Kamis, Mei 7, 2026
spot_img

Piala Presiden 2025 Digelar di Si Jalak Harupat, Dedi Mulyadi : ini Sebuah Kehormatan

BANDUNG – Untuk memastikan pelaksanaan Piala Presiden 2025 berjalan lancar dan sesuai rencana, Ketua Steering Committee, Maruarar Sirait kembali mengarahkan Organizing Committee (OC) untuk melakukan kunjungan dan cek persiapan ke Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (21/6).

Kali ini, Ketua OC Piala Presiden 2025, Arya Sinulingga bertemu langsung Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang didampingi oleh Bupati Bandung, Dadang Supriatna dan Sekda Jawa Barat, Herman Suryatman.

Dedi Mulyadi pun menyambut positif penunjukkan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai lokasi pelaksanaan Piala Presiden 2025.

Ia menyebut penggunaan tempat tersebut bukan hanya soal kelayakan stadion secara teknis, tapi juga tentang kepercayaan dan kehormatan besar yang harus dijaga oleh masyarakat Jawa Barat.

“Digunakannya Stadion Si Jalak Harupat untuk turnamen Piala Presiden adalah sebuah kehormatan. Ini mahkota yang harus kita jaga, karena Piala Presiden adalah simbol supremasi olahraga tertinggi secara politik di negeri ini,” kata Dedi Mulyadi.

Berita Lainnya  Setan Merah Krisis Bek Tengah Jelang Hadapi Chelsea

Lebih lanjut, sosok yang karib disapa KDM tersebut menyatakan momentum Piala Presiden 2025 juga menjadi penggerak ekonomi dan hiburan masyarakat di tengah masa libur sekolah. Oleh karena itu, ia yakin pertandingan yang dimainkan akan ramai ditonton.

“Kita ingin mendorong anak-anak dan keluarga untuk menonton sepak bola. Dan setiap keramaian itu pasti mendorong ekonomi. Pedagang akan tumbuh, pembeli datang, interaksi terjadi, dan roda ekonomi berputar — bukan karena mobilisasi, tapi karena rasa cinta,” ucapnya.

Tidak hanya dari sisi ekonomi, KDM juga menyoroti pentingnya membangun budaya menonton sepak bola yang sehat dan mendidik. Ia mau suporter mendukung klub kesayangannya tanpa merugikan.

Berita Lainnya  Laga Tandang Tanpa Penonton Lawan Dewa United Untungkan Persib

“Suporter Indonesia harus dibangun tradisinya menjadi suporter yang baik. Dulu ada anggapan ‘kumaha aing’ itu keliru. Kekeliruan suporter bisa berdampak langsung ke nasib klub. Di Piala Presiden ini, kita ingin tunjukkan bahwa kita adalah suporter yang cerdas dan menghormati pertandingan, hasil, dan lawan.”

Sementara itu, Ketua OC Piala Presiden 2025, Arya Sinulingga, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam persiapan ajang ini. Ia akan memaksimalkan hal tersebut.

“Atas nama Ketua SC, Pak Maruarar Sirait, mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur dan Pak Bupati. Dukungan mereka luar biasa. Masalah teknis bisa selesai dalam lima menit. Ini bukti keseriusan Jawa Barat jadi tuan rumah,” ucap Arya.

Arya juga menambahkan bahwa kualitas Piala Presiden 2025, akan sangat tinggi. Hal ini karena keikutsertaan klub-klub top nasional, internasional, hingga pemain timnas yang bakal turut meramaikan ajang tersebut.

Berita Lainnya  Setan Merah Krisis Bek Tengah Jelang Hadapi Chelsea

Piala Presiden 2025 dimulai 6-13 Juli mendatang. Ada enam tim yang berpartisipasi dalam turnamen pramusim tersebut yakni Liga Indonesia All Star Arema FC, dan Oxford United yang menempati Grup A, sementara Grup B dihuni oleh Persib Bandung, Dewa United, serta Port FC.

“Klub-klub luar negeri yang ikut juga berkualitas. Banyak pemain timnas yang tampil, seperti Ole Romeny, dan lainnya. Kami optimis ini akan jadi tontonan yang seru dan bermanfaat untuk masyarakat Jawa Barat,” tandasnya. (Sumber : PSSI)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Modus Proyek Nasi Kotak Fiktif, Oknum ASN Kesbangpol Subang Ditetapkan Tersangka

SUBANG - Oknum aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Subang berinisial MR (56) ditangkap polisi setelah melakukan penipuan proyek fiktif terhadap warga Jakarta. MR, pria yang...

Kakek Bejat di Subang Cabuli 4 Cucu Tiri Sejak Tahun 2012

SUBANG - HT (66), seorang kakek di Kabupaten Subang - Jawa Barat terpaksa diringkus polisi, karena diduga melakukan tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap...

Ade Armando, Abu Janda hingga Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim

JAKARTA - Aliansi gabungan 40 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam melaporkan Ade Armando, Permadi Arya alias Abu Janda, dan Grace Natalie ke Bareskrim Polri. Laporan itu...

Ramai Sepatu Rp 700 Ribu untuk Sekolah Rakyat, Gus Ipul: ‘Sudah Melalui Prosedur…’

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan pengadaan sepatu Rp 700 ribu untuk sekolah rakyat telah melalui prosedur yang sesuai....

Ashari, Pelaku Kekerasan Seksual Puluhan Santriwati Ngaku Wali dan Keturunan Nabi

KASUS dugaan kekerasan seksual terjadi di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah. Pengacara korban, Ali Yusron, mengatakan setidaknya ada 50 santriwati yang diduga...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan