Minggu, Oktober 11, 2026
Google search engine

‘Ikan Kiamat’ Ditemukan Terdampar di Pantai Lombok Timur

LOMBOK – Seekor ikan oarfish yang dikenal sebagai ikan ‘kiamat’ ditemukan terdampar dalam kondisi mati di Pantai Pink, Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ikan tersebut memiliki panjang empat meter.

Selasa (25/8/2026), ikan tersebut ditemukan oleh pengunjung pantai pagi tadi, sekitar pukul 07.30 WITA. Penemuan ikan tersebut kemudian viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah akun Facebook @Baiq Kolby, terlihat ikan berbentuk pipih dengan panjang kurang lebih empat meter dibawa oleh sekelompok anak dan seorang pria dewasa. Ikan tersebut tampak sudah tidak bergerak.

Berita Lainnya  Aksinya Terekam CCTV, Pria Berbaju Loreng Gasak HP Karyawan SPBU

Kepala Wilayah (Kawil) Dusun Telone, Desa Sekaroh, Sahlan, membenarkan penemuan ikan langka tersebut. Ia mengatakan ikan itu ditemukan oleh pengunjung pantai yang berasal dari Lombok Tengah.

“Tadi pagi penemuannya. Yang menemukan bukan warga kami, tetapi warga luar yang datang untuk berkemah dari tadi malam, pengunjunglah begitu,” ujar Kepala Wilayah (Kawil) Dusun Telone, Desa Sekaroh, Sahlan, Selasa (25/8/2026).

Sahlan mengatakan ikan yang membuat heboh pengunjung tersebut diduga merupakan oarfish. Ia mengaku baru pertama kali melihat ikan tersebut.

Berita Lainnya  Aktivis Ferry Irwandi Ngaku Dibuntuti Mobil Misterius Selama Berminggu-minggu

“Selama ini baru pertama kali saya lihat. Akhirnya dicari di google namanya ikan oarfish,” pungkasnya.

Ikan sepanjang sekitar empat meter itu ditemukan dalam kondisi mati dan terdampar di pinggir laut. Pengunjung yang pertama kali menemukan ikan tersebut kemudian membawanya pulang.

“Sekitar empat meter panjangnya bentuknya seperti samurai, sulit saya jelaskan karena bentuknya aneh. Sudah dibawa pulang oleh yang bersangkutan,” imbuh Sahlan.

Penemuan ikan oarfish tersebut kemudian dikaitkan dengan bencana alam dan berbagai hal negatif lainnya. Namun, Sahlan memastikan kondisi masyarakat di sekitar pesisir tetap kondusif.

Berita Lainnya  Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

“Meskipun sedang viral dan dibilang macam-macam, insyaallah nggak ada warga kami yang panik. Kondisi masyarakat di sini tenang-tenang saja,” tambah Sahlan.***

Sumber : Detik.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Diduga Sengaja Dibakar Setelah Rusuh Razia HP, Lapas Merauke Kebakaran, Sejumlah Narapidana Melarikan Diri

MERAUKE - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) II B Merauke, Papua Selatan, diduga dibakar hingga sejumlah narapidana atau warga binaan melarikan diri. Kebakaran diduga dipicu kerusuhan...

Cekcok dan Perkelahian Anak Punk di Karawang Berakhir 2 Orang Dikabarkan Hilang Tenggelam

KARAWANG - Dua orang pemuda yang diduga anak punk bernama Abdullah (asal Sukamandi, Subang) dan Rian (asal Bayur) dilaporkan hilang tenggelam di Saluran Irigasi...

Loncat dari Lantai 3 Gedung, Aksi Heroik Seorang Ibu Saat Selamatkan Bocah dari Kebakaran

JAKARTA - Kebakaran melanda sebuah rumah makan (RM) Padang di Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur (Jaktim). Saat kebakaran terjadi, ada aksi heroik seorang wanita yang...

Diduga Jadi Markas Peredaran Narkoba, Polisi Gerebek Eks Prostitusi Saritem, 21 Orang Positif

BANDUNG - Eks lokalisasi prostitusi di Kota Bandung, Saritem digerebek jajaran Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung, karena diduga menjadi markas peredaran narkoba. Dalam penggerebekan itu...

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan Pemeriksaan KPK

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid, mangkir atau tidak memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu, 7...

Hukum

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan Pemeriksaan KPK

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid, mangkir atau tidak memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu, 7...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan