KARAWANG – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karawang, Drs. Wawan Setiawan NK, M.M., mengungkapkan, kurang lebih sebanyak 300 ribu siswa jenjang SD dan SMP sudah menerima program pembagian modul ajar gratis sebagai pengganti Lembar Kerja Siswa (LKS).
Hal ini disampaikan Wawan Setiawan, saat meresmikan gedung baru SDN Pasirkaliki 1 di Desa Pasirkaliki, Kecamatan Rawamerta, pada Selasa (22/9/2026) pagi.
Semenjak dilaunching pada Kamis (23/7/2026) lalu, bertepatan dengan Hari Anak Nasional (HAN) Ke-42 tahun 2026 yang digelar di Aula Husni Hamid Pemkab Karawang, sampai dengan saat ini kurang lebih sebanyak 300 ribu siswa telah menerima modul pembelajaran gratis.
“SD ada 212 ribu, SMP 73 ribu sekian, sudah terdistribusi dengan baik,” tutur Wawan Setiawan.
Namun demikian, Wawan mengakui jika pembagian modul pembelajaran gratis belum sempurna. Karena dari 9 mata pelajaran, baru 5 mata pelajaran yang bisa digratiskan.
Sementara siswanya seperti mata pelajaran bahasa inggris, kesehatan jasmani, PAI, dan bahasa Sunda masih harus dibeli orang tua siswa secara mandiri.
“Sisanya bisa dibeli secara mandiri melalui Koperasi Merah Putih,” terang Wawan.
Melalui kesempatan ini, atas nama Pemkab Karawang, Wawan meminta doa serta dukungan dari para guru maupun masyarakat, agar pembagian modul ajar gratis tahun depan bisa lebih sempurna.
“Mohon doa agar di tahun depan kepastian anggaran bisa memenuhi itu semua, sehingga semua mata pelajaran bsia gratis,” tutupnya.
Terpantau, melalui kesempatan ini Wawan Setiawan membagikan langsung modul ajar gratis kepada para siswa di SDN Pasirkaliki 1.
Ia berpesan agar modul ajar gratis ini tidak ditinggalkan di sekolah. Melainkan dibawa ke rumah untuk dipelajari dan diisi siswa.***

