Senin, Maret 23, 2026
spot_img

Soal Bayi Meninggal, Di Depan KDM-RSUD Karawang Alasan Sedang Ada Operasi yang Sama

Pasca bayi warga meninggal diduga akibat kelalaian pelayanan di RSUD Karawang, Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) melakukan inspeksi mendadak (sidak), pada Rabu (21/5/2025).

Didampingi Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, KDM mengevaluasi satu persatu proses pelayanan kesehatan di RSUD Karawang.

“Ieu umum teu dimana-mana. Perawat rumah sakit pemerintah teh kadang-kadang kurang seuri,” sindir KDM, saat audiensi dengan Manajemen RSUD Karawang.

Melalui kesempatan ini, KDM juga memberikan kesempatan kepada Edwin Setiawan (29), orang tua yang bayinya meninggal setelah 3 jam istrinya menjalani proses kelahiran di RSUD Karawang.

Edwin menceritakan pelayanan di RSUD Karawang yang kurang sigap. Karena saat istrinya mengalami dua kali pendarahan hebat, baru ada penanganan sekitar jam 12 siang masuk UGD.

Kemudian, dari jam 12 siang hingga jam 5 sore belum ada penanganan lagi.

Menjawab pertanyaan ini, Manajemen RSUD Karawang mengaku sudah berdiskusi dengan Erdwin dan melakukan konferensi pers atas persoalan ini.

Menurutnya,Edwin sudah memaafkan dan bidan yang berkaitannya juga sudah minta maaf.

Kenapa waktu itu istri Edwin tidak langsung mendapatkan penanganan operasi (sesar), meskipun sudah mengalami pendarahan dan pecah ketuban, Manajemen RSUD Karawang menyampaikan alasan ini.

“Diantara jam 12 hingga jam 5 sore, sedang ada penanganan dengan kasus yang sama bahkan lebih gawat (emergency),” katanya.

“Berarti di ruangan operasi itu jumlahnya sangat terbatas,” tanya KDM, yang kemudian tidak dijawab lagi Manajemen RSUD Karawang.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Prabowo Lanjutkan Program MBG : Dari Pada Uang Dikorupsi!

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya melanjutkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai prioritas pemerintah di tengah berbagai kritik dan tantangan fiskal. Menurut Prabowo, program...

Sudah Dilarang Dedi Mulyadi, Para Penyapu Koin Tetap Beraksi

SUBANG – Penyapu koin di Kabupaten Indramayu-Subang, Jawa Barat tetap nekat berburu recehan di tengah arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Seperti diketahui,...

Sejumlah Pemuda Tak Dikenal Serang Jemaah Musola yang Sedang Takbiran, 3 Warga Luka Akibat Sabetan Sajam

KARAWANG - Sejumlah pemuda tak dikenal tiba-tiba melakukan tindakan penyerangan terhadap jemaah musola yang sedang melaksanakan takbiran di Musola Al Mubarokah, di Kampung Cengkeh...

Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori Ditangkap

JAKARTA - Kasus pembunuhan tragis menimpa Dwintha Anggary, cucu dari komedian legendaris Mpok Nori. Korban ditemukan tewas bersimbah darah di kamar kosnya di kawasan...

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, MAKI Kritik Keras KPK

JAKARTA  - Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) mengkritik keras sikap KPK yang mengalihkan penahanan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjadi tahanan rumah. KPK dinilai...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan