Selasa, September 15, 2026
spot_img

Bupati Aep Tegaskan Fasos-fasum Perumahan Harus di Satu Titik

KARAWANG – Bupati Karawang Aep Syaepuloh menegaskan agar pengembang perumahan di wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat memenuhi fasilitas umum dan fasilitas sosial di satu kawasan yang representatif.

“Fasos (fasilitas sosial) dan Fasum (fasilitas umum) harus dipenuhi oleh pengembang perumahan. Keberadaannya harus dipusatkan di satu titik kawasan,” kata bupati di Karawang, Jumat.

Ia menekankan agar fasos dan fasum itu tidak tercecer di titik lokasi yang berbeda.

Menurut dia, keberadaan fasos dan fasum itu semuanya harus terfokus di satu titik. Sehingga luas lahannya cukup untuk Pemkab Karawang membangun pelayanan dasar seperti sekolah, layanan kesehatan, Posyandu, hingga taman bermain.

Berita Lainnya  'Motekar Preneur' Dimulai, Omzet UMKM Ditarget Tembus Rp 1 Miliar

Bupati menekankan hal tersebut kepada pengembang perumahan karena cukup banyak keluhan masyarakat Karawang yang sudah puluhan tahun tinggal di kompleks perumahan, namun kesulitan mengakses fasilitas publik, termasuk tempat ibadah.

Ke depannya, setiap pengajuan site plan perumahan akan diperkuat dengan Peraturan Bupati yang melibatkan Dinas PUPR dan Dinas PRKP.

Jadi nanti ketentuannya itu mengatur fasos dan fasum harus menyatu di satu titik kawasan. Sehingga bisa dioptimalkan untuk pembangunan fasilitas publik.

Berita Lainnya  Siswi Berprestasi di Karo yang Keracunan MBG Alami Gangguan Ingatan hingga 70 Persen

“Dengan model terpadu, lahan yang ada bisa digunakan untuk membangun sekolah, layanan kesehatan, ruang terbuka hijau, hingga fasilitas ibadah. Jangan sampai warga hanya mendapat rumah tanpa fasilitas penunjang yang memadai,” katanya.

Selain itu, bupati juga menekankan agar pengembang perumahan juga wajib membangun infrastruktur dasar, mulai dari jalan, saluran air, jembatan, hingga sarana ibadah.

“Semua itu adalah bentuk tanggung jawab pengembang kepada masyarakat. Jangan sampai setelah warga menempati rumah, mereka justru kesulitan akses fasilitas pendukung,” katanya.***

Berita Lainnya  Masyarakat Tandatangani Petisi Dukungan 'Kawasan Tanpa Rokok'

Artikel ini telah tayang di AntaraNews.com : https://megapolitan-antaranews-com.cdn.ampproject.org/v/s/megapolitan.antaranews.com/amp/berita/446893/bupati-karawang-sebut-pengembang-perumahan-penuhi-fasos-fasum-di-satu-titik?amp_gsa=1&amp_js_v=a9&usqp=mq331AQIUAKwASCAAgM%3D#amp_tf=Dari%20%251%24s&aoh=17596575311619&referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com&ampshare=https%3A%2F%2Fmegapolitan.antaranews.com%2Fberita%2F446893%2Fbupati-karawang-sebut-pengembang-perumahan-penuhi-fasos-fasum-di-satu-titik

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ramai Fenomena Planet Venus Berdekatan dengan Bulan Sabit, ini Penjelasan BRIN

JAKARTA - Fenomena langit malam berupa bulan sabit yang tampak berdampingan dengan sebuah titik cahaya terang di langit pada Senin (14/9/2026) malam, akhirnya terjawab....

Purbaya Dicopot dari Jabatannya Saat Rapat Bersama Komite IV DPD RI, Digantikan Suahasil Nazara

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendapat panggilan telepon penting dari Istana dan meninggalkan ruang rapat gabungan di Kompleks Parlemen pada Senin, 14...

KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek, pada Senin (14/9/2026). Beberapa di antaranya ada Direktur...

Mantan Bupati Bekasi Divonis 6 Tahun Penjara, Bayar Rp 10,4 Miliar, Hak Politik Dicabut 10 Tahun

BANDUNG - Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang divonis enam tahun penjara dalam perkara tindak pidana korupsi. Putusan dibacakan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Bandung...

Setelah Aksi Tanam Pohon Pisang di Jalan Badami-Loji, Warga Karawang Selatan Demo Dedi Mulyadi

KARAWANG - Setelah sebelumnya melakukan aksi tanam pohon pisang di Jalan Badami-Loji, kini warga Karawang Selatan melakukan aksi demonstrasi terhadap Gubernur Jawa Barat, Kang...

Hukum

KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek, pada Senin (14/9/2026). Beberapa di antaranya ada Direktur...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan