Selasa, September 22, 2026
Google search engine

Bikin Macet, Pemkot Bekasi Batalkan Jam Masuk Sekolah 06.30 WIB

Setelah Evaluasi, Hanya Diberlakukan Bagi Sekolah SMA

BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi resmi mengembalikan jam masuk sekolah tingkat SD dan SMP dari pukul 06.30 WIB menjadi pukul 07.00 WIB.

Perubahan ini dilakukan menyusul dampak negatif dari kebijakan sebelumnya yang menimbulkan kemacetan di sejumlah titik, terutama di sekitar kawasan sekolah.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan keputusan ini diambil setelah dilakukan evaluasi selama satu pekan terhadap penerapan jam masuk pukul 06.30 WIB.

“Ini berdasarkan evaluasi, baik dari sisi psikologis dan transportasi,” ujar Tri saat ditemui di Kantor Pemkot Bekasi, Senin (21/7/2025).

Berita Lainnya  20 Sekolah di Bekasi Ikuti Penilaian Adiwiyata Tahun 2026

Menurut Tri, kemacetan terjadi karena para pelajar dan pekerja berangkat di waktu yang hampir bersamaan. Hal itu menyebabkan penumpukan kendaraan di beberapa ruas jalan.

Kebijakan Sekolah Lebih Pagi di Jabar Butuh Kajian pada Banyak Aspek

“Ternyata dengan bertumpuknya pada jam yang sama, ini membuat terjadi berbagai antrean dan kemudian kemacetan di beberapa ruas jalan terutama di lokasi-lokasi kawasan tempat sekolah,” ungkapnya.

Tri menambahkan, keputusan untuk mengembalikan jam masuk sekolah juga mempertimbangkan aspirasi masyarakat, termasuk dari kalangan pengusaha, orangtua siswa, hingga aparatur pemerintah.

Berita Lainnya  Ibu Guru ini Didatangi Pejabat Kampar, Setelah Viralkan Bangunan Sekolah Berdinding Triplek

“Yang pertama tentu mendengarkan masyarakat, stakeholder pengusaha, kemudian aparat pemerintah, sejak awal kita minta untuk mereka melakukan evaluasi dari hari ke hari,” ucap dia.

Dari hasil uji coba selama sepekan, Tri menyimpulkan, Kota Bekasi belum cocok menerapkan jam masuk sekolah pada pukul 06.30 WIB untuk semua jenjang.

Namun demikian, kebijakan masuk pukul 06.30 WIB tetap berlaku untuk pelajar tingkat SMA.

“Berdasarkan hasil uji coba selama seminggu itu ternyata tidak pas, oleh karena itu perlu adanya modifikasi, makanya bagi yang SMA 06.30 WIB, SD dan SMP jam 07.00 WIB,” terang Tri.

Berita Lainnya  FH UNSIKA Gelar Seminar Jurnalistik, Bahas Peran Media dalam Membentuk Kesadaran Publik

Tri juga mengaku telah berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait perubahan jam masuk sekolah ini.

Sebelumnya, Kota Bekasi menerapkan jam masuk pukul 06.30 WIB mengikuti kebijakan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Aturan ini sudah berjalan selama satu pekan.

Sumber : Kompas

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Satir Tajam Ketika Guru Disuruh Mencium Bau MBG : “Guru Berubah Fungsi Jadi Anjing Pelacak”

Guru bernama Desy Idayanti viral setelah melontarkan satir tajam yang menyebut guru kini seperti anjing pelacak, karena harus mencium dan memeriksa makanan program Makan...

KPK Lakukan OTT Bupati Boltara, 13 Orang Lainnya juga Diamankan

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena. KPK menangkap Sirajudin di Jakarta. "Untuk Bupati diamankan di Jakarta," terang...

Cekcok Masalah Biaya Obat Anak, Wanita ini Tusuk Mantan Suaminya hingga Tewas

Seorang ASN berinisial AN (32) tewas ditusuk oleh mantan istrinya berinisial DK (28) atau DLA, di lingkungan Kantor Inspektorat Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI),...

Ratusan Gelondongan Kayu Berlabel Kemenhut Terdampar di Pesisir Pantai Sumenep

Ratusan gelondongan kayu berukuran besar berlabel Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terdampar di pesisir Pantai Desa Bicabbi dan Desa Dungkek, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur,...

2 Pemuda Pemeran ‘A Day in My Life’ Ditetapkan Tersangka, Positif Mengidap HIV

Dua pria pemeran video asusila sesama jenis di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, kini telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Polres...

Hukum

KPK Lakukan OTT Bupati Boltara, 13 Orang Lainnya juga Diamankan

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena. KPK menangkap Sirajudin di Jakarta. "Untuk Bupati diamankan di Jakarta," terang...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan