Selasa, Agustus 25, 2026
spot_img

RDTR Tak Kunjung Disahkan, Tata Ruang Karawang ‘Semrawut’

KARAWANG – Karawang Budgeting Control (KBC) menilai tata ruang Kabupaten Karawang – Jawa Barat semakin semrawut, karena Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) kabupaten tak kunjung disahkan meski anggaran miliaran rupiah digelontorkan setiap tahun.

Direktur Eksekutif KBC, Ricky Mulyana, menegaskan bahwa tanpa RDTR, arah pembangunan Karawang kehilangan kendali.

“Sawah produktif berubah jadi perumahan, hutan produksi disulap jadi industri, hingga gedung tua di pusat kota mau dijadikan tempat hiburan malam. Ini bukti tata ruang kita kacau,” ujarnya, Jumat (3/10/2025).

Berita Lainnya  Polisi Tangkap 2 Orang Dalam Kasus Challenge Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras

KBC mencatat sejak lebih dari lima tahun terakhir, anggaran penyusunan RDTR selalu ada dalam RKPD dan bidang penataan ruang PUPR. Namun, hasilnya tak pernah ada produk hukum yang sah.

“Ini pemborosan anggaran. Uang rakyat habis, tapi RDTR mangkrak,” tegas Ricky.

Padahal, Pemkab sudah mengeluarkan Perbup No. 66 Tahun 2023 untuk kawasan TOD Kereta Cepat, bahkan sejak 2017 ada rencana RDTR untuk lima desa terdampak proyek kereta cepat. Sayangnya, untuk RDTR kabupaten secara keseluruhan, tidak ada kemajuan.

Berita Lainnya  Bukan Pengupas Bawang, Tetapi Penjahit

KBC Nilai Konndisi ini Berbahaya

Alih fungsi lahan pertanian oleh developer makin tak terkendali. Industri masuk kawasan hutan lindung/produksi tanpa kejelasan hukum. Pembangunan mengatasnamakan zona hitam dibiarkan tanpa arah.

Dampak dari kesemrawutan tata ruang itu semua adalah banjir yang tidak terkendali, lalu lintas yang menumpuk, sungai yang tercemari dan udara yang berpolusi

“Kami mendesak Pemkab Karawang dan DPRD segera mengesahkan RDTR, berhenti menjadikan tata ruang sebagai bancakan proyek. Ini soal masa depan Karawang, bukan kepentingan segelintir pihak,” pungkas Ricky.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bukan Hanya Rekening Bank, Akun Medsos hingga WhatsApp Botok AMPB juga Diblokir

JAKARTA - Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, mengaku rekening bank, akun media sosial TikTok, hingga WhatsApp miliknya diblokir secara tiba-tiba. Akun...

1 Orang Tewas, Polisi Tetapkan Pengemudi Outlander Mabuk sebagai Tersangka

SURABAYA - ENR, pengemudi Outlander mabuk ditetapkan tersangka kecelakaan beruntun yang menewaskan satu orang. ENR langsung ditahan. Peristiwa kecelakaan beruntun di Jalan Gubernur Suryo, tepat...

Viral Pengunjung Taman Safari Nekat Buka Kaca Mobil, Langsung Dihampiri Harimau

BOGOR - Video seorang pengunjung membuka jendela mobil di area harimau Taman Safari Bogor, Jawa Barat, beredar di media sosial. Terlihat jendela yang terbuka...

Dari 89 Laporan, Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla

JAKARTA - Bareskrim Polri menetapkan puluhan tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia. Total sudah 72 orang yang ditetapkan sebagai...

Gagal Menyalip, Mobil Damkar Terguling saat Perjalanan Memadamkan Kebakaran, 7 Personel Luka-luka

LAMPUNG - Satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar) terbalik di Desa Tumpiling, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Minggu (23/8/2026). Mobil damkar itu...

Hukum

Dari 89 Laporan, Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla

JAKARTA - Bareskrim Polri menetapkan puluhan tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia. Total sudah 72 orang yang ditetapkan sebagai...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan