Minggu, Juli 26, 2026
spot_img

Karawang Jadi Wilayah Tujuan Pengemis, Penghasilan Bisa Sampai Rp 150 Ribu per Hari

KARAWANG – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyebut Karawang kini menjadi tujuan aktivitas gelandangan, pengemis, pemulung, dan pengamen dari berbagai daerah karena dinilai menawarkan penghasilan yang lebih besar.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Karawang Marwati mengatakan, selain merupakan kawasan industri, Karawang juga menjadi daerah perlintasan. Kondisi itu membuat banyak orang dari luar daerah memilih beraktivitas di wilayah Karawang.

Sebelumnya, Dinsos bersama Satpol PP Karawang menggelar razia terhadap gelandangan, pengemis, pemulung, dan pengamen. Sebanyak 52 orang terjaring dalam operasi tersebut.

Berita Lainnya  Ghazali Center Minta Pemkab Karawang Tunda Tahapan Pengisian BPD

Hasil pendataan menunjukkan hanya 34 orang yang merupakan warga Karawang. Sementara 18 lainnya berasal dari berbagai daerah di Jawa Barat, Lampung, dan Jawa Timur.

“Dari 52 orang yang terjaring dalam razia pada Kamis malam (23/7), hanya 34 orang yang tercatat sebagai warga Karawang. Sisanya 18 orang adalah pendatang dari berbagai daerah,” kata Marwati di Karawang, Sabtu (25/7).

Menurut Marwati, para pendatang tersebut umumnya berpindah dari satu daerah ke daerah lain untuk mencari penghasilan yang lebih besar.

Berita Lainnya  Mantan Dirut Kebun Binatang Surabaya Jadi Tersangka Korupsi Pakan Rp 10,2 Miliar, Satwa Sampai Kurus dan Sekarat

Penghasilan Jadi Pengemis di Karawang Bisa Rp 70 – 150 Ribu per Hari

Gelandangan, pengemis, dan pengamen mengaku bisa memperoleh pendapatan sekitar Rp 70.000-Rp 150.000 per hari saat beraktivitas di Karawang. Jumlah itu lebih tinggi dibandingkan di daerah asal mereka.

Sementara itu, para pemulung mengaku dapat menjual barang rongsokan seharga Rp 5.000-Rp 6.000 per kilogram, lebih tinggi dibandingkan di daerah lain.

“Ada penghasilan yang lebih menjanjikan di Karawang. Karena itu, mereka memilih beraktivitas di wilayah Karawang,” ujarnya.

Berita Lainnya  Korban Keracunan MBG di Kulon Progo Jadi 105 Orang, dari Siswa, Bumil hingga Busui

Kepala Dinsos Karawang Agus Kurnia mengatakan penanganan gelandangan, pengemis, pemulung, dan pengamen tidak cukup dilakukan melalui penertiban.

Menurut dia, penanganan juga harus disertai rehabilitasi sosial, pemberdayaan, dan pemulihan fungsi sosial agar mereka dapat kembali hidup secara mandiri.

Ia pun mengimbau masyarakat melapor jika menemukan gelandangan, pengemis, pemulung, atau pengamen yang membutuhkan penanganan.***

Sumber : Liputan6.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

1 Orang Tewas, Polisi Ungkap Penyebab Bentrokan Massa di Jakarta Pusat, Benarkah Gegara Makan Nasi Uduk Gak Bayar?

JAKARTA - Polisi menyebut bentrokan pecah antara warga dan sekelompok orang di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026), akibat salah paham. Kapolres Metro Jakarta...

Polisi Selidiki Misteri Tewasnya Sutrimo, Mantan Karumga Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

JAKARTA - Polda Metro Jaya menyatakan tengah menyelidiki penyebab kematian pria bernama Sutrimo. Ia diduga merupakan mantan Kepala Rumah Tangga (Karumga) eks Jaksa Agung Muda...

Kebakaran Hebat Hanguskan 70 Rumah Adat di Sukabumi

SUKABUMI - Kebakaran meratakan permukiman di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kabupaten Sukabumi. Total 70 rumah di lokasi ludes terbakar. Laporan kebakaran itu terjadi...

Febri Diansyah Jadi Pengacara Febrie Adriansyah

JAKARTA - Eks Juru Bicara KPK, Febri Diansyah bertindak sebagai Kuasa Hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah pada kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian...

Blunder Pernyataan Sudaryono: “Makan Bergizi Adalah Tender Politiknya Presiden Prabowo”

JAKARTA - Baru saja dilantik menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN),  Sudaryono sudah mengeluarkan pernyataan yang dinilai 'blunder', karena menyebut program Makan Bergizi Gratis...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan