Kamis, Februari 12, 2026
spot_img

Patrick Kluivert Dalam Bayang-bayang STY, Harus Dipecat Jika…?

BOGOR – Baru-baru ini wakil ketua Komisi AVI DPR RI, Andre Rosiade yang juga selaku Penasihat Tim Semen Padang FC mengomentari soal perkembangan sepakbola Indonesia.

Bahkan, mertua Pratama Arhan itu menaruh harapan besar agar Timnas Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia 2026.

Seperti diketahui, kans skuad Garuda lolos ke Piala Dunia 2026 kembali lagi tersaji pada putaran keempat Piala Dunia 2026 Zona Asia yang bergulir Oktober mendatang.

Maka dari itu, Andre Rosiade pun berharap pelatih Patrick Kluivert bisa meramu tim lebih baik lagi pada putaran keempat nanti.

“Harapan saya sebagai Warga Negara Indonesia berharap tim pelatih Patrick Kluivert dkk harus menunjukkan kualitas dan kemampuannya. Buktikan kalau Pak Erick mengganti STY itu adalah pilihan yang benar,” beber Andre Rosiade usai pembukaan turnamen usia dini Andre Rosiade Cup di ASIOP Training Ground, Sentul, Bogor, Sabtu (28/6/2025).

Foto edit Redaksi Opiniplus.com.

Sebaliknya, Andre Rosiade yang merupakan politisi partai Gerindra itu menegaskan apabila gagal membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Patrick Kluivert harus dipecat.

Menurutnya hal itu adalah konsekuensi atau tanggung jawab pelatih sebagaimana PSSI bisa memecat Shin Tae-yong sebelumnya.

“Kalau gagal di putaran keempat (tidak lolos Piala Dunia 2026) ya menurut saya Pateick Kluivert dkk. harus dipecat, konsekuensi,” tegas Andre Rosiade.

“Anda memecat STY dalam rangka memilih prestasi yang lebih bagus dan bisa lolos ke Piala dunia kalau tidak mampu yang dipecat saja,” lanjutnya.

Selain itu, ia juga beberkan, bahwa PSSI benar-benar mensuport kegiatan dan program Patrick Kluivert.

Untuk itu, ia menilai, pemecatan adalah hal yang pantas apabila ada seorang pelatih yang gagal meraih target yang telah diusung.

“Tim (kepelatihan Korea) kemarin berapa 5-9 orang kan. Ini yang dari Belanda tim kepelatihan Patrick ada 14 orang loh kemana-kemana naik busines class. luar biasa dukungan PSSI jadi kalau tidak berhasil ke Piala Dunia ya pecat dong,” ucap Andre Rosiade.

“Tidak masalah kalau PSSI tetap kerja sama dengan KNVB itu hak PSSI tapi kan masih banyak pelatih Belanda lainnya yang lebih berkualitas,” pungkasnya. (Sumber : tvonenews)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ajukan Praperadilan, Gus Yaqut Melawan

JAKARTA - Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas alias Gua Yaqut melawan penetapan tersangka oleh KPK dengan mengajukan praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan....

Cekcok dengan Kekasih, Karyawan Swasta di Karawang Gantung Diri

KARAWANG - Seorang karyawan swasta berinisial YFT (32) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di kamar kontrakannya di Kampung Karangsinom, Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur,...

Pengurus Dekranasda Karawang Resmi Dikukuhkan

KARAWANG - Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, menghadiri acara Pengukuhan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Karawang Periode Tahun 2025–2030 yang dilaksanakan pada...

Malu Lahirkan Anak di Luar Nikah, Pasangan Sejoli Tinggalkan Bayi di Apartemen

KOTA BEKASI - Sepasang kekasih berinisial RO (22) dan NM (24) ditangkap setelah menelantarkan bayi laki-laki yang baru lahir di sebuah unit apartemen di...

Pedagang Pasar Tumpah Simpang SGC Direlokasi 13 Februari

BEKASI – Pasca mendapatkan penolakan dari warga  di Jalan Tumaritis, Pemerintah Kabupaten Bekasi akhirnya memutuskan kembali untuk merelokasi ratusan pedagang di pasar tumpah simpang...

Peristiwa

Cekcok dengan Kekasih, Karyawan Swasta di Karawang Gantung Diri

KARAWANG - Seorang karyawan swasta berinisial YFT (32) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di kamar kontrakannya di Kampung Karangsinom, Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur,...

CAPTURE

Berita Pilihan

Pemerintahan

spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Pendidikan

- Advertisement -spot_img

INDEKS

HUKUM

KONTROVERSI