Minggu, Maret 22, 2026
spot_img

Polda Jabar Kebanjiran Laporan YouTober Resbob, KDM hingga Kang Sule Angkat Bicara

BANDUNG – Pria berinisial MAF kini sedang berurusan dengan hukum. YouTuber sekaligus streamer dengan akun RESBOB itu diduga mengucapkan ujaran kebencian terhadap Viking Persib Club (VPC) dan penghinaan terhadap suku Sunda saat melakukan siaran langsung (live streaming).

MAF sudah menyampaikan permohonan maaf melalui media sosial (medsos) pribadinya. Namun, Kabid Humas Polda Kabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, proses hukum tetap berlanjut.

“Karena menimbulkan kegaduhan maka Polda Jabar responsif untuk melakukan upaya hukum,” kata Hendra, dilansir dari Detik.com, Sabtu (13/12/2025).

Hendra membenarkan, jika laporan terhadap Youtuber Resbob banyak, tapi hanya satu laporan yang ditindaklanjuti.

“Adapun banyak ormas yang melaporkan hanya satu yang diterima, cukup karena obyek yangg dilaporkan sama,” ujarnya.

Sebelumnya, pelaporan ini dilakukan perwakilan Viking Fans Club melalui Ferdy Rizki ke Direktorat Reserse Siber Polda Jabar. Hendra menyebut laporan sudah diterima.

“Iya, kami sudah profiling akun pelaku hate speech terhadap Viking dan Warga Jabar,” kata Hendra, Jumat (12/12).

Berita Lainnya  Polisi Pastikan Ermanto Usman Tewas Dibunuh Perampok

Hendra mengatakan, saat ini penyidik Ditressiber Polda Jabar menindaklanjuti laporan tersebut. “Kami juga sudah melakukan penyelidikan,” ujarnya.

“Penerimaan LP untuk melengkapi proses hukum menguatkan saksi korban,” tambahnya.

Komentar Pedas Dedi Mulyadi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, buka suara soal kasus dugaan penghinaan terhadap Suku Sunda yang dilakukan YouTuber Resbob.

Pernyataannya langsung menyita perhatian publik karena disampaikan dengan kalimat tajam di tengah kunjungannya ke lokasi bencana di Aceh.

Saat memantau kondisi warga yang terdampak pemadaman listrik pascabanjir, Kang Dedi Mulyadi (KDM) menyinggung ramainya polemik Resbob di media sosial.

“Warga Aceh ngopi sambil numpang charge handphone karena listrik masih padam di beberapa tempat. Warga Sunda sedang ramai dengan Resbob,” kata Dedi Mulyadi seperti dikutip dari Instagramnya yang tayang pada Kamis (11/12/2025).

Ia meminta masyarakat Sunda untuk tetap tenang dan tidak terpancing emosi meski kasus itu memicu kegaduhan besar.

Ia kemudian mengimbau masyarakat Sunda untuk tetap tenang dan tidak terpancing emosi meski kasus itu memicu kegaduhan besar di dunia maya.

Berita Lainnya  Kapolres Cilacap 'Kecipratan' THR Lebaran dari Bupati Syamsul Auliya

“Stay calm karena kita ahli membunuh tanpa menyentuh,” katanya lagi.

Ia juga mengimbau agar warga tak tersulut emosi dan provokasi.

Gubernur Jabar itu menegaskan bahwa kini kasus pemilik akun Resbob yang menghina suku Sunda itu sudah dilaporkan ke polisi.

“Sudah dilaporkan, biarkan hukum yang menyentuh, jangan kotori mulut dan tangan kita lagi,” tegasnya, dikutip dari Insta Story-nya.

Dedi juga menasihati agar warga tetap menjaga sikap sopan santun sebagai nilai yang selama ini dikenal dimiliki suku Sunda.

“Mati karena kerinduan pada sikap sopan santun yang ditunjukan,” ungkapnya.

Sule Ikut Angkat Bicara!

Pelawak senior Tanah Air, Entis Sutisna atau Sule, angkat suara setelah sebuah video yang menampilkan YouTuber bernama Resbob diduga menghina orang Sunda beredar luas di media sosial.

Melalui sebuah video yang diunggah di media sosial pada Kamis, 11 Desember 2025, Sule menyampaikan kekecewaan dan kemarahannya.

Berita Lainnya  4 Produsen dan Pengedar Uang Palsu Asal Jawa Barat Ditangkap

“Sekarang yang lagi ramai, siapa si Resbob itu ya? Kalau menurut saya, mungkin dia sedang mabuk, tolol, rese,” ujar Sule dalam unggahannya, dilansir dari PikiranRakyat.

Sule menegaskan bahwa pernyataan bernada rasis tidak dapat dibenarkan. Ia bahkan menyebut ucapan Resbob lebih buruk daripada hewan yang ia jadikan bahan hinaan dalam videonya.

“Kalau sudah menyangkut rasis, dengarkan. Anjing itu najis liurnya, tapi anjing tetap setia dan masih punya etika. Mulut Anda lebih najis daripada anjing,” kata Sule.

Ayah dari penyanyi Rizky Febian itu juga memberikan peringatan keras kepada Resbob agar lebih berhati-hati dalam berbicara.

“Ingat itu. Anda rendah di pandangan manusia. Semoga selamat dunia akhirat. Hati-hati,” tutupnya.

Sumber : Detik.com – PikiranRakyat.com.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

Yusril Minta Polisi Ungkap Siapa Aktor Intelektualnya

JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto mengungkap tersangka pelaku teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus adalah empat prajurit TNI. Empat orang ini disebut...

Kapolres Cilacap Bantah Terima THR Lebaran dari Bupati

CILACAP - Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, menanggapi pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut dirinya sebagai salah satu pihak yang diduga menjadi...

Polda Metro Jaya Ungkap Perkembangan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terkini kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus. Pelaku diduga berjumlah empat orang dengan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan