Kamis, September 24, 2026
Google search engine

Tilep Kompensasi Pedagang Nanas, Aktivis di Subang Diamankan Polisi

SUBANG – Teriak-teriak atas nama penderitaan para pedagang nanas yang bangunan liar (bangli) atau lapak dagangannya digusur Pemda Subang, H. Husni alias Ipung- oknum aktivis Subang ini akirnya diamankan Satreskrim Polres Subang dan Polsek Jalancagak Subang.

Penangkapan terhadap Ipung bukan atas dasar aksi provokasi terhadap para pedagang nanas yang sampai melakukan aksi demonstrasi ke Gedung Sate Bandung untuk menagih janji kompensasi para pedagang nanas dari Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi.

Berita Lainnya  Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Tetapi Ipung ditangkap karena dugaan memotong atau menilep kompensasi salah seorang pedagang nanas sebesar Rp 6,3 juta rupiah.

Ipung juga disebut-sebut telah memotong kompensasi Rp 150 ribu rupiah kepada setiap pedagang nanas yang mendapatkan dana kompensasi dari Bank Jabar Peduli.

Penangkapan Ipung ini awalnya berdasarkan laporan dari seorang pedagang nanas Saniah (45) kepada Polsek Jalancagak Subang, pada Kamis pagi (17/7/2025) pukul 10.00 WIB.

Atas respon cepat kepolisian ini, KDM langsung menyampaikan ucapan terimakasih kepada jajaran kepolisian Polres Subang dan yang telah berhasil melakukan penangkapan terhadap oknum aktivis berinisial I yang melakukan pungutan liar (Pungli) terhadap para pedagang yang mendapat bantuan kompensasi dari Bank Jabar Peduli , yaitu para pedagang nanas di Jalancagak.

Berita Lainnya  Tak Mampu Bayar Transaksi Open BO, Pedagang Mi Ayam di Bekasi Cekik Wanita Hamil hingga Tewas

“Aktivis berinisial I ini mengutip uang yang relatif lumayan dari para pedagang yang pada akhirnya para pedagangnya melaporkan tindakan kriminal ini ke polsek,”

“Dan ditangani tadi malam dan sudah selesai dan sudah ditahan. Semoga ini menjadi pembelajaran penting bagi siapapun untuk tidak melakukan pungutan liar kepada siapapun atas alasan apapun karena ini pelanggaran dan perbuatan melawan hukum,” ujar KDM, dilansir dari instagram pribadinya.

“Begitu, mari kita bekerja keras dalam setiap waktu agar rezeki yang kita peroleh menjadi rezeki yang berkah,” timpal KDM.***

Berita Lainnya  Cekcok Masalah Biaya Obat Anak, Wanita ini Tusuk Mantan Suaminya hingga Tewas
Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Ustaz Das’ad Latif Kritik Keras Buku Islam Ala Prabowo : “Penjilat Luar Biasa itu”

Ustaz Das'ad Latif secara blak-blakan memberikan kritik keras terhadap buku berjudul "Islam Ala Prabowo" yang sempat memicu kontroversi di masyarakat. Dalam salah satu tausiyahnya yang...

KPK Diminta Bongkar Dugaan Gratifikasi Pencaplokan Lahan Hutan Jadi Kawasan Industri di Karawang

KARAWANG - Menjelang aksi demonstrasi yang akan digelar Serikat Tani Karawang (SETAKAR) ke kantor ATR/BPN Karawang, pada Kamis (24/9/2026), Praktisi Hukum dan Pengamat Kebijakan,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan