Senin, Maret 30, 2026
spot_img

Dea Eka Tantang Pemerintah Daerah di Jabar Punishment-Reward Ormas/LSM

Di tengah stigma negatif Ormas atau LSM yang sering dikaitkan dengan aksi premanisme, hal berbeda dilakukan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Gerindra, Dea Eka Rizaldi, SH.

Disela-sela kegiatan sosialisasi Perda No. 9 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga di Kecamatan Tempuran – Karawang, Dea Eka mengaku tidak ingin over generalisir tentang stigma Ormas atau LSM yang hari ini ramai menjadi sorotan publik.

Karena menurut Dea Eka, seharusnya Ormas/LSM berperan menjadikan individu masyarakat yang tidak baik menjadi baik dan yang sudah baik menjadi lebih baik.

“Memang ramai sekali tentang pernyataan LSM dan Ormas ini. Tapi saya tidak mau men-judge siapa-siapa yang salah. Saya hanya ingin melakukan tugas dengan baik sebagai wakil rakyat dengan melakukan pembinaan terhadap LSM/Ormas, agar tidak ada lagi oknum yang dapat merugikan semuanya,” tutur Dea Eka, disel-sela sosialisasi perda, Rabu (23/4/2025).

Berita Lainnya  Komisi V ke Dedi Mulyadi : Perbaiki Transportasi Umum, Bukan Liburkan Angkot Saat Lebaran

Karena diyakininya, masih banyak Ormas atau LSM yang masih tegak luruh dalam menjalankan fungsinya sebagai wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan aspirasi, kegiatan dan kepentingan, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Salah satunya yaitu LSM Laskar NKRI Tempuran yang didatanginya. Yaitu dimana LSM ini mencoba membantu masyarakat untuk menyampaikan aspirasi kepada pihak SPBU soal CSR.

“Dulu pernah ada CSR untuk masyarakat, tapi sekarang sudah tidak ada. Sampai pihak SPBU meminta untuk tidak diramaikan dan mau kasih uang Rp 1 juta perbulan kepada anggota LSM tersebut, tapi ditolak mentah-mentah,”

“Saya tanya kenapa, mereka menjawab karena yang mereka perjuangakan adalah hak orang banyak, bukan kepentingan kelompoknya,” timpal Dea Eka.

Berita Lainnya  Komisi V ke Dedi Mulyadi : Perbaiki Transportasi Umum, Bukan Liburkan Angkot Saat Lebaran

Pelan-pelan wakil rakyat muda dengan suara terbanyak ketiga di Karawang ini mencoba memberikan edukasi dan pembinaan terhadap LSM dan Ormas.

“Menyalurkan aspirasi masyarakat, menumbuhkan semangat gotong royong, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, itulah Ormas atau LSM,”

“Di luar itu, apalagi berkaitan dengan masalah pelanggaran hukum, maka itu bukan Ormas atau LSM lagi. Melainkan premanisme. Saya pikir ini adalah spirit yang disampaikan Gubernur Jawa Barat Pak Dedi Mulyadi,” tutur Dea Eka.

“Kalau yang selama ini merugikan semuanya, ya berarti itu oknum, bukan lembaganya,” timpalnya.

Berkaitan dengan stigma negatif Ormas atau LSM hari ini, Dea Eka justru menantang setiap pemerintah daerah di Jawa Barat untuk membekukan izin keberadaan Ormas atau LSM yang menyimpang dari UUD dan semangat Pancasila.

Berita Lainnya  Komisi V ke Dedi Mulyadi : Perbaiki Transportasi Umum, Bukan Liburkan Angkot Saat Lebaran

Namun demikian dalam hal ini, rasa keadilan juga harus dihadirkan setiap pemerintah daerah untuk memberikan reward kepada setiap Ormas atau LSM yang berjasa di dalam mensukseskan program pembangunan pemerintah.

“Jika ada punishment, maka harus ada reward, biar adil,” katanya.

Dea Eka juga mengapresiasi kepada pihak kepolisian di beberapa daerah yang hari ini masih membedakan antara Ormas/LSM dengan premanisme.

“Hal ini penting untuk memberikan edukasi ke publik, khususnya kepada Ormas/LSM itu sendiri. Karena saya yakin masih banyak Ormas/LSM yang masih tegak lurus,” tandasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Geger Temuan Jasad Tanpa Tangan dan Kaki di Dalam Freezer

BEKASI - Warga Kabupaten Bekasi digegerkan dengan penemuan jasad seorang penjaga ruko yang juga diketahui bekerja sebagai karyawan freelance ayam geprek, di dalam freezer...

2 Wanita Diduga Jadi Korban Pelecehan, Pelaku Nyebur ke Got

KOTA BEKASI - Dua wanita menjadi korban dugaan pelecehan seksual oleh seorang pria di kawasan Harapan Indah, Kota Bekasi. Usai kejadian, korban sempat mengejar...

Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban ‘Kecelakaan Maut’ Truk Box Tabrak Warung di Subang

SUBANG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turun langsung membantu keluarga korban kecelakaan lalu lintas tragis yang terjadi di wilayah Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang. Bantuan...

Hari Jadi ke-78 Tahun, Pemkab Subang Siapkan Pesta Rakyat

SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang resmi meluncurkan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-78 Kabupaten Subang tahun 2026. Perayaan tahun ini mengusung semangat kebersamaan...

Dugaan Pencemaran Kali Cigempol, LMP Desak KDM Tindak Tegas PT. Pindo Deli 4

KARAWANG - Desakan untuk menindak tegas dugaan pencemaran Kali Cigempol (anak Sungai Citarum) di Desa Kutanegara Kecamatan Ciampel Kabupaten Karawang oleh PT. Pindo Deli...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan