Selasa, Juli 28, 2026
spot_img

Ketika Ekspektasi Tinggi Tapi Kenyataanya Menyakitkan

Ekspektasi tinggi tetanam dalam diri masyarakat para pecinta sepak bola tanah air di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia yang mempertemukan Australia dengan Timnas Indonesia.

Mimpi Timnas Indonesia bisa berlaga di Piala Dunia 2026 ini bukan tanpa alasan. Karena sebelumnya para Garuda Fans melihat PSSI banyak melakukan naturalisasi.

Bahkan sampai mengganti pelatih Shin Tae-yong dengan Patrick Kluivert, mantan pemain Belanda yang pernah membela Ajax dan Barcelona.

Namun kenyataan pahit dan menyakitkan dialami Timnas Indonesia saat berlaga di Sydney Football Stadium, Kamis (20/3/2025) sore. Garuda Indonesia harus kalah telah 1-5 dari Australia.

Lima gol Australia dicetak oleh Martin Boyle (18′ pen), Nishan Velupillay (20′), Jackson Irvine (34′, 90′), dan Lewis Miller (61′).

Berita Lainnya  Pihak Sekolah Terima Pesan Ancaman Bom, MPLS di SDN Srengseng Sawah - Jaksel Dibubarkan

Sementara satu gol timnas Indonesia dicetak oleh Ole Romeny pada menit ke-78.

Atas kekalahan ini, Pelatih Patrick Kluivert beralasan, sejatinya di awal pertandingan, Timnas Indonesia bermain baik.

Skuad Garuda bahkan mendapat peluang emas pada menit ke-16 lewat tendangan penalti Kevin Diks. Akan tetapi, Kevin Diks gagal mengeksekusi sepakan penalti itu.

Selepas pertandingan, Patrick Kluivert mengaku kecewa dengan hasil yang diraih.

Ia mengungkapkan bahwa gagalnya penalti Kevin Diks pada menit ke-16 mengubah jalannya pertandingan.

“Sayangnya, Anda benar. Di awal laga kami berhasil menekan lawan di sisi kanan sesuai keinginan karena kami tahu di sisi kiri mereka bagus,” kata Patrick Kluivert dilansir dari Kompas.com.

Berita Lainnya  Tersesat di Hutan Subang, ASN Bandung Barat Ditemukan Tewas

“Setelah itu kami menerima penalti. Jika penalti itu masuk, laganya akan berbeda, tetapi sayang Kevin menghantam tiang.

“Setelah itu ada sesuatu yang berubah di kepala kami.

“Kami tidak bisa bermain sesuai rencana,” ujarnya.

Meski begitu ia mengakui bahwa pemain berjuang dengan penuh daya selama pertandingan.

“Saya pikir selama laga kami berjuang seperti singa.

“Kepala kami tak tertunduk, tetapi tetap saja saya sangat kecewa dengan hasil ini, untuk kami semua dan mereka yang mendukung Indonesia,” kata eks pemain Barcelona itu.

Hasil ini membuat timnas Indonesia berada di posisi keempat klasemen Grup C dengan enam poin.

Poin timnas Indonesia sama dengan Bahrain yang kalah dari Jepang dengan skor 0-2.

Berita Lainnya  Maksa Nikah Siri Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Karyawati 22 Tahun, Ketua Serikat Pekerja di Bekasi Dipolisikan

Australia berhasil mempertahankan posisi di peringkat kedua dengan 10 poin.

Sementara Jepang sudah dululan lolos ke Piala Dunia 2026 dengan keluar sebagai juara grup dengan 19 poin.

Selanjutnya, timnas Indonesia akan melawan Bahrain di Jakarta pada 25 Maret 2025.

Kemenangan dibutuhkan untuk menjaga peluang lolos ke Piala Dunia 2026.

Dua tim teratas, berarti kini hanya tersisa tim yang bisa finis di posisi kedua lolos langsung ke Piala Dunia 2026.

Tim peringkat ketiga dan keempat akan bermain di putaran keempat untuk mendapat sisa tiket lolos.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ditabrak Minibus, Pemotor Ayah dan Putrinya Tewas Sampai Terpental ke Atap Bengkel

CILEGON - Polisi masih menyelidiki kasus kecelakaan maut melibatkan pengendara sepeda motor dan minibus di kawasan Merak, Kota Cilegon, Banten, Senin (27/7/2026). Insiden mengerikan...

Judi Online Hingga Indikasi Korupsi, BGN Pecat Ratusan Pegawai yang Terbukti Pelanggaran Berat

JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) bersih-bersih internal lembaga dengan memberhentikan ratusan pegawai yang diduga melakukan pelanggaran disiplin. Selain itu, sembilan aparatur sipil negara (ASN)...

Polisi Tetapkan 7 Tersangka dalam Kasus Bentrokan di Tambak – Jakpus

JAKARTA - Polisi telah menetapkan tujuh tersangka dari peristiwa kericuhan maut di kawasan Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat. Ketujuh tersangka ditetapkan atas perusakan gerobak...

Kasat Narkoba Tangsel dan Anak Buahnya Terlibat Penyalahgunaan Narkotika

JAKARTA - Bareskrim Polri menyebut Kasat Resnarkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel), AKP Pardiman terlibat kasus penyalahgunaan narkotika jenis etomidate. Etomidate adalah obat bius medis kuat...

Sempat Sembunyi di Kasir Minimarket, Maling Motor di Morowali Tewas Setelah Dihakimi Massa

MOROWALI - Pria berinisial S (33) asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel), dikeroyok massa usai diduga mencuri motor di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulsel). Pengeroyokan...

Hukum

Kasat Narkoba Tangsel dan Anak Buahnya Terlibat Penyalahgunaan Narkotika

JAKARTA - Bareskrim Polri menyebut Kasat Resnarkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel), AKP Pardiman terlibat kasus penyalahgunaan narkotika jenis etomidate. Etomidate adalah obat bius medis kuat...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan