Minggu, Mei 10, 2026
spot_img

Soal Infoloker, Kang Jimmy Yakin Bupati Aep Mampu Komunikasi Menyeluruh dengan Semua Industri

Dari 1.400 perusahaan di Kabupaten Karawang – Jawa Barat, hanya sekitar 300 industri yang bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) untuk melaporkan info lowongan kerja (infoloker).

Kondisi ini membuat pemda kesulitan untuk menginformasikan lowongan kerja melalui website infoloker Disnakertrans. Demikian diungkapkan Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh.

Menyikapi persoalan ini, mantan Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Jimmy Zamakhsyari (Kang Jimmy) meyakini, jika Bupati Aep sangat mampu melakukan komunikasi menyeluruh dengan semua pabrik/industri, baik itu yang ada di kawasan maupun wilayah zona, khususnya perusahaan-perusahaan manufacturing.

Berita Lainnya  Soal Dana Koperasi, Puluhan Eks Karyawan PT. Pindo Deli 'Ngadu' ke Tim Jabar Istimewa

“Saya yakin Pak Bupati bisa memberikan pemahaman ke setiap pabrik agar satu frekuensi dengan Pemda Karawang,” tutur Kang Jimmy, saat dikonfirmasi Opiniplus.com, Senin (13/5/2025).

Disampaikannya, anggap saja satu pabrik memberikan 30 quota lowongan kerja yang wewenangnya diberikan ke Bupati melalui Disnaker (dikali 1.400 pabrik).

Kemudian, pemda melakukan pelatihan kerja, pelatihan karakter dan kedisiplinan, pendidikan etos kerja, serta pendidikan dan pelatihan yang sesuai dibutuhkan perusahaan.

Kemudian, kewajiban pabrik menerima tenaga kerja yang sudah dididik (diberikan pelatihan) oleh pemda yang dalam hal ini Disnaker.

Berita Lainnya  Praktik Pungli dan 'Perbudakan Modern' Bayangi Para Pencaker di Purwakarta

“Saya sangat percaya Pak Bupati mampu melakukan semua itu dengan baik, sangat percaya banget,” paparnya.

“Saya kira kalau satu pabrik memberikan quota 30 orang dalam satu tahun, saya kira tidak memberatkan-lah,” timpal Kang Jimmy.

Bagaimana jika pabrik/industri masih membandel tak mau laporkan infoloker?, Kang Jimmy menegaskan, jika itu masi terjadi, maka ketegasan Bupati yang harus dilakukan.

“Tentunya ketegasan berbasis hukum. Laporkan saja ke Kementerian Tenaga Kerja dan Gubernur dan intansi terkait lainnya,”

Berita Lainnya  Tekan Angka Pengangguran, Para Pencaker Ikuti Pembekalan Magang ke Jepang

“Tapi saya kira perusahaan mau kok kalau diajak diskusi dengan baik dan serius,” tandas politisi Partai Gerindra ini.***

 

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pelaku Penadah HP Curian di Bekasi Pakai Aluminum Foil buat Tangkal Sinyal

JAKARTA - Polisi menangkap tiga orang penadah handphone curian di Bekasi Timur. Para tersangka menggunakan aluminum foil untuk mengacak sinyal pendeteksi handphone. Kanit Reskrim Polsek...

252 Siswa di Jakarta Timur Keracunan MBG

JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat sebanyak 252 siswa mengalami gejala diduga keracunan makanan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di...

Makam Dibongkar, Polisi Selidiki Kasus Bayi Tewas Tak Wajar di Karawang

KARAWANG - Diduga mengalami kematian tak wajar, pihak kepolisian akhirnya melakukan ekshumasi atau proses pembongkaran makam seorang bayi laki-laki berinisial TP (1,5), asal Desa...

Demo Bupati Indramayu, Massa Lemparkan Puluhan Ular ke Aparat yang Berjaga

INDRAMAYU – Suasana di depan Pendopo Kabupaten Indramayu mendadak riuh saat puluhan ekor ular meluncur ke arah barisan penjagaan aparat keamanan. Aksi tak lazim...

Jadi Sorotan Satelit NASA, Kota Bekasi Disebut Salah Satu Kota Paling Beracun di Dunia

KOTA BEKASI - Di tengah bakal adanya proyek pengelolaan sampah energi listrik (PSEL), Kota Bekasi kembali jadi sorotan internasional setelah hasil pemantauan satelit mengungkap...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan