar Pradana.

Dalam sebuah operasi gabungan yang dipimpin oleh tim Saber Pungli Polrestabes Bandung, sebanyak tiga pelaku dugaan pungutan liar berhasil diamankan pada Selasa (29/4/2025) dini hari. Ketiganya tertangkap tangan saat sedang melakukan aksi pemalakan terhadap pedagang.

Penindakan ini menjadi sinyal kuat bahwa praktik-praktik yang merugikan masyarakat pasar tidak akan lagi mendapat ruang di tengah upaya pembenahan yang sedang dijalankan.

Berita Lainnya  Tanpa Banyak Basa-basi, Dedi Mulyadi Berikan Bantuan Segepok Uang kepada Korban

“Kami ingin memastikan Pasar Induk Gedebage menjadi pasar yang bebas dari premanisme sehingga pedagang dan publik merasa aman dan nyaman saat berbelanja,” tegas Pradana.

Satgas ini juga bekerja sama dengan aparat kepolisian dan pihak kewilayahan untuk melakukan pemantauan rutin serta menindak tegas setiap bentuk pelanggaran yang terjadi di area pasar.

Langkah penanganan premanisme ini berjalan beriringan dengan upaya pembersihan dan pengelolaan sampah yang dilakukan secara masif selama dua hari sebelumnya. Kombinasi antara kebersihan fisik dan keamanan sosial menjadi fondasi transformasi Pasar Induk Gedebage ke arah yang lebih baik. (Diskominfo Kota Bandung/ Rani)

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

‘Perang Dingin’ Dugaan Sengketa Piutang Rp 35 Miliar, Abang Ijo Tolak Kompensasi Proyek APBD

PURWAKARTA - 'Perang Dingin' antara Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin dengan Bupati Saepul Bahri Binzein (Om Zein) seperti tidak ada ujung-pangkalnya. Teranyar, disharmonisasi antara...

Pasca 2 Wisatawan Tewas Tertimbun Longsor, Kini Wisata Curug Cileat – Subang Ditutup Sementara

SUBANG - Pemerintah Kabupaten Subang resmi menutup sementara objek wisata Curug Cileat yang berada di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, setelah terjadi bencana longsor yang...

KDM Pimpin Pembongkaran Kios di Cicadas, Janji Berikan Pekerjaan Baru bagi PKL

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, akhirnya turun tangan membongkar kios Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Cicadas, Kota Bandung. Dedi sebelumnya sempat menantang...

Orangtua Enggan Lepas Anaknya di Asrama, Sekolah Rakyat Jenjang SD di Bekasi Minim Peminat

BEKASI - Sekolah Rakyat jenjang sekolah dasar (SD) di Kabupaten Bekasi masih minim peminat. Keengganan orangtua melepas anak tinggal di asrama menjadi penyebabnya. Diketahui, Sekolah...

Menyesal Jabat Wamenaker, Noel: ‘Saya Lebih Banyak Selamatkan Duit Rakyat daripada KPK’

JAKARTA - Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel mengaku menyesal pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker). Jabatan itu, kata dia, justru menyeretnya menjadi terdakwa hingga...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan