Minggu, Maret 22, 2026
spot_img

SPPG Bermasalah Ditutup Sementara hingga Wajib SLHS

JAKARTA – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau ZulhasĀ mengatakan pemerintah telah mengambil beberapa tindakan usai kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di beberapa sekolah.

Hal itu diungkapkan Zulhas dalamĀ Rapat Koordinasi Penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) pada Program Prioritas Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Jakarta, pada Minggu (28/9/2025) siang.

“Bagi pemerintah keselamatan anak adalah prioritas utama kami, insiden (keracunan-red) bukan sekedar angka tetapi menyangkut keselamatan generasi penerus,” kata Zulhas dalamĀ Breaking News KompasTV.

Berita Lainnya  Update Longsor TPST Bantargebang : 6 Meninggal, 6 Selamat, 1 Masih Pencarian

Oleh sebab itu, kata Zulhas, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program MBG yang bermasalah akan ditutup sementara, dievaluasi, dan dilakukan investigasi.

“Salah satu evaluasi yang dilakukan adalah mengenai kedisiplinan, kualitias, kemampuan, dan juru masak, tidak hanya di tempat yang terjadi (keracunan) tetapi di seluruh SPPG,” ungkapnya.

Zulhas juga menyebut, SPPG juga diwajibkan untuk sterilisasi seluruh alat makan dan memperbaiki proses sanitasi, khususnya kualitas air dan pengolahan limbah

Berita Lainnya  Laskar NKRI Gelar Bukber dan Bagikan Seribu Takjil

Selain itu, pemerintah juga mewajibkan SPPG memiliki Sertifikat Laik Higienis Sanitasi (SLHS).

“Kemudian Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (dulu hanya) syarat, tetapi pasca-kejadian (keracunan MBG belakangan) harus atau wajib hukumnya setiap SPPG harus punya SLHS. Akan dicek. Kalau enggak ada, ini akan kejadian lagi, kejadian lagi,ā€ kata Zulhas.***

Artikel ini telah tayang di KompasTV : https://www.kompas.tv/nasional/620048/kebijakan-pemerintah-usai-kasus-keracunan-mbg-sppg-bermasalah-ditutup-sementara-hingga-wajib-slhs

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Gus Yaqut Menghilang di Rutan, Ternyata Jadi Tahanan Rumah

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) membenarkan mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) tak lagi menjalani penahanan di Rumah...

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematikaĀ Roy SuryoĀ mengaku tidak akan membelaĀ Rismon SianiparĀ yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazahĀ palsu S2...

Yusril Minta Polisi Ungkap Siapa Aktor Intelektualnya

JAKARTA - Komandan PuspomĀ TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto mengungkap tersangka pelaku teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraSĀ AndrieĀ YunusĀ adalah empat prajurit TNI. Empat orang ini disebut...

Kapolres Cilacap Bantah Terima THR Lebaran dari Bupati

CILACAP - Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, menanggapi pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut dirinya sebagai salah satu pihak yang diduga menjadi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan