Selasa, September 22, 2026
Google search engine

Tokoh Masyarakat Minta Jembatan PT. Jui Shin Indonesia Segera Dibongkar

KARAWANG – Salah seorang tokoh masyarakat Karawang Selatan, H. Ade Witarsa S.Pd menyebut,PT. Jui Shin Indonesia yang dibangun pada tahun 2012 hingga saat ini belum memiliki izin resmi sesuai aturan Perundang-undangan.

Dan berdasarkan konfirmasi dari BBWS Citarum, Ditjen SDA, Kementerian PU Republik Indonesia, jembatan PT. Jui Shin juga dinyatakan belum memiliki izin.

“Janjinya, jembatan ini direncanakan untuk akses transportasi dan akses peningkatan perekonomian masyarakat. Namun kenyataannya justru menimbulkan dampak negatif yang signifikan bagi masyarakat Karawang,” tuturnya, Kamis (4/9/2025).

Berita Lainnya  LSM Laskar NKRI Ancam Kembali Kepung PT. SAI, Jika Aspirasi Warga Tak Dipenuhi

Dampak yang dimaksud kata Ade Witarsa, yaitu seperti peningkatan volume kendaraan 24 jam yang tidak teratur, kerusakan fasilitas publik, serta peningkatan angka kecelakaan yang berujung pada korban jiwa.

Kondisi ini menegaskan bahwa penggunaan jembatan industri PT. Jui Shin tidak memberikan manfaat yang seimbang bagi masyarakat dan tidak menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kabupaten Karawang.

“Oleh karenanya, masyarakat menuntut agar PT. Jui Shin membangun jalur transportasi khusus industri di Kabupaten Bekasi, agar tidak mengganggu infrastruktur publik di wilayah Kabupaten Karawang,” tegasnya.

Berita Lainnya  Wujudkan UMKM Digitalisasi, Disperindagkop UKM Kolaborasi dengan GOKAR

Masyarakat juga mendesak pemerintah untuk bertindak tegas atas nama aturan dan perundang-undangan, sekaligus memberikan sanksi hukum terhadap pelanggaran tersebut.

“Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten diharapkan segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk membongkar jembatan  PT. Jui Shin Indonesia, serta memastikan bahwa pembangunan infrastruktur tidak merugikan kepentingan publik, dan melakukan langkah hukum yang sesuai,” tandasnya.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Satir Tajam Ketika Guru Disuruh Mencium Bau MBG : “Guru Berubah Fungsi Jadi Anjing Pelacak”

Guru bernama Desy Idayanti viral setelah melontarkan satir tajam yang menyebut guru kini seperti anjing pelacak, karena harus mencium dan memeriksa makanan program Makan...

KPK Lakukan OTT Bupati Boltara, 13 Orang Lainnya juga Diamankan

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena. KPK menangkap Sirajudin di Jakarta. "Untuk Bupati diamankan di Jakarta," terang...

Cekcok Masalah Biaya Obat Anak, Wanita ini Tusuk Mantan Suaminya hingga Tewas

Seorang ASN berinisial AN (32) tewas ditusuk oleh mantan istrinya berinisial DK (28) atau DLA, di lingkungan Kantor Inspektorat Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI),...

Ratusan Gelondongan Kayu Berlabel Kemenhut Terdampar di Pesisir Pantai Sumenep

Ratusan gelondongan kayu berukuran besar berlabel Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terdampar di pesisir Pantai Desa Bicabbi dan Desa Dungkek, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur,...

2 Pemuda Pemeran ‘A Day in My Life’ Ditetapkan Tersangka, Positif Mengidap HIV

Dua pria pemeran video asusila sesama jenis di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, kini telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Polres...

Hukum

KPK Lakukan OTT Bupati Boltara, 13 Orang Lainnya juga Diamankan

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena. KPK menangkap Sirajudin di Jakarta. "Untuk Bupati diamankan di Jakarta," terang...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan