Rabu, September 23, 2026
Google search engine

Jenal Mutaqin Temui Pengamen Viral yang Ngamuk di Angkot

BOGOR – Secara khusus, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyambangi Mapolsek Bogor Tengah, Rabu (23/7/2025). Kedatangannya untuk menemui Dani (29), seorang pengamen yang viral karena mengamuk di dalam angkutan kota (angkot) beberapa hari sebelumnya.

Dani diringkus pada Selasa (22/7/2025) malam oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Bogor bersama aparat kepolisian di rumahnya yang berada di wilayah Bogor Utara.

Jenal Mutaqin berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di Kota Bogor.

“Tentu saya berharap kejadian seperti ini tidak lagi terulang di Kota Bogor. Kami sangat mengandalkan partisipasi masyarakat untuk melaporkan keresahan maupun ketidaknyamanan di lingkungannya,” tutur Jenal Mutaqin.

Berita Lainnya  Ribuan Pelajar di Wamena Aksi Tolak MBG : "Kami Minta Sekolah Gratis"

Jenal Mutaqin menyadari memang masih banyak pengamen yang berkeliaran di jalan dan di angkutan kota. Hanya saja, Jenal Mutaqin memastikan Dani bukan bagian dari pengamen yang sudah dilakukan pembinaan.

“Dia tidak masuk dalam data komunitas binaan kami. Dari keterangannya, baru dua hari mengamen. Meski begitu, pendekatan dan pembinaan tetap menjadi kewajiban kita bersama,” ungkapnya.

Lebih jauh, Jenal Mutaqin mengatakan, Dani masih memiliki tanggungan anak dari mantan istrinya. Oleh karena itu, Dani diberikan solusi lain pengganti aktivitas mengamennya.

Berita Lainnya  KAHMI Karawang Gelar Syukuran Sederhana : "Yakin Usaha Sampai, Karawang Maju"

“Selain tadi sanksi yang diterapkan oleh Polresta Bogor Kota melalui polsek. Saya tawarkan juga Dani untuk jadi tenaga penyapu lingkungan di Balai Kota, dengan syarat berhenti minuman keras,” ungkap Jenal Mutaqin.

Perlu diketahui, Pemkot Bogor telah mendata sekitar 400 pengamen. Setelah melalui proses seleksi, sebanyak 200 di antaranya difasilitasi untuk tampil di ruang-ruang publik yang tertata dan aman.

“Kami siapkan tempat mereka tampil, di Alun-Alun, Lapangan Heulang, Taman Ekspresi, hingga beberapa cafe, seperti Weekenders, Swiss Bell, dan lainnya. Kami ingin mereka bermusik dengan layak, bukan dengan cara yang menakutkan,” jelasnya.

Berita Lainnya  Ribuan Masyarakat Ikuti 'Karawang Mengaji', Ada Ustaz Hanan Attaki

Jenal Mutaqin menambahkan, pengamen yang masih berkeliaran itu tak semua warga Kota Bogor. Pengamen yang merupakan warga Kota Bogor langsung dilakukan pendataan dan pembinaan.

“Ini komitmen kami atas perintah Pak Wali Kota Bogor untuk Bogor bersih dan bebas dari premanisme. Faktanya, hari ini banyak kejadian yang meresahkan dari oknum pengamen dan faktor utamanya adalah minuman berakohol,” ungkapnya. (Diskominfo Kota Bogor/ Rani)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KPK Diminta Bongkar Dugaan Gratifikasi Pencaplokan Lahan Hutan Jadi Kawasan Industri di Karawang

KARAWANG - Menjelang aksi demonstrasi yang akan digelar Serikat Tani Karawang (SETAKAR) ke kantor ATR/BPN Karawang, pada Kamis (24/9/2026), Praktisi Hukum dan Pengamat Kebijakan,...

KPK Tetapkan Bupati Bolmut sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Proyek Pemerintahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena sebagai tersangka terkait kasus dugaan pemerasan proyek-proyek di Pemkab Bolmut, pada Selasa...

Siswa SD di Lampung Tengah Meninggal Usai Tersedak Kelengkeng Menu MBG

Seorang siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Lampung Tengah meninggal dunia setelah tersedak buah kelengkeng. Buah tersebut merupakan bagian dari menu program Makan Bergizi...

Dedi Mulyadi Disandingkan dengan Gibran untuk Pilpres 2029?

Nama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM mulai ramai dikaitkan dengan Pemilihan Presiden 2029. Wacana tersebut salah satunya...

Satir Tajam Ketika Guru Disuruh Mencium Bau MBG : “Guru Berubah Fungsi Jadi Anjing Pelacak”

Guru bernama Desy Idayanti viral setelah melontarkan satir tajam yang menyebut guru kini seperti anjing pelacak, karena harus mencium dan memeriksa makanan program Makan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan