Minggu, Maret 22, 2026
spot_img

50 Pelajar SMP di Karawang Ikuti Pendidikan Bela Negara

KARAWANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) resmi memberangkatkan 50 pelajar jenjang SMP untuk mengikuti Program Pendidikan Bela Negara di Resimen Latihan dan Pertempuran (Menlatpur) Kostrad Sanggabuana, Karawang, Minggu (7/12/2025).

Pelepasan peserta dilakukan di Plaza Pemda Karawang dan dipimpin langsung oleh Bupati Karawang, Aep Syaepuloh. Program pembinaan ini dilaksanakan selama satu minggu dengan fokus pada peningkatan karakter, kedisiplinan, dan wawasan kebangsaan siswa.

Bupati Aep menyampaikan bahwa ke-50 peserta berasal dari 42 sekolah menengah pertama di Karawang, terdiri dari 47 siswa dan 3 siswi. Para peserta terpilih melalui proses evaluasi oleh guru Bimbingan Konseling, wali kelas, serta kepala sekolah terhadap catatan kedisiplinan dan perilaku siswa.

Berita Lainnya  PGRI Bekasi Minta Dilibatkan dalam Setiap Kebijakan Pendidikan

Aep menjelaskan upaya pembinaan tidak hanya fokus pada disiplin dan bela negara, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan dan kerohanian. Dinas kesehatan dilibatkan untuk memberikan edukasi mengenai bahaya obat-obatan, mengingat sebagian peserta sebelumnya sempat terpapar obat keras tertentu.

“MUI juga kita libatkan untuk pendidikan kerohanian, dimana para siswa dididik secara spiritual untuk lebih memahami dampak terkait dengan kegiatan negatif yang mereka lakukan. Bagaimana cara berbakti kepada orang tua dan lainnya,” lanjutnya, dilansir dari Detik.com.

Seluruh peserta yang diberangkatkan merupakan hasil evaluasi sekolah selama lima bulan terakhir. Mereka diketahui memiliki riwayat kenakalan remaja seperti tawuran, penggunaan obat keras tertentu (OKT), bolos sekolah, hingga perundungan. Dari evaluasi tersebut pula muncul tiga siswi yang masuk kategori perlu pembinaan intensif.

Berita Lainnya  Bupati Purwakarta Lobi Mensos Minta Sekolah Rakyat Segera Berdiri

“Ini tentu hasil evaluasi pihak sekolah selama 5 bulan terakhir yah, mereka yang memang sering tidak masuk sekolah, terlibat tawuran, pem-bully-an, dan mengkonsumsi obat keras tertentu, makanya ada 3 diantaranya merupakan siswi,” ungkap Aep.

Menariknya, Aep juga memberangkatkan satu siswa berprestasi yang dinilai mampu menjadi teladan. Siswa tersebut dikenal disiplin, hidup sederhana meski berasal dari keluarga mampu, dan selama ini kerap menjadi panutan bagi teman-temannya. Kehadirannya di program bela negara diharapkan dapat menjadi agen perubahan ketika kembali ke lingkungan sekolah.

Berita Lainnya  Dapat Kabar Siswi Dilecehkan Oknum Tenaga TU, Walkot Tri Langsung Sidak SMPN 52 Bekasi

“Ini memang tugasnya nanti menjadi agen perubahan si sekolahnya maupun murid lain secara umum, karena prinsipnya bela negara ini juga pendidikan yang positif yang harusnya dirasakan semua siswa,” paparnya.

Melalui kegiatan pendidikan bela negara ini, Aep berharap terjadi perubahan karakter yang signifikan pada para peserta. Program tersebut diharapkan mampu menekan angka kenakalan remaja dan menciptakan situasi belajar yang lebih kondusif di sekolah.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

Yusril Minta Polisi Ungkap Siapa Aktor Intelektualnya

JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto mengungkap tersangka pelaku teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus adalah empat prajurit TNI. Empat orang ini disebut...

Kapolres Cilacap Bantah Terima THR Lebaran dari Bupati

CILACAP - Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, menanggapi pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut dirinya sebagai salah satu pihak yang diduga menjadi...

Polda Metro Jaya Ungkap Perkembangan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terkini kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus. Pelaku diduga berjumlah empat orang dengan...

Hukum

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan