Sabtu, Oktober 17, 2026
Google search engine

Telan Rp 250 Miliar, RSUD Rengasdengklok Siap Beroperasi

KARAWANG | OPINIPLUS.COM | – Menelan anggaran hingga Rp 250 miliar, proyek pembangunan RSUR Rengasdengklok dinyatakan rampung 100%. Dan rumah sakit ini dijadwalkan mulai beroperasi tahun 2025.

Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Karawang, Neni Rosnani menyampaikan, bahwa selama masa pemeliharaan, pihak penyedia jasa bertanggung jawab untuk memperbaiki segala kerusakan yang mungkin terjadi.

“Proyek ini sedang dalam masa pemeliharaan selama satu tahun. Jika ditemukan kebocoran atau kerusakan lainnya, penyedia jasa harus segera melakukan perbaikan,” ujar Neni, Selasa (14/1/2025).

Berita Lainnya  PP GPII Mengecam Keras Dugaan Kekerasan Fisik Terhadap Kader HMI, Minta Penyidik Polisi Bekerja Profesional

Neni menjelaskan, persiapan operasional RSUD Rengasdengklok juga terus dilakukan, termasuk pengadaan peralatan medis dan perekrutan tenaga kesehatan.

“Kami tengah mempersiapkan kebutuhan operasional, seperti pengadaan barang dan perekrutan pegawai, agar rumah sakit dapat berfungsi optimal,” jelasnya.

Dirancang sebagai Rumah Sakit Tipe C

RSUD Rengasdengklok dirancang sebagai rumah sakit Tipe C yang memenuhi standar pelayanan Kementerian Kesehatan. Fasilitas unggulan yang akan tersedia meliputi poli penyakit dalam, poli bedah, dan poli anak.

Berita Lainnya  Dugaan Gratifikasi Tumpang Tindih Lahan Hutan dengan Kawasan Industri, Pengamat : "APH Jangan Tutup Mata"

“Dengan layanan tersebut, kami berharap RSUD Rengasdengklok mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata Neni.

Ia menambahkan, pembangunan rumah sakit ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan akses layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat Rengasdengklok dan sekitarnya.

“Kami optimis kehadiran RSUD Rengasdengklok dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan mempermudah akses layanan kesehatan,” tutupnya.

Diharapkan RSUD Rengasdengklok tidak hanya menjadi simbol kemajuan infrastruktur kesehatan di Karawang, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang lebih baik.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Produksi Capai 160 Ton per Hari, Menteri ESDM Bahlil Resmikan Kilang LPG Cilamaya

KARAWANG - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dr. Bahlil Lahadalia, S.E., M.Si., meresmikan Kilang LPG Cilamaya...

KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules, Terkait Korupsi Kementerian ATR/BPN – PT. Summarecon

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyiya uang senilai Rp800 juta dari Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) Jaya Hercules...

Diduga Cabuli 2 Anak Kandung, Mantan Kepala KUA Ditangkap Polisi Setelah Selesai Jadi Imam Salat Berjamaah

SOLOK - Seorang pria berinisial AH (66 tahun) yang merupakan pensiunan PNS Kementerian Agama (mantan Kepala KUA) sekaligus imam masjid ditangkap oleh Satreskrim Polres...

Viral Video Pria Dicambuk Meringis Kesakitan di KPPG Bogor, Polisi Lakukan Penyelidikan

BOGOR - Pihak kepolisian melakukan penyelidikan terkait rekaman video yang memperlihatkan pria dicambuk yang dinarasikan terjadi di Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bogor. "Ya kita...

RDP Soroti Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang, Murni Konsleting atau Sabotase Data Tanah Rakyat

KARAWANG - Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka (RDP) mengaku kaget atas insiden kebakaran kantor ATR/BPN Karawang yang terjadi pada Rabu (14/10/2026),...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan