Senin, Maret 23, 2026
spot_img

Warga Setu-Bekasi Heboh Temuan Cacahan Kertas Diduga Uang

BEKASI – Temuan cacahan kertas diduga berasal dari uang kertas pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu di TPS liar di Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, sontak membuat heboh warga.

Temuan ini pertama kali ditemukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bekasi yang akan mengecek keberadaan sampah limbah medis diĀ TPS liarĀ tersebut. Namun petugas justru menemukan cacahan kertas diduga dari uang tunai.

“Dalam peninjauan tidak ditemukan limbah medis, maupunĀ sludgeĀ seperti yang diberitakan media. Namun ditemukan cacahan uang berwarna merah,” tutur Dedi Kurniawan, Humas DLH Bekasi, dilansir dari Detik.com, Rabu (4/2/2026).

Berita Lainnya  Gus Yaqut Ditahan KPK, Cak Imin: Enggak Ada Hubungannya Sama Saya

Pengecekan ini sendiri dilakukan tim DLH Kabupaten Bekasi yang mendampingiĀ Kementerian LH Direktorat PLB3,Ā pada Jumat (30/1), ke TPS liar milik H. Santo.

Di sana, petugas juga menemukan kantong plastik berwarna kuning yang biasa digunakan untuk menyimpan limbah medis, namun tidak ditemukan limbah medis di dalamnya.

Penemuan cacahan kertas berwarna merah dan biru diduga uang pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu itu viral di media sosial (medsos). Tampak potongan kertas merah dan biru itu ada di sejumlah titik.

Berita Lainnya  Konflik of Interest, Suami dan Anak Nikmati Duit Hasil Korupsi Proyek Pemkab

Selain itu, potongan kertas ditemukan di dalam karung-karung yang ada diĀ TPS liarĀ itu. Pihak DLH Kabupaten Bekasi masih menelusuri pihak pembuang sampah potongan kertas diduga uang tersebut.

“Selanjutnya, KLH akan berkoordinasi dengan pemilik tanah serta RT setempat untuk menggali informasi lebih lanjut terkait sumber sampah pihak pengangkut dan penghasilnya,” ujarnya.***

Sumber : Detik.com

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori Ditangkap Saat akan Melarikan Diri

JAKARTAĀ - Polisi menangkap WNA Irak berinisial F yang merupakan pelaku pembunuhan cucu seniman senior Mpok Nori, DA (37) di Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur....

Pemerintah Wacanakan Siswa Belajar di Rumah

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan kebijakan efisiensi energi perlu mempertimbangkan pengalaman saat masa pandemi COVID-19. "Langkah efisiensi...

Prabowo Lanjutkan Program MBG : Dari Pada Uang Dikorupsi!

JAKARTA - Presiden Prabowo SubiantoĀ menegaskan komitmennya melanjutkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai prioritas pemerintah di tengah berbagai kritik dan tantangan fiskal. Menurut Prabowo, program...

Sudah Dilarang Dedi Mulyadi, Para Penyapu Koin Tetap Beraksi

SUBANG – Penyapu koin di Kabupaten Indramayu-Subang, Jawa Barat tetap nekat berburu recehan di tengah arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Seperti diketahui,...

Sejumlah Pemuda Tak Dikenal Serang Jemaah Musola yang Sedang Takbiran, 3 Warga Luka Akibat Sabetan Sajam

KARAWANG - Sejumlah pemuda tak dikenal tiba-tiba melakukan tindakan penyerangan terhadap jemaah musola yang sedang melaksanakan takbiran di Musola Al Mubarokah, di Kampung Cengkeh...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan