Selasa, September 22, 2026
Google search engine

Dana Desa Diduga Dipindahkan ke Rekening Pribadi, Pjs Kades di Karawang Didemo Warga

KARAWANG – Puncak bentuk protes warga Desa Kemiri, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang akhirnya berujung aksi demonstrasi di kantor kecamatan, Rabu (21/1/2026).

Ratusan pendemo menuntur Pjs Kades Kemiri, Agus Sahlan mundur atau dicopot dari jabatannya. Pasalnya, Pjs Kades diduga telah menyalahgunakan Anggaran Dana Desa (ADD) Tahap II danĀ  anggaran pembangunan Posyandu Tahun 2025.

Tidak adanya realisasi pembangunan, pendemo mensinyalir ADD dan anggaran pembangunan Posyandu tahun 2025 tersebut telah berpindah ke rekening pribadi oknum Pjs Kades Kemiri.

Berita Lainnya  Jelang Kontra Persija, Polda Jabar Imbau Seluruh Pendukung Persib Tak Datang ke Jakarta

Lewat aksi demonstrasi ini, pendemo juga mengancam akan membawa persoalannya ke ranah hukum.

“Dana desa bukan uang pribadi. Kalau benar
dipindahkan ke rekening pribadi dan tidak
direalisasikan, itu pelanggaran serius. Kami siap melaporkan ke aparat penegak hukum,” kata Teguh, Ketua Forum Pemuda Masyarakat Desa Kemiri, saat aksi demonstrasi, dilansir dari AlexaNews.id.

Sementara, Camat Jayakerta, Asep Sudrajat
menyampaikan, bahwa pihak kecamatan telah
meneruskan laporan warga ke Dinas
Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD)
Kabupaten Karawang dan Inspektorat.

Berita Lainnya  Diungkap KDM Terlibat Transportasi Truk Tambang PT. Jui Shin Indonesia, Anggota DPRD Jabar H. Jenal Arifin Sampaikan Klarifikasi

Menurutnya, dalam waktu dekat akan dilakukan pemeriksaan khusus (Riksus) untuk memastikan ada atau tidaknya kerugian keuangan negara. Dan hasil pemeriksaan itu akan menjadi dasar penentuan langkah lanjutan, baik administratif maupun
hukum.

Dalam tuntutan aksi, warga juga menyebutkan
bahwa Agus Sahlan telah mengajukan
pengunduran diri dan berjanji menyelesaikan
persoalan Dana Desa hingga triwulan pertama
2026.

Namun secara hukum, pengunduran diri tidak serta-merta menghapus pertanggungjawaban pidana apabila unsur perbuatan melawan hukum dan kerugian negara terbukti.

Berita Lainnya  Ribuan Pelajar di Wamena Aksi Tolak MBG : "Kami Minta Sekolah Gratis"

Warga Desa Kemiri menegaskan akan terus
mengawal proses pemeriksaan dan mendesak
agar kasus ini tidak berhenti pada sanksi
administratif semata, melainkan diproses sesuai ketentuan pidana demi menjaga transparansi dan integritas pengelolaan Dana Desa.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Disandingkan dengan Gibran untuk Pilpres 2029?

Nama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM mulai ramai dikaitkan dengan Pemilihan Presiden 2029. Wacana tersebut salah satunya...

Satir Tajam Ketika Guru Disuruh Mencium Bau MBG : “Guru Berubah Fungsi Jadi Anjing Pelacak”

Guru bernama Desy Idayanti viral setelah melontarkan satir tajam yang menyebut guru kini seperti anjing pelacak, karena harus mencium dan memeriksa makanan program Makan...

KPK Lakukan OTT Bupati Boltara, 13 Orang Lainnya juga Diamankan

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena. KPK menangkap Sirajudin di Jakarta. "Untuk Bupati diamankan di Jakarta," terang...

Cekcok Masalah Biaya Obat Anak, Wanita ini Tusuk Mantan Suaminya hingga Tewas

Seorang ASN berinisial AN (32) tewas ditusuk oleh mantan istrinya berinisial DK (28) atau DLA, di lingkungan Kantor Inspektorat Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI),...

Ratusan Gelondongan Kayu Berlabel Kemenhut Terdampar di Pesisir Pantai Sumenep

Ratusan gelondongan kayu berukuran besar berlabel Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terdampar di pesisir Pantai Desa Bicabbi dan Desa Dungkek, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur,...

Hukum

KPK Lakukan OTT Bupati Boltara, 13 Orang Lainnya juga Diamankan

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena. KPK menangkap Sirajudin di Jakarta. "Untuk Bupati diamankan di Jakarta," terang...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan