Rabu, September 16, 2026
spot_img

NU dan Muhammadiyah Bekasi Kompak Bangun Graha Pusat Dakwah

BEKASI – Dua organisasi Islam terbesar di Kabupaten Bekasi, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah menunjukkan sinergi yang luar biasa dengan membangun Graha Bersama di Desa Lambangsari, Tambun Selatan.

Graha ini nantinya akan difungsikan sebagai pusat pendidikan, dakwah, kajian keislaman, serta layanan sosial bagi masyarakat sekitar.

Wakil Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Zulfa Mustofa, mengungkapkan bahwa pembangunan Graha Bersama ini adalah langkah konkret dalam mempererat kolaborasi kedua organisasi.

Menurutnya, kerja sama antara NU dan Muhammadiyah memiliki potensi besar untuk membawa kemajuan bagi bangsa Indonesia.

Berita Lainnya  Siswi Berprestasi di Karo yang Keracunan MBG Alami Gangguan Ingatan hingga 70 Persen

“Indonesia akan maju jika NU dan Muhammadiyah bersatu dan berkolaborasi. Apa pun yang berpotensi merenggangkan hubungan harus segera diklarifikasi. Graha ini menjadi simbol nyata persatuan kita,” ujar KH. Zulfa Mustofa saat acara peletakan batu pertama pembangunan Graha Bersama, Minggu (24/08).

Senada dengan itu, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga merupakan simbol persaudaraan yang kokoh antara NU dan Muhammadiyah.

Berita Lainnya  Sempat Ricuh, Massa Aksi Lempari Anggota Satpol PP dengan Botol Air Mineral

Ia berharap Graha Bersama ini menjadi wadah untuk membangun masyarakat yang berdaya, maju, dan berakhlak mulia.

“Persatuan bukan berarti keseragaman, melainkan ruang untuk toleransi, saling memahami, dan menghormati perbedaan. Dengan adanya Graha Muhammadiyah–NU ini, kita berharap keharmonisan bisa terus terbangun dan menjadi teladan bagi daerah lain,” tutur Abdul Mu’ti.

NU dan Muhammadiyah di Kabupaten Bekasi selama ini telah menjalin berbagai bentuk kerja sama melalui kegiatan sosial.

Berita Lainnya  Komunitas Ojek Online Marah ke AMPB, Desak Minta Maaf 1x24 Jam

Beberapa program yang telah berjalan di antaranya adalah sunatan massal, santunan anak yatim, pasar murah sembako, serta program Jumat Berkah yang rutin membagikan sarapan gratis kepada masyarakat kurang mampu.***

Artikel ini telah terbit di BeritaCikarang.com :

https://beritacikarang.com/kompak-nu-dan-muhammadiyah-bangun-graha-bersama-di-kabupaten-bekasi/

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Berawal dari ‘Heureuy’, Pejabat Dishub Sukabumi Lecehkan Siswi PKL, Berakhir Dijemput Polisi

SUKABUMI - Seorang oknum pejabat Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi berinisial TIP yang diduga melakukan pelecehan terhadap siswi Praktik Kerja Lapangan (PKL) telah dijemput...

Tegas! Pemprov Jabar Tutup Aktivitas Pertambangan PT. MPB di Karawang Selatan

KARAWANG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menutup aktivitas pertambangan PT. Mas Putih Belitung  (anak perusahaan PT. Jui Shin Indonesia), yang tidak mematuhi ketentuan...

Singgung Soal ‘Ideologi Politik’, Kepala BGN Malah Salahkan Guru, Orang Tua Siswa, Wartawan hingga LSM yang ‘Ngeramein’ Keracunan MBG

JAKARTA - Meski total korban keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah mencapai hampir 50 ribu orang yang tersebar di 36 provinsi di Indonesia,...

KDM Nyatakan Tidak Ada Pelecehan di Kasus Wabup Sumedang dengan Sekprinya, Netizen Tak Percaya : “Ekspresi Tidak Bisa Berbohong”

BANDUNG - Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Wakil Bupati Sumedang, Muhammad Fajar Aldila terhadap sekretaris pribadinya berinisial RY dinyatakan 'clear' oleh Gubernur Jawa...

Disuruh Beli Mi Goreng Malah Mi Kuah, Prajurit TNI AU Meninggal Dianiaya Senior

JAKARTA - Serda Ahmad Muzammul Farisa (AMF), prajurit TNI AU di Magetan, Jawa Timur (Jatim), meninggal secara tak wajar setelah diduga dianiaya seniornya di...

Hukum

KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek, pada Senin (14/9/2026). Beberapa di antaranya ada Direktur...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan