Kamis, Maret 26, 2026
spot_img

Didampingi Bupati Aep, KDM Sampaikan Janji Kemen PU untuk Rekonstruksi Jalan Nasional

KARAWANG – Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) dikabarkan akan merekontruksi jalan rusak di sepanjang jalan nasional Klari-Jatisari, Kabupaten Karawang, yang selama ini dikeluhkan warga, karena telah banyak menelan korban kecelakaan lalu lintas.

Kabar ini disampaikan Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), usai menggelar rapat koordinasi dengan Kemen PU, Balai Pengelola Jalan Tol, BBWS, serta bupati/wali kota se-Jabar, termasuk Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, di Lembur Pakuan Subang, Kamis (5/2/2026).

Berita Lainnya  Wali Kota Bekasi Dukung Kebijakan Pembatasan Akses Medsos bagi Anak

Untuk penataan wilayah keluar-masuk gerbang tol Karawang, KDM kembali menegaskan jika gerbang Tol Karawang Barat menjadi kewenangan Pemprov Jawa Barat. Sementara gerbang Tol Karawang Timur menjadi kewenangan Pemkab Karawang.

Melalui rakor ini, KDM menegaskan jika Pemprov Jabar sudah mengusulkan rekontruksi jalan Karawang-Cirebon, bukan lagi tambal sulam.

“Tadi kita ngusulin bukan tambal, tapi rekontruksi,” kata KDM, dilansir dari unggahan video instagram @dedimulyadi71.

Diunggahan video sebelumnya, perwakilan dari Dirjen Kemen PU juga berjanji akan menambal kerusakan jalan nasional di Karawang sebelum lebaran.

Berita Lainnya  Kecelakaan Maut di Majalengka, 6 Pemudik Asal Rengasdengklok Tewas

“Nanti insha Allah Pak Gubernur, sebelum lebaran jalannya sudah kita tambal semua,” tuturnya.

“Kapan rekonstruksinya,” tanya KDM.

Dirjen Kemen PU menjelaskan bahwa rekonstruksi jalan akan dilakukan setelah lebaran. Yaitu dengan kebutuhan anggaran untuk rekonstruksi jalan nasional dari Bekasi hingga Cirebon sebesar Rp 1,4 triliun. Sementara anggaran tersedia saat ini sekitar Rp 500 miliar.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kangkangi Inpres, IWOI Karawang Soroti Minimnya Keterlibatan KDKMP dalam Program MBG

KARAWANG — Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Karawang menyoroti dugaan pelanggaran terhadap Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan...

Pakar Hukum : KPK Mending di Bawah Kejagung dan Polri

JAKARTA - Pakar Hukum Pidana Universitas Brawijaya, Aan Eko Widiarto menilai, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepatutnya menjadi lembaga di bawah Kejaksaan Agung (Kejagung) atau...

Tangan Tak Diborgol, Gus Yaqut Kembali Jadi Tahanan Rutan

JAKARTA - Tangan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas tak diborgol saat kembali ditahan usai sempat dialihkan menjadi tahanan rumah. KPK mengatakan petugas...

Disuruh PL Buat Ngecek Warem, Pria ini Malah Temukan Pemilik Tempat Karaoke Tewas Membusuk

SUBANG - Warga Pantura di wilayah Patokbeusi, Kabupaten Subang, digegerkan dengan penemuan jenazah pemilik warung remang-remang (Warem). Korban bernama Ani Anggraeni (47), warga Tasikmalaya,...

Kecelakaan Maut di Majalengka, 6 Pemudik Asal Rengasdengklok Tewas

MAJALENGKA - Kecelakaan maut menimpa mobil travel jenis Elf yang membawa rombongan pemudik di turunan Desa Maniis, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (23/3/2026) malam....

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan