Kamis, September 24, 2026
Google search engine

Warga Tolak Rencana Unras ke PT. MIM Hari ini

KARAWANG – Rencana aksi unjuk rasa yang akan digelar oleh salah satu kelompok masyarakat di PT. Multi Indo Mandiri, Senin 20 Oktober 2025, mendapat kecaman dan penolakan dari ibu-ibu Kampung Karangjati, Desa Sumur Kondang, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang.

Warga menilai aksi unjuk rasa kepada PT. MIM mengusik kenyamanan, dan hubungan baik antar warga dengan pihak industri, yang sudah terjalin sejak lama.

Purwaningsih, warga setempat menilai, aksi unjuk rasa dilakukan secara sepihak oleh Forum Warga Sumur Kondang.

Berita Lainnya  Dorong Digitalisasi Usaha, GOKAR dan Mentorship 360 Perkuat Database UMKM Karawang

Karena warga setempat tidak pernah tahu adanya forum tersebut. Terlebih, melakukan aksi kepada PT. MIM yang sering memberikan kontribusi kepada lingkungan.

“Sekitar 90 persen warga Kampung Karangjari dan Desa Sumur Kondang itu bekerja di PT MIM. PT MIM banyak berkontribusi untuk warga dalam perayaan hari besar. Bahkan kerap memberikan pemeriksaan kesehatan gratis,” katanya.

Menurutnya, warga setempat tidak memiliki masalah dengan PT MIM. Ia juga meminta jangan ada pihak luar yang membuat gaduh lingkungan. Warga juga sudah meminta agar kepala desa merespon penolakan aksi unjuk rasa.

Berita Lainnya  Apa Kabar Kasus Dugaan Pelecehan Sekpri Wabup Sumedang, PERADI : "Ini Bisa Jadi Presenden Buruk Kepemimpinan Dedi Mulyadi"

Purwaningsih mempertanyakan masyarakat yang mengatasnamakan warga Sumur Kondang untuk melakukan aksi unjuk rasa.

“Mewakili kepentingan siapa mereka? Kami tidak ingin diusik. Kami sudah berdampingan dengan baik dengan PT MIM,” ujarnya.

Menurut warga setempat, PT MIM merupakan salah satu perusahaan yang kerap memberikan kontribusi kepada masyarakat.

Selain itu, PT. MIM juga telah menerima sejumlah penghargaan CSR, piagam penghargaaan penerimaan lapangan pekerjaan warga Karawang melalui aplikasi Infoloker Karawang dan banyak lainnya. (Naz)

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Ustaz Das’ad Latif Kritik Keras Buku Islam Ala Prabowo : “Penjilat Luar Biasa itu”

Ustaz Das'ad Latif secara blak-blakan memberikan kritik keras terhadap buku berjudul "Islam Ala Prabowo" yang sempat memicu kontroversi di masyarakat. Dalam salah satu tausiyahnya yang...

KPK Diminta Bongkar Dugaan Gratifikasi Pencaplokan Lahan Hutan Jadi Kawasan Industri di Karawang

KARAWANG - Menjelang aksi demonstrasi yang akan digelar Serikat Tani Karawang (SETAKAR) ke kantor ATR/BPN Karawang, pada Kamis (24/9/2026), Praktisi Hukum dan Pengamat Kebijakan,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan