Rabu, Oktober 7, 2026
Google search engine

Pabrik Mobil Listrik VinFast Diresmikan, Bupati Subang Minta 70% Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

SUBANG – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita BR, S.IP., mengapresiasi kehadiran Pabrik Mobil Listrik VinFast di Kecamatan Cibogo yang dinilai membawa peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat. Salah satu fokus utama yang ditekankan Pemerintah Kabupaten Subang adalah penyerapan tenaga kerja lokal secara maksimal.

Bupati Subang yang akrab disapa Kang Rey menyampaikan harapannya agar investasi besar VinFast benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Subang, tidak hanya dari sisi industri, tetapi juga dampak sosial dan ekonomi.

“Dengan adanya VinFast, saya berharap dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Kabupaten Subang, baik dari sisi perekonomian maupun penyerapan tenaga kerja,” ujar Kang Rey.

Menurutnya, investasi strategis seperti VinFast harus mampu mendorong peningkatan kesejahteraan warga, khususnya masyarakat yang berada di sekitar kawasan industri.

“Dengan berdirinya Pabrik VinFast ini, harus ada dampak yang signifikan terhadap perekonomian masyarakat Subang, terutama bagi warga di sekitar kawasan pabrik,” tegasnya.

Berita Lainnya  Tridjaya Group dan GOKAR Bersiap Kolaborasi Transportasi dan UMKM di Cikampek - Karawang

Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah, Kang Rey menegaskan bahwa 70 persen tenaga kerja VinFast akan diisi oleh masyarakat Kabupaten Subang, sementara 30 persen lainnya diperuntukkan bagi tenaga kerja dengan keahlian dan spesifikasi khusus.

“Terkait serapan tenaga kerja, kami telah berkoordinasi bahwa 70 persen akan berasal dari masyarakat Subang. Sisanya adalah tenaga kerja dengan spesifikasi tertentu yang memang dibutuhkan industri,” jelasnya.

Untuk mendukung kebijakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Subang juga akan memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi dan lembaga pendidikan di daerah agar lulusan lokal siap bersaing dan terserap di industri kendaraan listrik.

“Kami akan berkoordinasi dengan perguruan tinggi di Kabupaten Subang agar lulusannya bisa langsung bekerja di VinFast,” tambah Kang Rey.

Lebih lanjut, Kang Rey mengungkapkan bahwa di sekitar kawasan Pabrik VinFast juga akan dikembangkan kawasan industri lanjutan yang berpotensi menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal.

Berita Lainnya  Ghazali Center Soroti Tumpang Tindih Ratusan Hektar Lahan KIIC dengan Kawasan Hutan

“Di sebelah Pabrik VinFast nantinya akan dibangun kawasan industri lain yang mampu menampung banyak tenaga kerja. Oleh karena itu, saya optimistis masyarakat Subang dapat terserap dengan cepat,” pungkasnya.

Kehadiran VinFast dinilai menjadi momentum penting bagi Subang untuk naik kelas sebagai daerah industri modern berbasis teknologi hijau, sekaligus membuka peluang kerja luas bagi masyarakat lokal.

Tanggapan VinFast

Produsen mobil listrik asal Vietnam, VinFast, menanggapi permintaan Bupati Subang Reynaldy Putra Andita BR yang mendorong agar 70 persen tenaga kerja di Pabrik VinFast Subang berasal dari warga lokal.

Permintaan tersebut mencuat seiring peresmian pabrik perdana VinFast di Asia Tenggara—di luar Vietnam—yang berlokasi di Kabupaten Subang dan diresmikan pada Senin (15/12/2025).

CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, menyampaikan bahwa aspirasi pemerintah daerah menjadi perhatian serius perusahaan. Namun demikian, VinFast tetap mengedepankan standar industri global dalam proses rekrutmen tenaga kerja.

Berita Lainnya  KIIC Masih Bungkam, Klaim Sertifikat HGB Kawasan Industri Tidak Ada Masalah

“Permintaan itu tentunya kami perhatikan, tetapi di sisi lain kami juga memiliki standar,” ujar Kariyanto saat media briefing di sela peresmian Pabrik VinFast di Subang.

Menurut Kariyanto, VinFast berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Subang, guna memastikan kesiapan sumber daya manusia lokal.

“Bagaimana tenaga kerja yang terdidik bisa sesuai dengan standar kami, itu yang akan terus kami komunikasikan bersama pemerintah,” tegasnya.

Ia menambahkan, VinFast juga membuka peluang pengembangan kompetensi tenaga kerja lokal melalui berbagai program pelatihan.

“Pengembangan kemampuan bisa kami lakukan melalui pelatihan, dan itu juga akan terus kami kembangkan,” katanya.***

Sumber : TintaHijau.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Justin Hubner Balasan Cibiran Rival Negara Tetangga : “We Are The Real King”

Selain merayakan kemenangan atas Timnas Thailand di lapangan, bek tengah (center-beck) Timnas Indonesia, Justin Hubner yang dikenal berani dan gemar melakukan psywar juga memanfaatkan...

Eks Pimpinan Ponpes Abul Barokat Ditetapkan Tersangka Dugaan Pelecehan Sejumlah Santriwati

Polresta Lombok Tengah, menetapkan mantan pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Desa Bunkate, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin...

35 Tahun Puasa Trofi, Timnas Indonesia Akhirnya Juara FIFA ASEAN Cup 2026

SETELAH mengalami puasa trofi selama 35 tahun sejak medali emas SEA Games 1991, Timnas Indonesia akhirnya memecahkan dahaga di gelar juara FIFA ASEAN Cup...

Satu Keluarga di Tulang Bawang – Lampung Tewas Dibunuh, Polisi Buru Pelaku

Satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak perempuan ditemukan tewas bersimbah darah di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang,...

Buntut Temuan Ombudsman, Kalapas Cibinong Diberhentikan sebagai ASN

Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, resmi diberhentikan dari statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) pada...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan