PURWAKARTA – Sebanyak 192 Koperasi Merah Putih (KMP) kini resmi berdiri di seluruh desa dan kelurahan se-Kabupaten Purwakarta.
Momen bersejarah ini diluncurkan langsung oleh Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein (Om Zein), dalam rangkaian acara Expo UMKM, Gebyar Harkopnas ke-78, dan Gerakan Pangan Murah di Taman Pasanggrahan Pajajaran Alun-Alun Purwakarta, Sabtu (12/7/2025) kemarin.
“Hari ini, 192 Koperasi Merah Putih dari 17 kecamatan yang ada, kita resmikan sebagai kado spesial untuk Hari Jadi ke-194 Kota Purwakarta dan ke-57 Kabupaten Purwakarta,” ujar Om Zein.
Koperasi ini dibentuk sebagai bagian dari program nasional yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto, dengan tujuan utama mendorong pertumbuhan dan kemandirian ekonomi desa.
Om Zein menegaskan pentingnya profesionalisme para pengurus koperasi agar tujuan mulia ini bisa tercapai.
“Ini bukan main-main. Koperasi Merah Putih harus dikelola secara profesional demi penguatan ekonomi di desa,” ucapnya.
Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Purwakarta, Denden Pranayudha, menjelaskan bahwa setiap koperasi terdiri dari 8 orang, lima pengurus dan tiga pengawas.
Ia menyebutkan, salah satu pengawas adalah kepala desa, sementara pengurus dipilih lewat musyawarah desa khusus dengan aturan ketat.
“Pengurus tidak boleh berasal dari perangkat desa atau memiliki hubungan darah dengan kepala desa. Ini untuk menjaga netralitas dan profesionalitas pengelolaan,” kata Denden.
Dirinya mengatakan, seluruh koperasi ini sudah berbadan hukum dan siap beroperasi. Kini, tinggal menanti langkah selanjutnya dari pemerintah pusat.
“Kami hanya tinggal menunggu kick off dari Presiden dan arahan soal mekanisme permodalan,” kata Denden.
Sumber : TribunJabar










