Rabu, Maret 25, 2026
spot_img

Pemerintah Pastikan Penanganan Dampak Gempa Poso

JAKARTA – Pemerintah memastikan percepatan penanganan dampak dari gempa bumi di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto saat meninjau langsung lokasi bencana, pada Selasa (19/08/2025).

“Rehabilitasi dan rekonstruksi tidak perlu menunggu masa tanggap darurat selesai. Pendataan rumah rusak ringan, sedang, hingga berat akan dilakukan secara paralel agar perbaikan segera dimulai,” ujar Suharyanto.

Kepala BNPB menambahkan, pemerintah akan memberikan bantuan stimulan kepada warga yang rumahnya rusak, dengan rincian rumah rusak ringan sebesar 15 juta, rusak sedang Rp30 juta, dan rusak berat Rp60 juta.

Berita Lainnya  Kang Rey Janji Naikan Honor Relawan Tagana Jadi Rp 1 Juta

“Dimohon para pemerintah daerah untuk melakukan pendataan terhadap rumah rusak yang ada akibat gempa. Nantinya BNPB akan memberikan bantuan stimulan rumah rusak sesuai dengan kategori kerusakan rumah,” ujarnya.

Selain melakukan peninjauan lokasi terdampak gempa, Suharyanto juga memimpin rapat koordinasi (rakor) penanganan darurat bencana gempa bumi di Kantor Bupati Poso. Pada kesempatan ini, BNPB juga memberikan bantuan dukungan logistik dan peralatan berupa paket sembako, hygiene kit, selimut, matras, velbed, makanan siap saji, tenda pengungsi, tenda keluarga, paket makanan balita/anak, serta paket kebutuhan pokok bagi kelompok rentan.

Berita Lainnya  Pemisahan Aset Daerah, Walkot Tri Minta Bantuan Dedi Mulyadi

Suharyanto menyampaikan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan BPBD setempat serta pihak terkait lainnya untuk mempercepat penanganan darurat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dan pemulihan kondisi masyarakat. (Humas BNPB/UN – Humas Kemensetneg)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tangan Tak Diborgol, Gus Yaqut Kembali Jadi Tahanan Rutan

JAKARTA - Tangan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas tak diborgol saat kembali ditahan usai sempat dialihkan menjadi tahanan rumah. KPK mengatakan petugas...

Disuruh PL Buat Ngecek Warem, Pria ini Malah Temukan Pemilik Tempat Karaoke Tewas Membusuk

SUBANG - Warga Pantura di wilayah Patokbeusi, Kabupaten Subang, digegerkan dengan penemuan jenazah pemilik warung remang-remang (Warem). Korban bernama Ani Anggraeni (47), warga Tasikmalaya,...

Kecelakaan Maut di Majalengka, 6 Pemudik Asal Rengasdengklok Tewas

MAJALENGKA - Kecelakaan maut menimpa mobil travel jenis Elf yang membawa rombongan pemudik di turunan Desa Maniis, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (23/3/2026) malam....

Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori Ditangkap Saat akan Melarikan Diri

JAKARTA - Polisi menangkap WNA Irak berinisial F yang merupakan pelaku pembunuhan cucu seniman senior Mpok Nori, DA (37) di Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur....

Pemerintah Wacanakan Siswa Belajar di Rumah

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan kebijakan efisiensi energi perlu mempertimbangkan pengalaman saat masa pandemi COVID-19. "Langkah efisiensi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan