Selasa, Maret 24, 2026
spot_img

Menilik Kepolosan Darkiman Saat Bersujud Meminta Maaf ke Dedi Mulyadi

SUBANG – Mayoritas orang pasti akan tersentuh hatinya, ketika mengetahui siapa sebenarnya Darkiman, seorang warga Desa Sarimukti yang sempat viral diamankan petugas Satpol PP, karena menyiramkan air ke kerumunan Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) di kegiatan ‘Nganjang ka Warga’, di Desa Wanasari Cibitung Kabupaten Bekasi pada Jumat (20/6/2025) kemarin.

Saat bertemu KDM di Lembur Pakuan Subang ditemani Kades Sarimukti, sosok kuli bangunan asal Betawi ini tiba-tiba saja bersujud di kaki KDM seraya meminta maaf atas perbuatannya beberapa hari lalu.

“Enggak… enggak… enggak…, gak boleh. Saya gak biasa, duduk… duduk…,” kata KDM kepada Darkiman, dilansir dari Youtobe Kang Dedi Mulyadi Channel.

Berita Lainnya  Polres Subang Serahkan Santunan dan Bingkisan kepada 500 Anak Yatim - Kaum Dhuafa
Darkiman saat bersujud meminta maaf dikaki Dedi Mulyadi.

Darkiman menceritakan, bahwa sebenarnya ia bukan menyiramkan air botol mineral ke KDM. Tetapi mengacungkan botol air ke atas untuk meminta tolong. Karena saat situasi kerumunan warga berdesakan menyambut kedatangan KDM, ada anak kecil yang tergencet kerumunan.

Namun karena air di dalam botol mineral yang dipegangnya berceceran kemana-mana, akhirnya Darkiman dianggap menyiramkan air ke kerumunan KDM dan langsung diamankan aparat keamanan di lokasi untuk diintrogasi.

“Sudah teriak minta tolong ada bocah kegencet. Saya minta maaf juga tindakan saya yang gak baik,” kata Darkiman.

KDM menyampaikan bahwa ia tidak menyalahkan Darkiman. Bahkan ia mengapresiasi tindakan Darkiman yang ingin menolong anak kecil kegencet, karena situasi kerumunan warga yang tak terbendung.

Berita Lainnya  Dapat Santunan Baznas, Ratusan Anak Yatim di Bekasi Belanja 'Baju Bedug' di Mall

“Saya mah gak tahu, ada yang nyiram, saya gak tahu. Saya tuh hidupnya tidak terlalu curiga, saya santai orangnya pak. Saya baru tahu ini aja di media sosial,” kata KDM.

Perbincangan KDM dengan Darkiman ini banyak menyita perhatian publik. Terlebih saat melihat kepolosan dan kejujuran Darkiman sebagai orang kampung.

Bahkan beberapa kali Kades Sarimukti terlihat merasa tergelitik dengan artikulasi pembicaraan Darkiman yang terkadang tidak jelas.

KDM juga sempat memeriksa jimat Darkiman yang katanya bukan jimat kebal. Melainkan jimat untuk berdagang.

Darkiman juga mengaku jika ia dan istrinya nge-fans kepada KDM. Bahkan ia harus menunggu lama dari jam 6 sore hingga jam 8 malam untuk menunggu kedatangan KDM di kegiatan Nganjang ka Warga di Cibitung tersebut.

Berita Lainnya  MKGR Karawang Gelar Bukber dengan Ojol dan Anak Yatim

“Bapak bagus. Bapak begitu karena pengen nyelamtin anak kecil yang ikut berdesak-desakan,” kata KDM.

Atas tindakan Darkiman yang mencoba menyelamatkan anak kecil dari kerumunan ini, KDM menyampaikan apresiasi dan memberikan sejumlah uang kepada Darkiman.

Bahkan KDM memberikan obat untuk istri Darkiman yang katanya sedang mengalami ‘sakit gula’.

“Alhamdulillah…,” kata Darkiman yang kembali bersujud di kaki KDM, tetapi kemudian langsung disuruh bangun kembali oleh KDM.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tangan Tak Diborgol, Gus Yaqut Kembali Jadi Tahanan Rutan

JAKARTA - Tangan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas tak diborgol saat kembali ditahan usai sempat dialihkan menjadi tahanan rumah. KPK mengatakan petugas...

Disuruh PL Buat Ngecek Warem, Pria ini Malah Temukan Pemilik Tempat Karaoke Tewas Membusuk

SUBANG - Warga Pantura di wilayah Patokbeusi, Kabupaten Subang, digegerkan dengan penemuan jenazah pemilik warung remang-remang (Warem). Korban bernama Ani Anggraeni (47), warga Tasikmalaya,...

Kecelakaan Maut di Majalengka, 6 Pemudik Asal Rengasdengklok Tewas

MAJALENGKA - Kecelakaan maut menimpa mobil travel jenis Elf yang membawa rombongan pemudik di turunan Desa Maniis, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (23/3/2026) malam....

Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori Ditangkap Saat akan Melarikan Diri

JAKARTA - Polisi menangkap WNA Irak berinisial F yang merupakan pelaku pembunuhan cucu seniman senior Mpok Nori, DA (37) di Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur....

Pemerintah Wacanakan Siswa Belajar di Rumah

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan kebijakan efisiensi energi perlu mempertimbangkan pengalaman saat masa pandemi COVID-19. "Langkah efisiensi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan