Senin, September 21, 2026
spot_img

Lagi, Kantor Bupati Karawang Didemo Mahasiswa GMNI

KARAWANG – Kali kedua, aksi unjuk rasa kembali digelar oleh mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Karawang, di depan Kantor Bupati Karawang, Senin (3/11/2025).

Aksi ini merupakan lanjutan dari demonstrasi sebelumnya yang menyoroti kebijakan kenaikan pajak daerah yang dinilai tidak berpihak pada masyarakat kecil.

Pantauan di lapangan, aksi kali ini berlangsung lebih tegang dibanding sebelumnya. Mahasiswa menyuarakan kembali tuntutan agar Pemerintah Kabupaten Karawang segera mengevaluasi kebijakan pajak yang dianggap membebani rakyat, serta menyoroti kenaikan tunjangan anggota DPRD yang disebut tidak sejalan dengan kondisi ekonomi masyarakat.

Berita Lainnya  Anak Buahnya Kena OTT KPK, Petani Karawang Sempat Demo Minta Prabowo Copot Nusron Wahid

Koordinator aksi, Dany Himanurung, menyebutkan bahwa langkah ini adalah bentuk kekecewaan atas tidak adanya respon konkret dari pemerintah setelah aksi pertama dilakukan.

“Kami sudah menyampaikan aspirasi dengan cara yang santun, tapi tidak ada tindak lanjut nyata. Maka hari ini kami datang lagi untuk menegaskan bahwa rakyat butuh keadilan fiskal, bukan kebijakan yang mencekik,” ujar Dany.

Ia menegaskan, mahasiswa GMNI tidak akan berhenti sampai kebijakan tersebut benar-benar dievaluasi.

Berita Lainnya  Sempat Viral Diduga Ketahuan Selingkuh dengan Polisi di Dalam Mobil, Jaksa Cantik Franca Moniqa Dilantik Naik Jabatan

“Kami akan terus bergerak sampai pemerintah mendengar. Kenaikan pajak ini bukan solusi, tapi sumber kesenjangan baru. Kami ingin keadilan bagi masyarakat Karawang,” tambahnya.

Aparat keamanan terlihat berjaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi potensi kericuhan. Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Kabupaten Karawang belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan mahasiswa tersebut.***

Sumber : instagram @halokrw

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Awalnya Garang Sambil Bawa Parang, Ujung-ujungnya Minta Maaf

Kasus pembubaran ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang berakhir damai setelah pelaku pemuda bersenjata tajam menyampaikan permohonan maaf...

Ibu Guru ini Didatangi Pejabat Kampar, Setelah Viralkan Bangunan Sekolah Berdinding Triplek

Pada Rabu, 16 September 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar langsung turun ke lokasi untuk meninjau kondisi Kelas Jarak Jauh UPT SDN 007 Desa Sungai...

Kapal Ikan China Tabrak Kapal Kargo di Perairan Singapura, 8 Orang Dilaporkan Hilang

Kapal ikan berbendera China, Luqing Yuanyu 108, bertabrakan dengan kapal kargo berbendera Panama bernama First Margaux di perairan dekat Singapura pada Minggu, 20 September...

Heboh ‘Mata Air Keramat’ di Gunung Sindur, Warga Ambil Air hingga Berdoa

Warga di Kampung Kareo, Desa Cibadung, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, dihebohkan oleh Mata Air Keramat Kareo yang airnya mendadak berubah warna menjadi merah...

Stafsus Menang Turun Tangan Selesaikan Masalah Pembubaran Tempat Ibadah Jemaat GKPI di Tangerang

Ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kampung Periuk, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, dibubarkan sekelompok warga pada Minggu (20/9/2026). Peristiwa tersebut...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan