Minggu, Maret 22, 2026
spot_img

Ribuan ASN di Kota Bekasi Belum Bayar Pajak Kendaraan

KOTA BEKASI – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintahan Kota Bekasi terdata belum membayar pajak kendaraan. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi, Solikhin, mengatakan data tersebut ia dapatkan dari kantor Samsat.

“Berdasarkan data dari Samsat Kota Bekasi terdapat 10 ribuan kendaraan bermotor (milik ASN) yang belum membayar pajaknya, akan tetapi data tersebut belum terverifikasi terhadap kendaraan yang sudah terjual,” katanya, Jumat (12/12/2025).

Solikhin pun meminta kepada ASN untuk segera membayar pajak kendaraan melalui aplikasi Sapawarga atau mendatangi langsung kantor Samsat Kota Bekasi. Selain itu, dia juga mengimbau ASN agar memperbarui data kepemilikan kendaraan yang dimiliki.

Berita Lainnya  Posko Mudik Cikopo Didesain Nuansa Sunda

“Apabila kendaraan tersebut sudah bukan menjadi miliknya, agar dilakukan pemblokiran, dan untuk kendaraan yang masih menjadi miliknya agar segera membayarkan pajaknya,” kata dia.

Sebelumnya, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, bakal melarang kendaraan yang belum membayar pajak milik ASN masuk kawasan kantor Pemerintah Kota Bekasi. Selain ASN, Tri juga bakal melarang kendaraan yang belum melunasi pajak milik masyarakat.

“Untuk aturan itu masih tindakan awal, yang bentuknya adalah sosialisasi,” kata Tri, Rabu, 10 Desember 2025.

Berita Lainnya  Bayar Pajak Kendaraan Selama Libur Lebaran, Pemprov Jabar Beri Diskon 10%

Tri juga menyampaikan, aturan tersebut akan diterapkan di lingkungan ASN Pemkot Bekasi terlebih dahulu. Langkah itu diharapkan bisa memberikan contoh bagi masyarakat yang taat membayar pajak.

“Tentu keteladanan harus dimulai dari aparatur pemerintah, dan kami hari ini sedang giat-giatnya meningkatkan pendapatan daerah,” kata dia.***

Sumber : IDN Times

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

Yusril Minta Polisi Ungkap Siapa Aktor Intelektualnya

JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto mengungkap tersangka pelaku teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus adalah empat prajurit TNI. Empat orang ini disebut...

Kapolres Cilacap Bantah Terima THR Lebaran dari Bupati

CILACAP - Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, menanggapi pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut dirinya sebagai salah satu pihak yang diduga menjadi...

Polda Metro Jaya Ungkap Perkembangan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terkini kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus. Pelaku diduga berjumlah empat orang dengan...

Hukum

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan