Selasa, September 15, 2026
spot_img

Ceceran Oil Spill Cemari Pantai Cemara Jaya, PHE ONWJ Sebut Tidak Ada Kebocoran Fasilitas Operasi

KARAWANG – Pencemaran oil spill diduga kembali di pesisir Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Kali ini, ceceran material hitam kecokelatan berbentuk butiran ditemukan membentang di sepanjang Pantai Cemara Jaya, Kecamatan Cibuaya, Selasa (25/8/2026) pagi.

Temuan tersebut membuat nelayan dan masyarakat pesisir resah. Selain mengotori pantai, material yang diduga kuat merupakan ceceran minyak itu menimbulkan bau menyengat dan dikhawatirkan mengancam kesehatan warga.

Nelayan Cemara Jaya, Sakam dan Wartum, bersama sejumlah warga yang menemukan material tersebut langsung melaporkannya kepada Forum Komunikasi Kelompok Kerja Pemberdayaan Masyarakat (FK KKPMP) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Karawang.

Ketua Forum KKPMP HNSI Kabupaten Karawang, Abdul Syafii, membenarkan laporan tersebut. Ia mengatakan, informasi diterima sekitar pukul 06.00 WIB ketika nelayan hendak menjalankan aktivitas di pesisir.

Berita Lainnya  Sempat Memanas! 5 Calon Ketum PBNU Sepakat Pemilihan Melalui AHWA

“Pagi ini kami menerima informasi dari masyarakat nelayan Desa Cemara Jaya. Mereka menemukan cairan minyak berbentuk butiran hitam kecokelatan yang diduga oil spill di sepanjang pesisir,” katanya, Selasa (25/8/2026).

Menurut Abdul, kondisi tersebut tidak boleh dianggap sepele. Bau menyengat yang muncul dari material tersebut telah mengganggu aktivitas warga, sementara kandungan materialnya belum diketahui secara pasti. Kekhawatiran semakin besar karena kawasan pantai merupakan ruang aktivitas masyarakat, termasuk anak-anak.

“Kami khawatir material hitam kecokelatan itu membahayakan kesehatan masyarakat pesisir jika mengandung zat berbahaya,” tegasnya.

Abdul juga mengaitkan temuan di Cemara Jaya dengan temuan dugaan oil spill di wilayah laut Cilarage Jaya yang sebelumnya sempat menjadi perhatian publik. Namun, ia menegaskan pihaknya belum dapat memastikan apakah kedua temuan tersebut memiliki sumber yang sama.

Berita Lainnya  Kejari Purwakarta Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Kredit BUMN, Kerugian Negara Rp 3,4 Miliar

“Kami banyak menerima laporan soal temuan oil spill di laut Karawang. Namun sampai hari ini kami belum mengetahui secara pasti dari mana sumbernya dan siapa pihak yang bertanggung jawab,” ujarnya.

Sementara itu, PHE ONWJ telah menerima laporan temuan ceceran minyak di wilayah perairan Tanjungpakis pada Minggu, 23 Agustus, serta di sepanjang pesisir pantai Desa Cemarajaya pada Selasa (25/8).

Merespons laporan tersebut, PHE ONWJ telah melakukan pengecekan operasi menyeluruh, serta melakukan pengawasan dengan penyisiran kapal patroli, kapal-kapal operasi serta penerbangan drone. Perusahaan memastikan tidak ada anomali produksi, gangguan, maupun kebocoran pada seluruh fasilitas operasi.

Berita Lainnya  Tidak Terafiliasi dengan Ormas, Polisi Ungkap Motif 3 Pelaku Pengeroyokan Bambang Setiawan

“Kami telah dan terus melakukan koordinasi dan komunikasi intensif dengan warga pelapor, perangkat desa, ketua Pokmaswas, DPC HNSI, serta forum KKPMP untuk memonitor perkembangan situasi di pesisir Cemarajaya dan Tanjungpakis,” ucap Pinto Budi Bowo Laksono, Manager Communication, Relations & CID Regional Jawa.

Ia menegaskan, PHE ONWJ senantiasa memprioritaskan keandalan operasi, kelestarian lingkungan serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat pesisir.

“Kami berkomitmen untuk bekerja sama dan memberikan dukungan dalam penanganan kejadian ini dengan semua pihak terkait,” tutupnya.(asy)

Sumber : Radar Karawang

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ramai Fenomena Planet Venus Berdekatan dengan Bulan Sabit, ini Penjelasan BRIN

JAKARTA - Fenomena langit malam berupa bulan sabit yang tampak berdampingan dengan sebuah titik cahaya terang di langit pada Senin (14/9/2026) malam, akhirnya terjawab....

Purbaya Dicopot dari Jabatannya Saat Rapat Bersama Komite IV DPD RI, Digantikan Suahasil Nazara

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendapat panggilan telepon penting dari Istana dan meninggalkan ruang rapat gabungan di Kompleks Parlemen pada Senin, 14...

KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek, pada Senin (14/9/2026). Beberapa di antaranya ada Direktur...

Mantan Bupati Bekasi Divonis 6 Tahun Penjara, Bayar Rp 10,4 Miliar, Hak Politik Dicabut 10 Tahun

BANDUNG - Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang divonis enam tahun penjara dalam perkara tindak pidana korupsi. Putusan dibacakan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Bandung...

Setelah Aksi Tanam Pohon Pisang di Jalan Badami-Loji, Warga Karawang Selatan Demo Dedi Mulyadi

KARAWANG - Setelah sebelumnya melakukan aksi tanam pohon pisang di Jalan Badami-Loji, kini warga Karawang Selatan melakukan aksi demonstrasi terhadap Gubernur Jawa Barat, Kang...

Hukum

KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek, pada Senin (14/9/2026). Beberapa di antaranya ada Direktur...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan