Rabu, Februari 11, 2026
spot_img

Iklim Usaha Purwakarta Kondusif, Investasi Tembus di Angka Rp 12,47 Triliun

PURWAKARTA –  Realisasi investasi di Kabupaten Purwakarta – Jawa Barat sepanjang tahun 2025 mencapai angka yang membanggakan, yakni sekitar Rp12,47 triliun.

Capaian tersebut melampaui target yang telah ditetapkan sebesar Rp11,20 triliun atau mencapai 111,36 persen.

“Pencapaian realisasi investasi tahun 2025 melebihi target yang telah ditetapkan. Mudah-mudahan pada tahun ini capaian investasi di Purwakarta terus meningkat,” kata Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein (Om Zein), Rabu (28/1/2026).

Berita Lainnya  Polisi Selidiki Temuan Cacahan Kertas Diduga Uang yang Buat Heboh Warga Bekasi

Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Purwakarta, sepanjang Januari hingga Desember 2025 investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) masih mendominasi dengan nilai Rp9,58 triliun atau sekitar 76,80 persen.

Sementara itu, penanaman modal asing (PMA) berkontribusi sebesar Rp2,89 triliun atau 23,20 persen dari total investasi.

Bupati menilai tingginya realisasi investasi tersebut mencerminkan iklim usaha yang semakin kondusif di Purwakarta. Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi juga berdampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja.

Berita Lainnya  Pemkab Purwakarta Dukung Program Pembangunan 3 Juta Rumah

“Pertumbuhan investasi biasanya seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesempatan kerja. Ini tentu membantu menekan angka pengangguran di Purwakarta,” ujarnya.

Sepanjang tahun 2025, kegiatan investasi di Purwakarta berhasil menyerap sebanyak 10.802 tenaga kerja Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 6.870 tenaga kerja berasal dari investasi PMA dan 3.932 tenaga kerja dari PMDN.

Pemerintah Kabupaten Purwakarta, lanjut bupati, akan terus menjaga iklim investasi yang kondusif melalui peningkatan kualitas pelayanan perizinan yang mudah, cepat, dan transparan.

Berita Lainnya  Heboh Polisi Tabrak Lari, Diteriaki Warga, Mobil Nyebur ke Kali

Ia berharap capaian investasi ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, memperluas kesempatan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Purwakarta.***

Sumber : jabarnews.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Noel Sebut ‘Parpol Tiga Huruf’ Terlibat Kasus Pemerasan yang Menjeratnya

JAKARTA - Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer alias Noel kini mengungkapkan bahwa partai politik (parpol) yang terlibat dalam kasus dugaan pemerasan pengurusan...

Pemprov Jabar Akhiri Moratorium, 47 Izin Tambang Kembali Boleh Beroperasi

BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) melunak dengan mengakhiri moratorium 47 ijin usaha pertambangan (IUP). Meski demikian, wilayah yang dipimpin Dedi Mulyadi (KDM)...

Terdampak Proyek Jalan Tol, Pemkab Bekasi Pastikan Relokasi SDN 03 Ciledug

BEKASI -  Pemerintah Kabupaten Bekasi menegaskan relokasi Sekolah Dasar Negeri 03 Ciledug Kecamatan Setu, yang terdampak Proyek Strategis Nasional pembangunan jalan tol telah memasuki...

Mediasi Buntu, Ormas GMPI Ancam Demo Kawasan Surya Cipta

KARAWANG - Mediasi Ormas Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI) dengan pihak pengelola Kawasan Surya Cipta berujung buntu. Mediasi yang hanya dihadiri oleh manajer security...

Tolak Trans Beken, Sopir Angkot di Kota Bekasi Gelar Demonstrasi

KOTA BEKASI - Menolak kehadiran Trans Beken yang baru saja diluncurkan, ratusan sopir angkutan kota (angkot) di Kota Bekasi - Jawa Barat menggelar aksi...

Peristiwa

Sopir Mengantuk, Artis Sinetron Diva Siregar Alami Kecelakaan di Tol Jagorawi

BOGOR - Sopir diduga mengantuk, artis sinetron Diva Siregar mengalami kecelakaan di Tol Jagorawi di wilayah Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, sekitar pukul 17.00 WIB, pada Sabtu (7/2/2026). Mobil...

CAPTURE

Berita Pilihan

Pemerintahan

spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Pendidikan

- Advertisement -spot_img

INDEKS

HUKUM

KONTROVERSI