Kamis, Maret 26, 2026
spot_img

Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Jatiluhur Terendam

Ratusan rumah di Kampung Batu layang, Desa Cikao Bandung, Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta terendam banjir. Ketinggian air banjir bervariasi mulai dari 30 centimeter hingga 1,5 meter.

Kondisi ini terjadi sejak Sabtu (08/3/2025) sore saat hujan deras mengguyur wilayah kabupaten Purwakarta.

Menurut Kasa, Ketua RT, luapan air datang secara tiba-tiba dan dengan cepat merendam permukiman warga, selain karena curah hujan yang tinggi, juga adanya tanggul jebol sehingga air langsung masuk ke permukiman.

Berita Lainnya  Bus Pariwisata Ludes Terbakar di Tol Cipali Km 95

“Kemungkinan ada ratusan, karena dampak banjir ini enggak satu RT, ada RT 5 di sebelah sana RT 9 ada RT 10 ada, sementara di RT saya sekitar hampir 100 KK, ketinggian paling tinggi itu 1,5 meter,” ujar Kasa ditemui awak media di lokasi banjir, Sabtu (8/3/2025) malam.

Pantauan detikJabar, akibat air yang masih terus meninggi, pihak PLN terpaksa mematikan aliran listrik dan lokasi banjir pun gelap gulita, warga yang rumahnya terendam sebagian besar ditinggalkan pemilik, mereka harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Berita Lainnya  IRT Tewas Bersimbah Darah Jelang Shalat Idul Fitri

Sementara petugas gabungan dari BPBD, damkar, TNI-Polri dan relawan terus melakukan penyisiran ke rumah-rumah warga untuk membantu warga untuk dievakuasi.

Petugas membagi zona penyisiran baik menggunakan perahu karet atau penyisiran secara manual jalan kaki.

“Sebelumnya udah waktu tahun 2010, ini baru parah lagi, biasanya enggak seperti ini, banjir paling sedikit menggenang dari air hujan, ini air langsung ke permukiman karena tanggul Cinangkanya jebol,” bebernya.

Sementara bencana banjir ini dibenarkan oleh Kalak BPBD Purwakarta Heryadi Erlan, sampai saat ini ia masih fokus mengevakuasi warga dan belum melakukan pendataan lebih lengkap.

Berita Lainnya  Sejumlah Pemuda Tak Dikenal Serang Jemaah Musola yang Sedang Takbiran, 3 Warga Luka Akibat Sabetan Sajam

“Kita masih fokus evakuasi warga, demi keselamatan,” ucapnya singkat. (Detik.com)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kangkangi Inpres, IWOI Karawang Soroti Minimnya Keterlibatan KDKMP dalam Program MBG

KARAWANG — Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Karawang menyoroti dugaan pelanggaran terhadap Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan...

Pakar Hukum : KPK Mending di Bawah Kejagung dan Polri

JAKARTA - Pakar Hukum Pidana Universitas Brawijaya, Aan Eko Widiarto menilai, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepatutnya menjadi lembaga di bawah Kejaksaan Agung (Kejagung) atau...

Tangan Tak Diborgol, Gus Yaqut Kembali Jadi Tahanan Rutan

JAKARTA - Tangan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas tak diborgol saat kembali ditahan usai sempat dialihkan menjadi tahanan rumah. KPK mengatakan petugas...

Disuruh PL Buat Ngecek Warem, Pria ini Malah Temukan Pemilik Tempat Karaoke Tewas Membusuk

SUBANG - Warga Pantura di wilayah Patokbeusi, Kabupaten Subang, digegerkan dengan penemuan jenazah pemilik warung remang-remang (Warem). Korban bernama Ani Anggraeni (47), warga Tasikmalaya,...

Kecelakaan Maut di Majalengka, 6 Pemudik Asal Rengasdengklok Tewas

MAJALENGKA - Kecelakaan maut menimpa mobil travel jenis Elf yang membawa rombongan pemudik di turunan Desa Maniis, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (23/3/2026) malam....

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan