Selasa, September 22, 2026
Google search engine

Tak Mau Ada Kasus Keracunan, Pemkot Bekasi Bakal Bentuk Satgas Awasi Program MBG

KOTA BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi rencanakan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) untuk mengawasi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, rencana itu diakuinya sudah dikoordinasikan dengan pihak lain, di antaranya Aparat Penegak Hukum (APH).

“Untuk Aparat Penegak Hukum (APH) di Kota Bekasi sudah terkoordinasi dan kami sudah membuat SK-nya,” kata Tri, Rabu (8/10/2025).

Tri menjelaskan tak hanya koordinasi dengan APH, pihaknya juga berkoordinasi pada Kejaksaan Negeri (Kejari).

 “Ya, kemarin sudah dengan Kajari, karena bagian dari pemerintah pusat untuk melakukan pembuatan tim Satgas,” ujarnya.

Berita Lainnya  KSP Apresiasi Pemkab Karawang yang Beri Perhatian kepada Penyandang Disabilitas dan Pembinaan Atlet Difabel

“Satgasnya kan sudah ada dan itu sudah terkoordinasi di seluruh unsur-unsur yudikatif yang ada,” imbuhnya.

Tri menuturkan nantinya APH dan Kejari akan bekerjasama dengan jajarannya untuk memastikan program berjalan sesuai prosedur.

Selain pengawasan hukum, orang nomor satu di Kota Bekasi itu juga meminta lurah, camat, hingga puskesmas untuk melakukan pendampingan terhadap pihak penyedia makanan (SPPG) agar distribusi makanan tetap dalam kondisi baik dan higienis.

“Jadi kami sudah meminta mulai dari lurah, camat, dan juga puskesmas melakukan pendampingan, memastikan bahwa secara operasional mereka dalam kondisi yang baik, terutama kebersihannya,” tuturnya.

Berita Lainnya  Prabowo Percaya Diri Disegani Pimpinan Dunia : "Mungkin Mereka Takut Sama Saya"

Tri juga mendorong Dinas Lingkungan Hidup (DLH) agar lebih memperhatikan pengelolaan limbah dan sisa makanan dari dapur penyedia MBG.

“Kami juga mendorong kepada Dinas Lingkungan Hidup untuk lebih aware terkait sampah-sampah sisa yang dihasilkan dari dapur-dapur yang ada,” pungkasnya.

Sebelumnya, ada 12 murid di SDN Kota Baru 3 Bekasi mengalami gejala sakit usai menyantap MBG.

Berdasarkan 12 murid itu, enam orang diantaranya dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit (RS) Ananda Bekasi.

Berita Lainnya  Prabowo : "Saya Bisa Diundang di Acara Tidak Terlalu Besar, Kalau Perlu Tidak Ada Wartawan"

Namun enam murid yang dibawa ke RS itu sudah kembali pulang ke rumah masing-masing. ***

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Tri Adhianto tak Mau Ada Keracunan, Pemkot Bekasi Bentuk Satgas Awasi Program MBG, https://wartakota.tribunnews.com/bekasi/870137/tri-adhianto-tak-mau-ada-keracunan-pemkot-bekasi-bentuk-satgas-awasi-program-mbg.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Satir Tajam Ketika Guru Disuruh Mencium Bau MBG : “Guru Berubah Fungsi Jadi Anjing Pelacak”

Guru bernama Desy Idayanti viral setelah melontarkan satir tajam yang menyebut guru kini seperti anjing pelacak, karena harus mencium dan memeriksa makanan program Makan...

KPK Lakukan OTT Bupati Boltara, 13 Orang Lainnya juga Diamankan

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena. KPK menangkap Sirajudin di Jakarta. "Untuk Bupati diamankan di Jakarta," terang...

Cekcok Masalah Biaya Obat Anak, Wanita ini Tusuk Mantan Suaminya hingga Tewas

Seorang ASN berinisial AN (32) tewas ditusuk oleh mantan istrinya berinisial DK (28) atau DLA, di lingkungan Kantor Inspektorat Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI),...

Ratusan Gelondongan Kayu Berlabel Kemenhut Terdampar di Pesisir Pantai Sumenep

Ratusan gelondongan kayu berukuran besar berlabel Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terdampar di pesisir Pantai Desa Bicabbi dan Desa Dungkek, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur,...

2 Pemuda Pemeran ‘A Day in My Life’ Ditetapkan Tersangka, Positif Mengidap HIV

Dua pria pemeran video asusila sesama jenis di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, kini telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Polres...

Hukum

KPK Lakukan OTT Bupati Boltara, 13 Orang Lainnya juga Diamankan

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena. KPK menangkap Sirajudin di Jakarta. "Untuk Bupati diamankan di Jakarta," terang...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan