Minggu, Maret 22, 2026
spot_img

Pelaku Penyiraman Air ke Dedi Mulyadi Bawa Jimat

BEKASI – Kegiatan ‘Nganjang ka Warga’ Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi di Desa Wanasari Cibitung Kabupaten Bekasi pada Jumat (20/6/2025), diwarnai insiden kurang mengenakan.

Yaitu dimana seorang pria menyiramkan air ke arah Dedi Mulyadi saat sedang berjalan menuju panggung utama.

Antusiasme warga yang saling berdesakan menyambut sang gubernur, akhirnya ajudan dan aparat keamanan tak bisa mengantisipasi kejadian ini.

Alhasil, seorang pria berkaus putih bertuliskan ‘Clasic’ tiba-tiba menyiram air dari botol mineral ke arah sang gubernur.

Petugas pengamanan dari Satpol PP, Polisi, dan TNI langsung bertindak cepat mengamankan si pria tersebut dari kerumunan.

Berita Lainnya  Lebih Berat, Vonis Terdakwa Korupsi Petrogas Karawang Bertambah Jadi 4 Tahun

Alasan Pelaku Anaknya Terjepit

Pelaku, yang diketahui berasal dari Narogong, mengaku nekat menyiram air karena melihat anaknya tergencet di tengah kerumunan warga yang padat.

“Tadi bocah kegencet, Bang. Saya sudah teriak ‘Woi, tolong woi’,” ujarnya saat diperiksa, seperti dikutip dari kanal YouTube Petualang dan Explore, Sabtu (21/6/2025).

Pelaku mengaku datang ke lokasi bersama istri dan anaknya. Ia juga menyatakan bahwa tindakannya dilakukan spontan, bukan karena hasutan atau suruhan pihak manapun.

“Gak, demi Allah. Bukan disuruh siapa-siapa,” katanya.

Polisi Temukan Jimat di Tas Pelaku

Berita Lainnya  Gus Yaqut Pakai Rompi Orange : Saya Tidak Menerima Uang Sepeser pun...

Saat penggeledahan, petugas menemukan jimat di dalam tas pelaku. Namun, ia menampik jimat itu untuk kekebalan.

“Ini jimat buat usaha, Pak. Namanya juga usaha, yang penting halal,” ucap pria yang mengaku bekerja sebagai tukang bangunan itu.

Dedi Mulyadi Tak Tersulut Emosi

Menariknya, Gubernur Dedi Mulyadi sama sekali tidak menyinggung insiden penyiraman tersebut dalam sambutannya. Ia tetap melanjutkan agenda dan berbicara soal komitmennya membangun daerah.

“Kalau saya jadi gubernur tapi tidak mencintai Bekasi, ngapain datang ke sini capek-capek. Mending di Bandung diam saja,” kata Dedi.

Berita Lainnya  2 Bupati Sudah Jadi Tersangka, KPK Ingatkan Kepala Daerah Tidak Minta Jatah THR

Ia hanya sempat menyinggung suasana padatnya kerumunan warga saat menyambut dirinya.

“Aing teh ditarik-tarik, diremes, beak aing (Saya ditarik ke sana ke mari, diremas, habis saya),” ucapnya sambil tersenyum.

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari kepolisian apakah pria tersebut akan diproses hukum lebih lanjut.

Pihak Pemprov Jawa Barat maupun panitia acara juga belum memberikan tanggapan resmi terkait insiden tersebut. (Sumber : GoBelaskid)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

Yusril Minta Polisi Ungkap Siapa Aktor Intelektualnya

JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto mengungkap tersangka pelaku teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus adalah empat prajurit TNI. Empat orang ini disebut...

Kapolres Cilacap Bantah Terima THR Lebaran dari Bupati

CILACAP - Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, menanggapi pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut dirinya sebagai salah satu pihak yang diduga menjadi...

Polda Metro Jaya Ungkap Perkembangan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terkini kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus. Pelaku diduga berjumlah empat orang dengan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan