Selasa, Oktober 27, 2026
Google search engine

6 Siswa di Kota Bekasi Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Santap MBG

KOTA BEKASI – Enam siswa SDN Kota Baru III, Bekasi Barat, mengalami gejala keracunan makanan usai mengkonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (02/10/25). Mereka segera dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Ananda Bekasi untuk mendapat perawatan intensif.

Guru Penanggung Jawab MBG, Syamsudin, mengungkapkan gejala sakit perut dan muntah-muntah muncul hanya 5-10 menit pasca konsumsi. Menu yang diduga menjadi pemicu adalah makaroni, pasta, jagung, dan semangka.

Berita Lainnya  Cuma Gegara 'Curanrek', 2 Remaja di Bekasi Duel Maut dengan Sajam hingga Tewas

“Saya sampaikan ke anak-anak, kalau asam jangan dimakan karena kami khawatir. Tapi ternyata ada anak yang tetap mencoba sedikit, dan karena tidak kuat akhirnya terkena ke perut,” jelas Syamsudin di lokasi kejadian.

Ia mengaku telah mendeteksi rasa asam pada pasta dan semangka sebelum dibagikan. Peringatan pun diberikan, namun beberapa siswa tetap mencoba. Akibatnya, enam siswa dari kelas berbeda harus dilarikan ke rumah sakit.

Menyikapi insiden ini, pihak sekolah bertindak cepat dengan menarik paksa makanan untuk 142 siswa sesi siang. Sebanyak 163 siswa sesi pagi telah terlebih dahulu mengonsumsi menu serupa.

Berita Lainnya  Polisi Imbau Masyarakat Tidak Berspekulasi, GCI Desak Hasil Uji Forensik Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang Dibuka ke Publik

“Ketika ada kasus satu anak yang kondisi seperti ini, kami melarang semua siswa untuk makan,” tegas Syamsudin.

Hasil pemeriksaan medis menyatakan keenam siswa terpapar bakteri. “Alhamdulillah bakterinya sudah mulai berkurang. Semoga tidak sampai memerlukan rawat inap,” tambahnya.

Walikota dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi langsung turun tangan memastikan biaya pengobatan ditanggung pemerintah daerah. Evaluasi mendalam terhadap program MBG juga akan segera dilakukan.

“Insya Allah nanti kami diskusi dengan pihak sekolah. Kalau kasus seperti ini, kami coba minta ditunda dulu agar lebih aman,” pungkas Syamsudin.***

Berita Lainnya  PSSI Kecam Keras Penyerangan yang Tewaskan Bobotoh di Bogor, Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku

Artikel ini telah tayang di BeritaBekasi.co.id : https://beritabekasi.co.id/2025/10/02/6-siswa-sd-di-kota-bekasi-dilarikan-ke-rumah-sakit-usai-santap-mbg/

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Korupsi hingga TPPU, Mantan Bupati Gowa Resmi Ditahan

GOWA - Mantan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, resmi ditahan oleh penyidik Subdit III Tipidkor Polda Sulawesi Selatan pada Senin, 26 Oktober 2026. Setelah menjalani...

PSSI Kecam Keras Penyerangan yang Tewaskan Bobotoh di Bogor, Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku

JAKARTA - Ketua Umum PSSI sekaligus Menpora, Erick Thohir, mengecam keras insiden penyerangan yang menewaskan seorang suporter Persib Bandung (Bobotoh) berinisial ARK (16 tahun)...

Polisi Amankan Pelaku Pembacokan Remaja Bobotoh Bogor

BOGOR - Polres Bogor bergerak cepat mengamankan pelaku yang terlibat dalam tewasnya seorang remaja Bobotoh berinisial ARK yang ditemukan bersimbah darah di Jalan Raya...

Istri dan Anak Asal Bogor Dibunuh Suami Siri, Dicekik – Dibakar hingga Dimasukan ke Penggilingan Daging

MADIUN - Dwi Bagus Martono, pelaku pembunuhan terhadap Dini Hardiyanti (30) dan anak laki-lakinya yang berinisial AGEF (4), asal Kabupaten Bogor, ditangkap polisi. Kedua...

Polisi Selidiki Tewasnya Remaja Bobotoh Bogor, Minta Warga Beri Informasi Sekecil Apapun untuk Percepat Proses Hukum

BOGOR - Menanggapi insiden tewasnya seorang remaja Bobotoh berinisial ARK (16) yang diduga menjadi korban pembacokan dan penghadangan di Jalan Raya Jakarta-Bogor usai menonton...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan