Senin, Agustus 10, 2026
spot_img

Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori Ditangkap Saat akan Melarikan Diri

JAKARTA – Polisi menangkap WNA Irak berinisial F yang merupakan pelaku pembunuhan cucu seniman senior Mpok Nori, DA (37) di Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur. Pelaku ditangkap saat akan melarikan diri dengan menumpangi bus.

Dilihat dari akun Instagram resmi Resmob Polda Metro Jaya, Senin (23/3/2026), pelaku mengenakan hoodie hitam. Dia duduk di kursi dekat jendela saat menaiki bus menuju Pulau Sumatera.

Penangkapan dilakukan pada Sabtu (21/3/2026). Bus yang ditumpangi pelaku menuju Pulau Sumatera dihentikan polisi saat berada di Km 68 Tol Tangerang-Merak, Banten.

Berita Lainnya  Alami Muntah-muntah, Puluhan Siswa SDN 01 Ciherang - Bogor Diduga Keracunan MBG

Polisi langsung menaiki bus itu dan mencari keberadaan pelaku. Polisi mengambil ponsel yang digenggam pelaku dan memintanya turun dari bus.

“Heh! Turun! Fuad kan? Turun! Sini, turun,” ucap salah satu polisi saat meminta pelaku turun dari bus.

Pelaku langsung turun dari bus dan digiring ke Polda Metro Jaya untuk diperiksa lebih lanjut. “Pelaku kami tangkap pada 21 Maret 2026 pukul 12.49 WIB, tepatnya berada di Jalan Tol Tangerang-Merak kilometer 68, di rest area kilometer 68,” ujar Panit 2 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Fechy J Atupah, Senin (23/3/2026).

Berita Lainnya  Investigasi Dugaan Open Dumping Limbah B3 Perusahaan, Aktivis Lingkungan Dikiriminalisasi

Menurut dia, pelaku tak memiliki tujuan pasti saat hendak kabur ke Sumatera. Pelaku kabur karena berusaha menjauhi tempat kejadian perkara (TKP).

Diketahui, korban DA ditemukan tewas bersimbah darah pada Sabtu (21/3/2026) di Jalan Daman I, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur. Awalnya, ibu korban berinisial B mendatangi kontrakan korban pada Sabtu (21/3/2026).

Namun, saat itu pintu rumah dalam keadaan terkunci. Kakak korban berinisial A kemudian membuka pintu rumah. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di lantai. Polisi menyebut kondisi darah korban sudah mengering.***

Berita Lainnya  Gegara Program LKS Gratis, Bupati Aep 'Dimusuhin' Anak Buahnya Sendiri

Sumber : SindoNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

‘Drag Race Maut’, 6 Penonton Meninggal, 11 Lainnya Luka-luka

SULAWESI - Sebanyak enam orang meninggal dunia dan 11 korban lainnya mengalami luka berat dan luka ringan, dalam insiden 'Drag Race Maut' pada ajang...

Gegara Program LKS Gratis, Bupati Aep ‘Dimusuhin’ Anak Buahnya Sendiri

KARAWANG - Lantaran program buku LKS gratis bagi siswa SD dan SMP, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh mengaku sampai dimusuhin beberapa orang, khususnya beberapa...

Singgung Pembagian ‘Fee’ Saat Live di Medsos, Dedi Mulyadi Minta ASN di Bandung Barat Diberi Sanksi Tegas

BANDUNG - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus PPPK di Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berinisial IYV memicu kontroversi setelah melakukan siaran langsung (live) di...

MUI Haramkan Pria Memakai Pakaian Wanita Saat Karnaval Agustusan

JAKARTA - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa pria yang mengenakan pakaian wanita, termasuk saat mengikuti karnaval perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,...

Diduga Korban Perampokan, Ibu dan Anak Tewas Tragis dalam Kondisi Terikat

LANDAK - Warga digegerkan oleh penemuan jasad seorang ibu dan anak balitanya di kawasan hutan Dusun Mamo, Desa Kedama, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan