Kamis, November 5, 2026
Google search engine

ASN Boleh Bawa Anak ke Kantor, Dedi Mulyadi : Asal Jangan Bawa Selingkuhan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengadakan pertemuan dengan Bupati dan Walikota se-Jawa Barat di kediamannya di Subang pada Rabu (9/4/2025)

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa membawa anak ke kantor, termasuk bagi para pimpinan daerah, diperbolehkan, kecuali jika yang dibawa adalah selingkuhan.

“Bawa anak ke kantor boleh, yang tidak boleh bawa selingkuhan pak,” tutur Dedi disertai gelak tawa para bupati dalam video, Rabu (9/4/2025) dikutip dari Antara.

Pernyataan tersebut muncul sebagai tanggapan atas permohonan maaf Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, yang baru-baru ini membawa dua anaknya beserta istrinya ke kantor dinasnya di Ngamprah, Bandung Barat.

Berita Lainnya  Mulai 2027, Sekolah di Karawang Bakal Ada Ekstrakurikuler Baca Tulis Qur'an

Dalam acara Halal bi Halal bersama ASN Jabar di Bandung beberapa waktu lalu, Dedi menegaskan bahwa membawa keluarga, khususnya anak, ke kantor bukanlah masalah.

Ia bahkan mengaku selalu membawa putrinya, Ni Hyang, kemanapun ia pergi.

“Dan saya juga minta Ibu-ibu (ASN) yang punya anak boleh dong dibawa, enggak ada problem, enggak ada masalah. Kan tidak mengganggu juga. Apa anak kantor dinas terus mengganggu? Kan enggak. Itu cermin ayah yang menyayangi anaknya,” jelasnya.

Berita Lainnya  Prabowo Cari Dedi Mulyadi yang Tidak Hadir dalam Rakornas TPAKD

Dedi kemudian menambahkan bahwa Nabi Muhammad SAW pun pernah membawa cucunya saat berkhutbah dan bahkan saat shalat.

“Bahkan ketika shalat cucunya Nabi Muhammad SAW naik ke gendongannya dan Nabi memelankan waktu dari sujud kemudian ke iktidalnya. Itu contoh ya. Jadi pemimpin-pemimpin hebat itu selalu menyayangi anak-anaknya,” tutur Dedi.

Sebelumnya, istri Jeje, Syahnaz Sadiqah, juga baru-baru ini mengunggah momen saat ia membawa dua anak mereka, Zayn dan Zunaira, ke kantor dinas suaminya, yang kini menjabat sebagai Bupati Bandung Barat.

Berita Lainnya  Mendagri Siapkan Insentif Fiskal Rp1 Triliun bagi Pemerintah Daerah yang Dukung Program MBG

Unggahan tersebut langsung menjadi sorotan di media sosial, dengan sejumlah warganet berpendapat bahwa membawa anak-anak ke kantor pemerintahan tidak pantas dilakukan, terutama karena tempat tersebut harus menjaga profesionalisme.

Sumber : Kompas

 

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Rp58,7 Miliar Dana CSR Bantu Pembangunan, Kang Jimmy : “Saya Akui Bupati Aep Visioner”

KARAWANG - Berdasarkan data laporan tahun 2025, sekitar Rp58,7 miliar dana bantuan perusahaan/industri melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) atau Corporate Social...

Menghilang Setelah Penetapan Tersangka Listyo Sigit, Seskab Teddy Akhirnya Muncul Dampingi Prabowo

JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya sempat menjadi perbincangan dan dicari publik karena tidak terlihat dalam beberapa agenda kepresidenan di tengah isu...

Roy Suryo Tertawa Saat Jokowi Tunjukkan Ijazah di Persidangan

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan ijazah S1 miliknya dari Universitas Gadjah Mada (UGM) saat menjadi saksi kasus fitnah ijazah palsu...

8 Anggota Polresta Karawang Diperiksa Propam Polda Jabar, Gegara Bebaskan Pengedar OKT

KARAWANG - Sebanyak delapan anggota Polresta Karawang saat ini diperiksa Bidang Propam Polda Jawa Barat (Jabar), setelah mereka membebaskan seorang pengedar obat keras tertentu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan