Rabu, September 23, 2026
Google search engine

Polemik Theatre Night Mart, Toto : “Ada Indikasi Sarat Kepentingan Persaingan Bisnis THM”

KARAWANG – Sejak awal kali pertama beroperasi, dugaan ‘aksi kucing-kucingan’ dengan Pemkab Karawang dilakukan Theatre Night Mart – tempat hiburan malam (THM) di Jalan Tuparev, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Pasalnya, meski THM ini baru memiliki izin ‘Resto dan Bar’ dan belum mengantongi izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan penjualan minuman beralkohol (Minol),  tetapi fakta di lapangan memergoki THM beroperasi ‘semi diskotik’ dan terindikasi menjual minol (menurut keterangan Satpol PP Karawang).

Sehingga pada Kamis (16/4/2026), Komisi IV DPRD Karawang, Dinas PUPR dan aparat gabungan hingga Majelis Ulama Indonesia (MUI) melakukan inspeksi mendadak (sidak) yang berujung keluarnya rekomendasi DPRD Karawang untuk ‘menutup sementara’ operasional Theatre Night Mart.

Dalam perjalanannya, Theatre Night Mart terindikasi sebagai ‘THM membandel’ yang masih beroperasi ditengah polemik pengurusan perizinan yang belum lengkap. Hingga akhirnya tercium aktivitas ‘Pesta Gay’ yang videonya viral dan menjadi sorotan nasional.

Berita Lainnya  Ramai Fenomena Planet Venus Berdekatan dengan Bulan Sabit, ini Penjelasan BRIN

Kini, Satpol PP Karawang telah ‘menyegel sementara’ operasional Theatre Night Mart, di tengah penyelidikan yang sedang dilakukan Polres Karawang yang telah mengamankan 5 pelaku terduga gay dalam video viral tersebut.

Ditengah tuntutan tokoh agama, kaum santri hingga Ormas Islam yang mendesak agar Theatre Night Mart ditutup permanen melalui aksi demonstrasi ke kantor Bupati Karawang yang digelar pada Rabu (10/6/2026), kini beredar kabar miring adanya indikasi jutaan bahkan miliaran duit kepengurusan izin dan pengamanan Theatre Night Mart, agar THM ini tetap bisa beroperasi.

Polemik Theatre Night Mart Sarat Kepentingan Persaingan Bisnis THM

Di kesempatan lain, Politisi atau Tokoh Masyarakat Karawang, H. Toto Suripto mencurigai adanya indikasi sarat kepentingan persaingan bisnis THM dalam polemik Theatre Night Mart, khususnya ketika muncul persoalan video viral pesta gay.

Berita Lainnya  Satir Tajam Ketika Guru Disuruh Mencium Bau MBG : "Guru Berubah Fungsi Jadi Anjing Pelacak"

Menyikapi polemik THM ini, Toto memberikan pandangan dari prespektif yang lebih luas. Sehingga muncul pertanyaan, dari manakah asalnya ‘gerombolan gay’ yang viral dalam video yang beredar luas di media sosial tersebut.

“Saya tidak memiliki kepentingan dengan pihak manapun, karena kenal juga enggak dengan mereka. Tapi kecurigaan saya tentu sama dengan kecurigaan sebagian publik yang memandang adanya indikasi sarat kepentingan persaingan bisnis THM dalam polemik video viral tersebut,” kata Toto Suripto, kepada Redaksi Opiniplus.com.

Disinggung mengenai adanya dugaan duit ratusan juta bahkan miliaran dalam kepengurusan izin hingga pengamanan Theatre Night Mart, dalam hal ini Toto enggan berkomentar terlalu lebih jauh.

“Kalau soal itu, ya tentu harus ada bukti dulu sebelum saya berstatemen. Kalau memang indikasinya kuat, ya tinggal dikonfirmasi dan dikonfrontir saja kepada manajemen Theatre Night Mart,” saran Toto kepada wartawan.

Berita Lainnya  Pengamat Minta KPK Panggil Purbaya Terkait Saweran Live TikTok

Namun demikian, mantan Ketua DPRD Karawang ini menegaskan, agar legislatif Karawang terlebih dahulu melihat rujukan Undang-undang di atasnya, ketika ingin membuat regulasi Perda Pengawasan LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender), untuk menyikapi polemik video viral pesta gay ini sebagai langkah solusi jangka panjang.

“Lihat dulu rujukan Undang-undang di atasnya ada atau tidak. Kalau tidak ada, ya percuma juga teriak-teriak akan dibuat Perda LGBT, karena pasti dibatalkan atau ditolak oleh pemerintah pusat,” tutupnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KPK Diminta Bongkar Dugaan Gratifikasi Pencaplokan Lahan Hutan Jadi Kawasan Industri di Karawang

KARAWANG - Menjelang aksi demonstrasi yang akan digelar Serikat Tani Karawang (SETAKAR) ke kantor ATR/BPN Karawang, pada Kamis (24/9/2026), Praktisi Hukum dan Pengamat Kebijakan,...

KPK Tetapkan Bupati Bolmut sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Proyek Pemerintahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena sebagai tersangka terkait kasus dugaan pemerasan proyek-proyek di Pemkab Bolmut, pada Selasa...

Siswa SD di Lampung Tengah Meninggal Usai Tersedak Kelengkeng Menu MBG

Seorang siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Lampung Tengah meninggal dunia setelah tersedak buah kelengkeng. Buah tersebut merupakan bagian dari menu program Makan Bergizi...

Dedi Mulyadi Disandingkan dengan Gibran untuk Pilpres 2029?

Nama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM mulai ramai dikaitkan dengan Pemilihan Presiden 2029. Wacana tersebut salah satunya...

Satir Tajam Ketika Guru Disuruh Mencium Bau MBG : “Guru Berubah Fungsi Jadi Anjing Pelacak”

Guru bernama Desy Idayanti viral setelah melontarkan satir tajam yang menyebut guru kini seperti anjing pelacak, karena harus mencium dan memeriksa makanan program Makan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan