Minggu, September 20, 2026
spot_img

Laskar NKRI Lembaga Mandiri, Bantu Masyarakat Tanpa Dana Pemerintah

KARAWANG – Sebagai Non-Governmental Organization (NGO) atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Laskar NKRI merupakan lembaga fungsi kontrol yang mandiri di dalam membantu persoalan sosial-kemasyarakatan, tanpa bantuan angaran dari pemerintah.

Demikian diungkapnya H. ME. Suparno, Ketua Umum DPP LSM Laskar NKRI, saat berbincang di Podcast Titik Temu, saat kesempatan HUT ke-19 Tahun Laskar NKRI.

Awalnya, H. ME. Suparno menjelaskan latar belakang dibentuknya LSM Laskar NKRI yang akan menjadi cikal-bakal untuk meneruskan perjuangan para pahlawan bangsa, di dalam mengisi sendi-sendi kemerdekaan.

Dijelaskannya, Laskar NKRI dibentuk sebagai ‘mahabah’ terhadap perjuangan para pahlawan kemerdekaan yang telah berhasil merebut kemerdekaan dari tangan para penjajah, yang bermula dari peristiwa penculikan Soekarno-Hatta oleh sekelompok pemuda di Rengasdengklok.

Disampaikannya, LSM Laskar NKRI dibentuk tahun 2007 dengan nama ‘Laskar Karawang’.  Kemudian, lembaga ini menjadi tumbuh besar hingga sudah terbentuk di 9 provinsi yang ada di Indonesia.

Berita Lainnya  Masyarakat Tandatangani Petisi Dukungan 'Kawasan Tanpa Rokok'

“Dulu kan saat masa merebut kemerdekaan dari penjajah ada namanya Laskar Macan Citarum, Laskar Banteng dan laskar-laskar bentukan rakyat lainnya. Dan Laskar NKRI mengadopsi semangat perjuangan para pahlawan tersebut,” tutur H. ME. Suparno.

Sebagai lembaga fungsi kontrol yang harus bersifat independen, sambung H. ME. Suparno, LSM Laskar NKRI memiliki beberapa bidang usaha di dalam menjalankan roda organisasi. Oleh karenanya, Laskar NKRI tidak pernah bergantung kepada bantuan anggaran pemerintah di dalam membantu masyarakat.

Misal, seperti program bedah rumah untuk warga miskin, bantuan-bantuan sosial ke masyarakat yang melibatkan pemerintahan desa, santunan rutin anak yatim piatu dan dhuafa, hingga terakhir bantuan-bantuan bencana alam seperti yang terjadi di Karawang dan Aceh.

Berita Lainnya  Ribuan Masyarakat Ikuti 'Karawang Mengaji', Ada Ustaz Hanan Attaki

Dan LSM Laskar NKRI juga memiliki lembaga kajian di masing-masing bidangnya. Baik itu bidang ekonomi, pendidikan, hingga kajian hukum untuk memberikan pendampingan advokasi gratis bagi masyarakat tidak mampu.

“Dan semua itu kita biayai tanpa bantuan anggaran pemerintah. Jadi Laskar NKRI itu sekarang bukan hanya di Karawang. Tapi juga hadir untuk seluruh masyarakat Indonesia,” tuturnya.

Ditegaskan H. ME. Suparno, LSM Laskar NKRI tidak mungkin melupakan sejarah kemerdekaan RI yang menjadi cikal-bakal dibentuknya lembaga ini. Oleh karenanya, setiap momentum ulang tahun, Laskar NKRI akan selalu menggelar kegiatan Napak Tilas di Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok yang menjadi saksi sejarah diproklamirkannya Kemerdekaan RI.

“Negara dan bangsa tidak boleh melupakan sejarah (Jasmerah), atas jasa para pahlawan dan pendahulu yang telah mengorbankan nyawa di dalam merebut kemerdekaan. Maka, apalagi kami sebagai rakyat,” tegasnya.

Berita Lainnya  Anak Buahnya Kena OTT KPK, Petani Karawang Sempat Demo Minta Prabowo Copot Nusron Wahid

Di akhir kalimatnya di Podcast Titik Temu dengan Host Revo Ferdiansyah tersebut, H. ME. Suparno berpesan agar seluruh pengurus dan anggota LSM Laskar NKRI untuk selalu bisa menjaga marwah organisasi. Karena ditegaskannya, lembaga ini didirikan untuk hal-hal kebaikan di dalam mengisi sendi-sendir kemerdekaan.

“Maka, moto LSM Laskar NKRI adalah menegakkan kebenaran. Sepanjang itu untuk kebenaran dan kebaikan, maka kita wajib hadir di tengah-tengah mayarakat,” tandasnya.***

Ket foto : Ketua Umum DPP LSM Laskar NKRI, H. ME. Suparno – Host Podcast Titik Temu, Revo Ferdiansyah (kiri – kanan)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Diduga Peras 21 Kepala Sekolah, Dua Staf Dinas Pendidikan Banyuasin Kena OTT di Hotel

Polda Sumatera Selatan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap dua staf Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin berinisial RB dan...

Pejabat Dishub Sukabumi Lecehkan 3 Siswi Magang dengan Modus Karaoke Bersama

SUKABUMI - Sekretaris Dinas Perhubungan (Sekdis) Kabupaten Sukabumi berinisial TIP (54) ditetapkan jadi tersangka atas kasus tindak asusila terhadap tiga siswi magang. Aksi pencabulan...

Pria ini Dilaporkan ke Polisi Setelah Mengaku Bertemu dengan Allah dan Rasulullah

Seorang pria di Jember bernama Abdullah Arrosy dilaporkan ke Polres Jember pada Kamis, 17 September 2026, karena membuat konten TikTok yang mengaku pernah bertemu...

Video Call dan Julukan Lidah Saat Rapat, Sikap Anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini Jadi Sorotan

Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Moreno Soeprapto, viral di media sosial setelah tertangkap kamera melakukan video call dan menjulurkan lidah saat mengikuti rapat...

Prabowo : “Saya Bisa Diundang di Acara Tidak Terlalu Besar, Kalau Perlu Tidak Ada Wartawan”

Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan kesiapannya untuk menghadiri berbagai agenda kegiatan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk ketika diundang Pondok Modern Darussalam Gontor. Pernyataan tersebut disampaikan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan